10 Mitos Yang Sering Kita Percayai Mengenai Inovasi

0 14

10 Mitos Yang Sering Kita Percayai Mengenai Inovasi – Sebagian besar orang berpikir bahwa inovasi adalah gagasan padahal jika ditilik dengan lebih cermat, inovasi lebih merupakan pengiriman, orang dan juga proses. Entrepreneur yang hendak berinovasi harus memahami eksekusi tantangan jika mereka berharap usaha rintisannya tersebut unggul dalam sebuah ceruk yang menguntungkan pada sebuah pasar tertentu dan juga teruslah berinovasi untuk membangun serta mempertahankan keuntungan kompetitif yang berkelanjutan.

Setiap orang berpikir jika mereka mengetahui bagaimana inovasi muncul. Pada saat yang bersamaan juga, mitos tentang inovasi banyak ditemui di dalam dunia bisnis. Vijay Govindarajan dan juga Chris Trimble, dalam buku mereka “The Other Side of Innovation: Solving the Execution Challenge” telah melakukan sejumlah penelitian yang nyata mengenai topik ini selama 10 tahun terakhir ini.

Buku mereka membawa Anda selangkah demi selangkah menuju proses eksekusi inovasi dan juga mengetengahkan 10 mitos yang paling lazim ditemui mengenai inovasi. Berikut penjelasannya.

Inovasi hanya tentang ide

Walaupun benar bahwa Anda tidak dapat memulai tanpa adanya sebuah ide, pentingnya perburuan ide terlalu dilebih-lebihkan. Berbagai ide hanyalah permulaan. Tanpa fokus yang diperlukan, disiplin, dan juga sumber daya untuk melaksanakan eksekusi, tidak akan pernah ada yang terjadi.

Seorang pemimpin hebat tidak pernah gagal dalam berinovasi

Terkait dengan inovasi. Tak ada hal yang mudah dan sederhana tentang eksekusi. Berbagai konflik dalam antara inovasi dan juga pekerjaan yang tengah berjalan terlalu fundamental dan terlalu kuat bagi seseorang untuk diatasi sendirian.

Pemimpin inovasi yang efektif ialah para pendobrak yang menentang sistem yang ada

Pemimpin dengan inovasi yang efektif takkan selalu pengambil risiko terbesar dibanding lainnya. Mereka tidak juga selalu orang-orang yang penuh ‘kenekatan’ dan dengan semangat memberontak. Kelebihan seorang pemimpin inovasi yang efektif ialah kemampuannya dengan sikap rendah hati. Apa yang kita inginkan ialah integrasi dengan berjalannya dunia nyata, bukanlah sebuah kekacauan.

Semua orang bisa menjadi inovator

Membangun ide adalah pekerjaan semua orang, sebagaimana yang berlaku untuk perbaikan-perbaikan kecil dalam lingkaran tanggung jawab langsung setiap karyawan di perusahaan Anda. Namun sebagian besar anggota tim tidak memiliki pita lebar atau juga minat untuk melakukan pekerjaan mereka dan begitu juga saat melaksanakan inovasi-inovasi besar.

Inovasi nyata terjadi dari bawah ke atas

Inisiatif inovasi dalam skala apapun membutuhkan sebuah komitmen yang terencana dan formal. Hal itu membutuhkan fokus dan sumber daya dari pucuk pimpinan eksekutif hingga jajaran terbawah untuk mendukung, bahkan dalam memulai usaha yang relevan.

Inovasi bisa dimasukkan dalam organisasi yang mapan

Sejumlah bentuk inovasi dapat dimasukkan, seperti perbaikan produk yang terus menerus namun inovasi yang terputus pada dasarnya tidak sesuai dengan kegiatan yang sedang berjalan.

Memulai inovasi membutuhkan perubahan dalam perusahaan secara radikal

Inovasi hanya dibutuhkan dalam lingkup yang kita targetkan. Prinsip pertama ialah jangan sampai membahayakan kegiatan yang telah berjalan. Sebuah pendekatan yang umum dilakukan ialah dengan menggunakan tim khusus untuk menyusun berbagai upaya inovatif.

Inovasi hanya bisa terjadi secara terpisah

Inovasi tak semestinya terisolasi dari kegiatan yang lain. Harus ada keterhubungan diantara keduanya. Hampir setiap inisiatif inovasi yang berharga harus memaksimalkan kemampuan dan juga aset yang ada.

Inovasi ialah kekacauan yang tidak teratur

Sayangnya, praktik terbaik untuk menghasilkan ide hampir tak berkaitan dengan praktik terbaik untuk memajukannya. Inovasi harus secara erat dan juga cermat dijalankan.

Hanya usaha-usaha rintisan baru yang bisa berinovasi

Beruntung untuk entrepreneur, banyak perusahaan besar yang yakin bahwa mereka tidak dapat melakukan inovasi sebaik yang dilakukan usaha rintisan. Namun penelitian menyarankan jika banyak masalah terbesar di dunia hanya dapat dipecahkan oleh perusahaan-perusahaan yang besar dan telah mapan.

Setiap orang sepakat bahwa tujuan inovasi ialah perubahan yang positif, yaitu untuk membuat seseorang atau sesuatu lebih baik. Entrepreneur harus memulai dan perusahaan-perusahaan mapan memerlukannya agar mereka dapat bertahan. Bagian terpenting inovasi atau pembentukan ide ialah bagian yang glamor serta penuh semangat. Pelaksanaan nampak seperti pekerjaan di belakang layar yang ‘kotor’. Namun tanpa realitas pelaksanaan yang ‘kotor’ tersebut, berbagai ide besar tidak akan bisa diwujudkan bahkan dalam sebuah usaha rintisan dengan potensi besar sekalipun.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.