Take a fresh look at your lifestyle.

14 Kelebihan dan Kualtas Yang Hanya Dimiliki Anak Bungsu

0 1.249

Sebagian orang menganggap Anak bungsu itu, manja, nakal, dan bengal.  Anggapan seperti ini rupanya terus menguntit sosok para anak bungsu. Nah, ketika sifat-sifat yang buruk itu diasosiasikan dengan menjadi anak bontot tentu kamu dianggap kurang mumpuni dalam setiap keputusan keluarga. Akhirnya gak sedikit juga dari kamu yang anak bungsu akhirnya menyerah dengan berbagai predikat yang dilekatkan pada status bungsu.

Jika kamu anak yang terakhir, tentu ini bisa dirasakan dan mengerti hal ini. Namun, jangan salah  meskipun beditu, sadar gak bahwa menjadi anak terakhir sebenarnya menguntungkan kamu, selain memberimu banyak kualitas anak bungsu punya kekhasan dan sangat unik. Apa yang berbeda kamu anak bungsu dengan saudara-saudaramu yang lain?

1. Anak Bungsu Itu Lebih Kreatif

Sulung memang memiliki IQ yang Tinggi, Namun Jangan ragukan kreatifnya Anak Bungsu.

Beberapa studi mengungkap anak sulung cenderung memiliki IQ lebih tinggi. Sedangkan anak bungsu adalah sosok yang kreatif.  Pengalaman yang di miliki anak pertama tentu akan di bagi apada mereka adik-adiknya, begitu juga tips dan cara tentu tak luput dari cara berpikir dan pengalamna si kakak lah yang yang di bagi pada adiknya tersebut. Namun, Menurut Sulloway si anak bungsu cenderung menghindari rute biasa yang sama dengan kakak-kakaknya, makanya tak salah jika mereka bungsu lebih kreatif dari saudara-saudara lainya.

2. Mampu Berkembang Melampaui Prediksi

Beberapa dari kamu anak bungsu  tentu butuh banyak arahan dan bimbingan dari saudara-saudara kamu, ayah ataupun ibu. Sepertinya ini sudah menjadi rahasia umum. Dalam benak ingin melakukan sendiri, namun kakak ayah atau ibu tetap ikut andil dan masuk dalam keputusan kamu. Sebenarnya bukan karena gak percaya, namun kekhawatiran khas keluarga pada si bontot ini sudah mendarah daging di setiap keluarga.

Namun, itu pasti ada titik akhirnya. Ketika para anak bungsu ini telah mendapatkan teladan yang tepat dan kepercayaan yang penuh jangan heran jika ia mampu melampaui kemampuannya bahkan panutannya.

3. Sangat Piawai Menikmati Waktunya Seorang Diri

Ketika kamu merasa ada perbedaan pada kakak, karena mereka sudah lebih besar dan sudah punya teman dan dunianya sendiri, Namun lingkup pergaulan kamu masih terbatas, akhirnya ini akan membuat kamu sadar bahwa kebanyakan dari kakak-kakakmu tak bisa membagi perhatiannya denganmu Meskipun sayang padamu, mereka lebih memilih bermain dengan sejawatnya yang lain.

heii jangan salah, inilah titik balik kamu membuktikan siapa kamu, saatnya memlepaskan rasa ketergantungan dan rasa selalu diayomi. jika itu sukses kamu lakukan, bisa kamu rasain bagaimana kamu Sangat Piawai Menikmati Waktumu Seorang Diri. apapaun yang ingin kamu lakukan lakukanlah, tanpa khawatir ada interpensi dari saudara dan kerabat.

4. Berjiwa Muda Meskipun Usianya Sudah Dewasa

pengaruh pola pikir dan pilihan si Bungsu ini ternyata dapat berpengaruh juga pada gaya berpakaiannya. Bungsu yang dulu paling kecil, paling belia dalam keluarga ini bisa menjadi selalu jadi muda selamanya. Karena tanpa adanya banyak tekanan akan harapan dari orang tua, kamu menjadi pribadi yang bebeas namun peduli. Akhirnya inilah yang selalu membuat bungsu berjiwa muda meskipun kamu sudah dewasa.

5. Tak Asal Berteman Namun Ia Bisa Jadi yang Paling Care

Anak sulung itu lebih tegas, sementara anak bungsu itu lebih luwes dalam bersosialisasi. Kemampuan menjadi sosok yang menyenangkan dalam bersosialisasi terjadi karena mereka sejak kecil sudah belajar mengontrol situasi.

Jika kamu Bungsu, coba kamu perhatikan saat kamu memilih pergaulan apakah kamu sadar kerap memilih teman yang lebih tua? Teman yang lebih berpengalaman darimu? Kakak angkatan atau kakak senior di pekerjaan. Bagi si bungsu ini, berkawan dengan mereka terlihat begitu natural, tak ada kecanggungan atau hambatan yang begitu berarti.

6. Lebih Berani Mengambil Risiko

Anak Bungsu notabenya tidak seperti anak pertama yang cenderung memikirkan baik dan buruk ketika melakukan sebuah tindakan. Anak bungsu ini lebih berani ketika melakukan eksperimen dan risiko untuk menemukan sebuah bakat atau identitas mereka. Sehingga mereka Anak bungsu lebih eksploratif dan terbuka akan pengalaman baru.

