10 Panduan Carol Roth Agar Sukses Dalam Dunia Bisnis

0 12

Mengambil keputusan untuk menjadi entrepreneur ialah keputusan yang implikasinya tak kecil dalam kehidupan seseorang secara menyeluruh. Namun belum ditemukan sebuah uji atau sertifikasi yang dapat diterapkan untuk mengetahui kompetensi entrepreneurial diri seseorang secara akurat. Hanya dengan mengantongi gelar MBA atau title akademis lainnya, takkan secara otomatis seseorang dapat meraih keberhasilan dalam dunia bisnis. Dibutuhkan lebih dari sekedar itu agar dapat menjadi entrepreneur yang sukses.

Maka dari itu, hal terakhir yang dapat Anda lakukan ialah memanfaatkan sebagian alat uji individu dan mengikuti sebuah panduan yang baru dalam subjek tersebut seperti yang ditulis oleh Carol Roth, dalam bukunya “The Entrepreneur Equation” . Di dalam bukunya, Carol Roth memaparkan karakteristik pribadi dan keterampilan yang diperlukan.

Inilah rangkuman panduan dari Carol Roth tersebut agar Anda dapat memprediksi seberapa jauh Anda akan bisa bertahan dan sukses dalam dunia bisnis ini:

Ujilah secara kritis motivasi Anda

Apakah Anda tengah merasa bosan, berharap menjadi majikan untuk diri Anda sendiri, atau menunjukkan sebuah teknologi yang sangat mutakhir? Ini semua bukan alasan paling tepat untuk mendirikan sebuah bisnis namun jika Anda selalu fokus pada pemecahan masalah yang nyata, percaya Anda dapat melakukannya lebih baik daripada orang lain dan yakin ketika Anda harus melakukan berbagai peran, Anda memiliki pola pikir usaha rintisan tepat.

Sambutlah majikan baru yang lebih banyak

Saat Anda memulai sendiri bisnis Anda, Anda takkan lagi memegang kendali. Kemungkinan Anda tidak bisa memiliki kebebasan yang Anda idamkan-idamkan selama ini. Anda akan dikendalikan oleh para pelanggan, investor, juga pemberi pinjaman. Dan tidak hanya itu, Anda juga harus selalu siap sedia untuk menjawab segala pertanyaan mereka.

Evaluasi seberapa baik Anda bekerja dengan orang lain

Banyak orang memimpikan untuk membuka sebuah bisnis sebagai pelarian dari rekan kerja yang tak menyenangkan atau atasan yang selalu menjengkelkan. Namun kini Anda harus menghadapi lebih banyak orang termasuk akuntan, pengacara, klien dan juga anggota tim. Anda harus merasa nyaman dengan orang dan memiliki keterampilan yang tajam.

Perbanyak tanggung jawab Anda

Memiliki sebuah bisnis amat mirip dengan seorang anak kecil. Entrepreneur adalah profesi yang tak mengenal waktu. Jika ada hal yang menimpa bisnis Anda (salah satunya hilangnya sumber penghasilan), bagaimana hal tersebut akan mempengaruhi keluarga atau rumah tangga Anda? Ingatlah bahwa Anda yang memegang uangnya.

Perhatikan pengalaman manajemen dan industri Anda

Mampu mengatur karyawan dan vendor ialah jenis keterampilan yang dibutuhkan saat ingin menjadi entrepreneur. Anda juga harus bisa mengetahui industri Anda secara intensif. Hal ini sangat membantu Anda bekerja dalam suatu perusahaan yang sama sebelum Anda memulai sendiri.

Belilah saham dari siapa yang Anda kenal

Bisnis takkan selalu tentang apa yang Anda tahu, tetapi siapa yang Anda ketahui. Hubungan yang baik mutlak untuk diutamakan selalu. Hubungan baik akan mengantarkan Anda kepada investor dan peminjam modal dan Anda akan menerima pendanaan yang pastinya lebih baik, dengan harga, syarat dan ketentuan yang lebih ramah dari pemasok bisnis dan layanan profesional.

Bersikap jujur mengenai uang

Jangan berharap hubungan Anda dengan uang berubah hanya karena Anda tengah mendirikan bisnis. Mendirikan bisnis memerlukan uang dan manajemen keuangan yang kokoh. Apakah Anda akan merasa panik mengenai pengeluaran dana taua penghindaran risiko keuangan dengan segala cara?

Ujilah jenis kepribadian Anda

Apakah Anda orang yang menyukai stabilitas dan kendali, atau jika Anda menyukai keadaan di mana semuanya tertata rapi seperti rencana, mungkin Anda bukanlah orang yang tepat untuk menjadi entrepreneur. Setiap bisnis baru memiliki pasang surut dan banyak sekali hal dan kejadian yang tak terduga.

Periksa pasar dan persaingan Anda

Untuk memberikan mereka pada bisnis Anda dan para investor, Anda memerlukan pemahaman mengenai mengapa dan bagaimana Anda dapat melampaui prestasi mereka. Baik pesaing yang jahat ataupun baik akan mempengaruhi seberapa suksesnya Anda dan bisnis Anda ke depan.

Ujilah skalabilitas Anda

Bisnis yang berhasil bersandar pada pendelegasian dan otomatisasi. Akankah Anda mampu untuk mengajarkan bagaimana cara melaksanakan pekerjaan Anda kepada anak buah Anda? Jika bisnis Anda bertumpu pada otak dan keterampilan saja, mungkin Anda akan memiliki pekerjaan yang sukses namun bukan sebuah bisnis yang sukses.

Jangan terlalu menganggap semua poin ini demikian negatif, tapi ingatlah bahwa risikonya amat tinggi. Statistik menyatakan bahwa tingkat kegagalan bisnis baru selama 5 tahun pertama ialah sebesar 90 persen. Ini menunjukkan bahwa banyak entrepreneur mendapatkan lebih banyak daripada yang mereka hendak beli. Berpikirlah ulang sebelum Anda menginvestasikan waktu, uang dan energi Anda yang tak ternilai kemudian jika sudah merasa mantap, lakukanlah! (dhirga)

(Carol Roth)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.