Take a fresh look at your lifestyle.

11 Hal Ini yang Membuat Heboh Kedatangan Raja Arab ke Indonesia

0 53

Kunjungan pemimpin negara lain ke Indonesia sudah biasa, namun lain halnya dengan kunjungan pemimpin negara yang satu ini. Pada tanggal 1 Maret nanti Indonesia akan kedatangan orang nomor satu di Arab Saudi, Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud. Raja Salman akan membawa rombongan yang besar, menurut sumber yang terpercaya rombongan Raja Arab tersebut akan membawa 800 – 1500 orang termasuk didalamnya para menteri dan jajaran pemerintahannya.

Rencananya, Raja Salaman beserta rombongannya akan berada di Indonesia sekitar 9 hari mulai dari tanggal 1 – 9 Maret 2017. Merea akan berada di Jakarta selama tiga hari, mulai 1-3 maret mendatang. Di Jakarta mereka akan melakukan kegiatan kenegaraan, dan setelah itu mereka akan terbang ke Pulau Dewata Bali untuk acara kekeluargaan, mereka akan berada di Pulau Bali tepatnya di Nusa Dua Bali selama empat hari, mulai dari tanggal 4-9 Maret mendatang.

Segala persiapan telah dilakukan oleh pihak Indonesia dan pihak Arab Saudi. Bahkan persiapannya sudah dilakukan dari jauh-jauh hari, antaranya mengirimkan tangga pesawat khusus, lahan parkir pesawat dan bahkan lift dan toiletnya pun dipersiapkan secara khusus oleh pemerintah Indonesia. Tentu saja, kunjungan besar dengan persiapan serba jauh-jauh hari ini membuat heboh rakyat Indonesia.

Nah, inilah beberapa hal menarik terkait kedatangan Raja Salman ke Indonesia yang berhasil dirangkum dari TribunTravel.com:

1. Bawa Rombongan Besar

Pada umumnya, kunjungan kepala atau pemimpin negara ke negara lain membawa anggota rombongan yang masih bisa dihitung dengan jari. Namun tidak dengan rombongan Raja Salman, ia akan membawa rombongan besar. Kurang lebih mencapai 1.500 orang, termasuk 10 menteri dan 25 pangeran.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Natsir mengatakan, rombongan yang dibawa Raja Salman memang banyak karena meliputi berbagai macam aspek. “Ada keamanan, logistik mereka, dan lain sebagainya,” kata Arrmanatha di Kantor Kemenlu, Jakarta, Kamis (23/2/2017).

2. Datang Menggunakan banyak Pesawat

Untuk sampai ke Indonesia, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud beserta rombongan akan menggunakan tujuh pesawat yaitu 6 Pesawat Boeing dan 1 Hercules. Tujuh pesawat berukuran wide body itu terdiri dari dua unit Boeing 777, satu unit Boeing 747 SP, satu unit Boeing 747-300, satu unit Boeing 747-400, satu unit Boeing 757, dan satu unit pesawat Hercules. Selama di Jakarta, ketujuh pesawat akan diparkir di Bandar Udara Halim Perdanakusuma.

3. Tangga Khusus Raja Salman

Untuk lawatannya kali ini, Raja Salman mempersiapkan semuanya secara khusus. Satu di antaranya tangga motorik atau eskalator yang biasa digunakan oleh Raja Salman. Meski secara bentuk sama dengan tangga pesawat kebanyakan, namun ada keistimewaan tangga tersebut. Yaitu warna putih dan ornamen berupa kaligrafi emas di bagian atas, serta memiliki fungsi yang sama dengan eskalator.

Sang raja tak perlu melangkahkan kaki berkali-kali untuk menuruni pesawat. Hal itu sepertinya lumrah, demi keamanan sang raja, mengingat ia sudah berusia lebih dari 80 tahun. Tangga pesawat khusus itu sudah telah tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, dan Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, sejak Selasa (21/2/2017) dinihari.

4. Langsung Disambut Presiden Jokowi

Ada yang berbeda dari kunjungan tamu kenegaraan di Indonesia kali ini. Presiden Joko Widodo akan menyambut langsung Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud setibanya di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (1/3/2017).

Keputusan Jokowi untuk menjemput langsung Raja Salman di Bandara dilandasi hubungan yang baik di antara kedua kepala negara. Saat Jokowi berkunjung ke Arab Saudi pada September 2015 lalu, Raja Salman juga menjemput langsung di Bandara Internasional King Abdul Azis. Penyambutan kepala negara di bandara udara langsung oleh presiden RI jarang dilakukan selama ini.

5. Lift Khusus di Masjid Istiqlal

Selama di Jakarta, Raja Salman dijadwalkan mengunjungi Masjid Istiqlal dan dan Gereja Katedral, Kamis (2/3/2017) dan didampingi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Di masjid terbesar di Indonesia itu, Raja Salman juga akan salat sunat dua rakaat dan tidak akan melakukan tur masjid karena waktunya hanya sebentar.

Sebagai persiapan kunjungan Raja Salman, pihak Istiqlal membuat lift khusus di pintu kedatangan VIP, sesuai permintaan dari pihak Kerajaan Arab Saudi. Selain minta disediakan lift, pihak Kerajaan Arab Saudi juga meminta disiapkan kamar mandi khusus di ruangan VIP.

Di antaranya kamar mandi dengan kloset yang memiliki tinggi 53 cm, padahal standar yang biasa digunakan penduduk Indonesia setinggi 39 hingga 40 Cm. Di dalam toilet akan terdapat pegangan pada kiri dan kanan. Pegangan ini dibutuhkan sebagai tempat pegangan Raja Salman. Keset pada toilet ini dibuat khusus berwarna marmer yang merupakan warna kesukaan Raja Salman.