7. Anak Bungsu Pandai Mmemilih Teman yang Bisa Diandalkan

Alasannya cukup sederhana, Mungkin karena kalian merasa lebih muda, dan menganggap mereka seperti kaka-kakak kamu sendiri ketika membaur dengan mereka. Naluri untuk selalu ingin diayomi dapat menggerakkan kamu Tak asal dalam mencari teman. Tentu memilih mereka yang bisa diandalkan karena kebutuhan akan rasa sayang dan bimbingan selalu menarikmu ketika mencari teman. Akhirnya koneksimu tidak berhenti di teman sebaya saja, tapi menyebar kemana-mana. Kakak tingkat dan adik tingkatpun tentu mendekat dengan mudah.

8. Selera Berpakaian Sederhana dan Tak Macam-macam

Dimaklumi apabila semasa kecil kamu harus ikhlas menjadi kolektor baju lungsuran kakak-kakakmu. Untuk meringankan beban finansial orang tua dan memanfaatkan barang yang masih sangat layak tentu kamu harus berlapang dada.

Akhirnya kamu nggak mengerti kenapa sebuah fashion terkini harus selalu diikuti. Menurutmu nyaman, rapi dan sopan sudah memenuhi kebutuhan. Bukan berarti kamu nggak ngerti fashion atau berpenampilan sembarangan, kamu hanya tidak mainstream dan tidak pernah menjadi korban perkembangan mode.

9. Sosok Yang  Gak Gila Mengumbar Cinta Dan Perhatian

Pernah punya pengalaman punya cowok atau cewek anak bungsu? Pernah gak dalam sebuah hubungan, kamu sering kali di cuekin, atau kurang di perhatikan? Jangan khawatir bila kekasimu itu tergolong cuek saat membalas telepon atau pesan singkatmu. Sebab anak bungsu, yang terbiasa menerima perhatian dan memang pada dasarnya sering acuh tak acuh.

Yang terjadi itu bukan berarti tidak sayang, namun anak bungsu hanya tidak pandai menunjukkan perhatiannya. Positifnya dia melakukan itu pada semua orang, jadi wajar si bungsu ini, sosok yang  gak gila mengumbar cinta dan perhatian.

10. Mahir Menjadi Pusat Perhatian dan Selalu Ingin Diperhatikan

Memang dalam menjalin hubungan cinta si bungsu ini cenderung cuek, hal tersebut karena terbiasa menjadi pusat curahan rasa cinta dan sayang dari kakak dan orang tua. Peran keluarga  yang melihat bahwa anak Bungsu itu seprti peri kecil yang menggemaskan, selalu memberi warna baru dalam kehidupan keluarga. Nah ketika dewasa, anak bungsu ini senang jika diperhatianan dan kadang ia selalu pandai membuat orang-orang terkesan.

11. Sosok Imut, Lucu dan Menyenangkan

berdasarkan survei YouGov pada 2015, Lucu dan menyenangkan memang sudah menjadi watak para anak bungsu. Hal ini terjadi awalnya karena untuk bisa mendapatkan perhatian orangtua dan kakak. namun, Sebagai anak paling kecil di rumah, kelakuanmu tersebut sering dianggap imut dan lucu tanpa orang tua dan kakak sadari.

12. Selera Humor Yang Cukup Tinggi, Menjadikan Bungsu Terdepan dalam Mencairkan Suasana

Si bontot terkenal dengan kemampuan mereka menghibur dan mencerahkan suasana. Membawa canda dan tawa ke dalam rumah tangga Ayah dan Bunda. Menorehkan senyum di bibir sanak saudara. Maka tak heran kelihaiannya dalam bercengkrama terbawa hingga dewasa. Menjadi kamu yang bungsu teman yang tak hanya menggemaskan tapi juga jago melucu.

13. Keberanian Yang Berpengerahuh Pada Orang Skitarnya

Beban di bahu yang tak seberat kakak sulung memungkinkamu banyak menjajal. Tanggung jawab impian besar Ayah dan Ibu biasanya sudah dipikul oleh kakak-kakakmu, atau sudah ditunaikkan dengan baik oleh saudara-saudara yang lebih tua. Kamu pun mendapat kebebasan yang lebih lapang dibandingkan dengan si sulung dalam mengekspresikan hasrat dan impianmu.

Tak ada yang mengikatmu di tanah, kamu bebas melompat tinggi ke angkasa; meraih angan-anganmu tanpa tekanan, tanpa beban. Kamu tak takut akan resiko, berani mencoba dan bertekat baja. Bosan dibanding-bandingkan dengan saudara juga dapat menjadi pecut bagimu untuk berusaha lebih jauh dan lebih bagus.

14. Walau Anak Bungsu Ia Tak Pernah Ragu dan Lebih Santai dalam Bersikap

Karena sudah sejak lahir meresapi peran sebagai anak terakhir dengan segala lika-likunya,Anak Bungsu sudah merasa nyaman dengan semua perlakuan keluarga terhadapnya.  Keraguan yang sering di pikirkan kakak dan orang tua saat kecil secara perlahan di konsumsi sebagai alasan saat dewasa tegas dalam memilih bsesatu.

Anak-anak bungsu memang lebih santai dalam menjalani hidup. Ini terjadi karena kebanyakan orangtua cenderung lebih santai pada anak bungsu. tidak ada peraturan yang begitu ketat, untuk si bungsu ini. Inilah yang membawa bungsu lebih bersikap santai ketika menghadapi kendala atau masalah.

terlepas dari semua hal positif yang di sebutkan di atas setiap anak punya karakter tersendiri tentu tidak terlepas dari kelemahan dan kekurangannya. Peran keluarga tentu sangan penting dalam membentuk karakter setiap anak. Nah jadi jangan karena bungsu lantas terlalu manja, atau jangan karena bungsu kamu juga meragukan apa yang terbaik yang ada dalam diri kamu. [aL/dari berbagi sumber]

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar