Home » Lifestyle » Wolipop » 4 Indikasi Perselingkuhan dalam Rumah Tangga

Share This Post

Wolipop

4 Indikasi Perselingkuhan dalam Rumah Tangga

4 Indikasi Perselingkuhan dalam Rumah Tangga

Perselingkuhan adalah bumbu kehidupan dalam pola pergaulan manusia. Sedap tidaknya bumbu itu tergantung sang super chef mampu meramunya menjadi hidangan yang lezat dalam kehidupan. Begitu pula dalam pergaulan seseorang di sebuah pekerjaan; di kantor, di perusahaan atau di tempat yang menuntut kerja tim antara pria dan wanita, rentan dan berpeluang untuk terjadi perselingkuhan. Namun, tidak boleh dipahami juga bahwa selingkuh memang harus ada bahkan mendefinisikan kalau selingkuh itu indah. Itu akan menjadi gawat.

Perselingkuhan adalah isu yang usang tetapi menarik sepanjang zaman dan selalu update cara dan cerita setiap orang dalam melakukannya. Jika hal ini disebut sebagai satu keniscayaan hidup, maka setidaknya kita mesti mewaspadai pola selingkuh yang tidak sehat. Perselingkuhan itu juga banyak macamnya; selingkuh hati, selingkuh kebijakan, selingkuh kerja, selingkuh ide dan masih banyak selingkuh-selingkuh lainnya.

Dalam tulisan ini, penulis ingin mengutarakan hanya sebatas selingkuh hati. Selingkuh hati merupakan tipe yang paling trend dalam pembahasan di semua media sosial maupun media cetak. Nampaknya merupakan salah satu isu global yang mudah dihembuskan oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Terlebih dalam pergulatan politik dan birokrasi, perselingkuhan memiliki nilai penting untuk dimainkan guna menyerang ke lawan politik dari pihak tertentu.

Selingkuh memiliki nilai negatif

Secara sederhana dapat kita analogikan ketika seorang pria memulai komunikasi intens terhadap wanita lain apakah itu dalam konteks pekerjaan atau tugas-tugas di kantor, memiliki kemungkinan untuk memulai perselingkuhan itu. Selingkuh hadir tidak atas undangan seseorang dan tanpa harus mendapatkan izin dari pihak manapun.

Rekomendasi untuk anda !!   Cerpen Cinta - Selingkuh Dibalik Ping!! Blackberry Messenger

Selingkuh hadir dari rasa simpati, empati, cocok secara chemistry kerja dan hal-hal lain yang menjadi pembenaran seseorang untuk mengemukakan alasan yang akan memperkuat bahwa seseorang yang ia sukai adalah memiliki kecocokan dalam hal tertentu. Indikasi seseorang yang sedang mengalami proses menuju selingkuh dapat dilihat dalam beberapa hal sebagai berikut:

Pertama, percaya untuk membantu pekerjaan

Secara umum, hal ini dianggap biasa-biasa saja jika memang seorang pria dan wanita memahami bahwa pekerjaan dapat dikerjakan bersama hanya sebagai satu proses menyelesaikan kewajiban kantor, tidak lebih dari itu. dikerjakan sesuai jam kantor, konsultasi dalam jam kantor, dan mengkomunikasikan dengan prosedur struktural yang formal.

Namun, jika percaya untuk bisa saling membantu berbuntut pada pengagendaan waktu khusus dalam pembahasan kerja di waktu tertentu dan tempat tertentu, maka hal ini akan menjadi modus dan selingkuh akan segera menghampiri keduanya.

Kedua, percaya untuk bisa membantu urusan-urusan lain

Indikasi kedua ini akan semakin menguatkan tingkat kepercayaan bahwa pekerjaan lainpun dapat ia lakukan. Sehingga, seorang pria atau wanita akan memberikan kepercayaannya untuk urusan lain, dalam momentum lain, dan pembahasan ingin lebih fokus dan lama, inilah alasan berikutnya.

Maka perjalanan ke luar kota, makan siang di tempat spesial dan mendisiplinkan waktu untuk saling menghubungi via phone, sms, WA, BBM, Instagram, Line, dan lain sebagainya akan menjadi cerita berikutnya. Indikasi ini semakin menguat jika sudah mulai saling berbagi gambar dalam pose tertentu sesuai kesepakan diantara kedua belah pihak.

Ketiga, membuat kebijakan berbasis seseorang

Jika seorang pria yang terkena virus selingkuh memiliki posisi strategis di sebuah perusahaan atau di tempat kerjanya, maka ia akan mengambil satu kebijakan yang bisa ‘akal-akalan’ yang penting seseorang yang ia jadikan target bisa memiliki alasan untuk berpeluang lebih mudah didekati.

Rekomendasi untuk anda !!   Titik Balik Peran Kaum Ibu dalam Domain Publik

Terkesan biasa berdasarkan kebijakan namun lagi-lagi ada modus di balik semua itu. Indikasi ketiga ini sudah memiliki kekuatan melebihi indikasi pertama dan kedua. Indikasi ketiga akan lebih dahsyat lagi karena seorang pria atau wanitanya memiliki satu kebijakan yang bisa digadaikan demi ‘menyimpan simpati yang lebih dari itu’.

Keempat, memutuskan untuk berani publikasi

Tahap ini merupakan tahap akhir dari sebuah perselingkuhan. Seorang pria atau wanita sudah merasa nyaman dan aman dalam hubungan di belakang layarnya. Merasa kuat dan penuh alasan untuk mempertahankannya.

Biasanya, bagi yang sudah berumahtangga dan yang sudah punya pacar, mereka akan mencari alasan yang rasional untuk merumuskan kekurangan, keburukan, kelemahan pasangan mereka masing-masing. Sehingga akan menjadi satu landasan utama mengapa mereka melakukan perselingkuhan. Mereka lupa ada kekuatan yang maha dahsyat dari suami, istri, tunangan atau pacar yang telah mereka bina hubungannya selama ini.

Hanya karena beberapa hal merasakan ada kesamaan chemistry dengan mudah melakukan simpulan dini. Akibat berikutnya dapat dilihat di beberapa media sosial dan ocehan publik yang mengetahui petualngan cinta mereka, hmmmm. ** (Nanan Abdul Manan)

Share This Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>