Pihak Kerajaan Arab Saudi juga meminta wangi di dalam toilet berbau kayu gaharu. Raja Salman tidak menyukai wangi pewangi ruangan biasa. Selain lift di Masjid Istiqlal, Lift khusu juga disiapkan di gedung DPR RI. Selama di Jakarta, Raja Salman juga akan mengunjungi Gedung DPR RI, Jakarta pada Kamis (2/3/2017) pukul 13.00 WIB untuk melakukan pidato kenegaraan.

Jalur khusus dipersiapkan di pelataran Gedung Nusantara serta Ruang Rapat Paripurna I karena Raja Salman mengalami sakit dibagian sendi lutut.  Jalur itu ditempatkan diatas anak tangga menuju bagian dalam Gedung Nusantara.

6. Menginap di Nusa Dua

Raja Salman diperkirakan bakal menginap di Hotel The St Regis Bali Resort, kawasan Nusa Dua, Badung, Bali. Hotel super mewah itu menghadap langsung ke pantai yang teduh dan memiliki pasir putih. Kamarnya di hotel ini terdiri dari beberapa tipe, yaitu St Regis Suites seharga Rp 5,3 juta hingga Rp 5,9 juta per malam, villa Rp 13 juta, Grande Astor Presidential Suite Rp 36 juta, The Strand Residence Rp 73 juta. Hotel berjarak 30 menit dari Bandara Ngurah Rai menggunakan mobil.

7. Mobil Khusus di Bawa Dari Arab Saudi

Tak cuma pesawat, tangga, hingga lift, Raja Salman juga akan menaiki mobil mercy khusus yang didatangkan dari Arab Saudi untuk digunakan selama berada di Indonesia.

Dua mobil berjenis Mercy tipe S600 itu berada di Denpasar sejak 18 Februari lalu. Mungkin jenis yang digunakan adalah S600 Guard dengan kemampuan istimewa. Mobil yang dikeluarkan Februari 2016 tersebut dirancang untuk mengatasi ancaman dari segala sisi, termasuk kolong mobil. Yang tentu turut dibekali kaca anti peluru.

S600 Guard dibekali mesin V12 twin-turbo dengan kapasitas 5.980 cc. Mesin itu mampu memuntahkan daya mencapai 530 tk dengan torsi puncak 830 Nm pada putaran 1.900 rpm. Kecepatan maksimal yang dibatasi secara elektrik mencapai 160 kpj.

8. Jamuan Nasi Kebuli dan Kambing

Begitu tiba di Bandara Halim, rombongan Raja Salman akan terlebih dahulu ke Bogor untuk melakukan pertemuan bilateral. Di Istana Bogor, akan ada penyambutan yang sudah menjadi standar untuk setiap kepala negara yang datang. Namun, tak semua rombongan akan diterima di Istana Bogor. Selain Raja Salman, pertemuan bilateral di Istana Bogor hanya mengikut sertakan 35 orang delegasi resmi dan 50 orang perangkat delegasi.

Delegasi resmi itu terdiri atas 10 menteri dan 25 pangeran. Sementara itu, perangkat delegasi terdiri atas aparat keamanan, penerjemah, hingga sekretaris atau ajudan. Sisa rombongan yang tidak ikut ke Istana Bogor nantinya akan dilayani oleh setiap kementerian terkait. Untuk jamuan kenegaraan, dapur Istana akan menyajikan makanan khas Tanah Air. Namun, sajian akan diselipi juga dengan makanan Timur Tengah, yaitu kebuli dan kambing.

9. Jumlah Barang yang Dibawa Capai 459 Ton

Rombongan kunjungan kerajaan Arab Saudi ke Indonesia akan membawa barang bawaan dalam jumlah yang sangat besar. Tidak tanggung-tanggung jumlah tonase kargo yang dibawa mencapai 459 ton. Sebanyak 63 ton didaratkan di Bandara Halim Perdanakusuma, sedangkan 396 ton diturunkan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Menurut data yang dirilis PT JAS, kargo yang dibawa oleh rombongan Kerajaan Arab Saudi berisi logistik, kendaraan, dan tangga elektrik. Barang logistik yang dibawa di antaranya makanan dan minuman, barang perkantoran, furnitur, alat x-ray. Sementara kendaraan berupa dua unit mobil mercy S600, dua unit eskalator.

10. Kunjungan Bersejarah

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengatakan, kunjungan Raja Salman ke Indonesia kali ini dinilai sangat bersejarah.Pasalnya, raja Arab Saudi terakhir mengunjungi Indonesia pada tahun 1970. “Jadi 47 tahun yang lalu dan kunjungan ini akan membawa rombongan terbesar,” ujar Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/2/2017).

11. Penerbangan di Bandara Halim dan Ngurah Rai Akan Delay

Terkait kunjungan Raja Salman, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menginformasikan, beberapa penerbangan akan mengalami delay. Yaitu penerbangan dari dan menuju Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta dan Bandara Internasional Ngurah Rai di Denpasar, Bali.

Informasi keterlambatan penerbangan ini juga sesuai dengan Notice to Airmen (Notam) Nomor A0582/17 yang dikeluarkan Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub. Adapun penerbangan yang mengalami keterlambatan di Bandara Halim Perdanakusuma pada penerbangan Kamis (23/2/2017) pukul 06.00-06.45 WIB dan penerbangan pukul 13.30-14.15 WIB. Sementara itu, di Bandara Internasional Ngurah Rai Denpasar, penerbangan akan delay pada Kamis (23/2/2017) pukul 08.45-09.30 Wita dan 10.30-11.15 Wita. Serta pada Jumat (24/2/2017) pukul 15.30-16.15 Wita dan 21.15 -22.00 Wita.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar