4 Tempat Keajaiban Alam Yang Sangat Aneh

0 40

Kebesaran tuhan memang susah untuk difahami oleh nalar sehat manusia. Berbagai macam cara tuhan menunjukan kebesaran-Nya. Untuk membuat manusia percaya bahwa hanya Dia lah yang mampu melakukan dan menciptakan sesuatu yang kalian tidak bisa ciptakan diataranya keajaiban alam beserta isinya.

Kali ini kami akan memberikan informasi sebagaian kecil dari bukti kebesaran Tuhan yang sangat menakjubkan, keajaiban alam yang sangat aneh, dan sulit untuk dipercaya keberadaannya.

1. Gua Kristal (Meksiko)

Cave of the Crystals (Cueva de los Cristales) atau lebih dikenal dengan Gua Kristal
Cave of the Crystals (Cueva de los Cristales) atau lebih dikenal dengan Gua Kristal. Sebuah gua yang berada dikaki gunung Naica, dibagian barat laut Chihuahua, Meksiko.

Gua Kristal tersebut diketahui mengandung kristal selenite (Kristal Meditasi Terkuat) raksasa, kristal tersebut merupakan kristal terbesar didunia. Kristal terbesar yang pernah ditemukan dalam gua tersebut berukuran 11×4 m (36×13 feet) dan beratnya kurang lebih 55 ton.

Ukuran gua tersebut panjang 30 m dengan lebar 10 m dan berada dikedalaman 300 m di bawah tanah. Gua ini ditemukan pada tahun 2000 oleh para penambang yang menggali terowongan baru untuk perusahaan.

Gua ini kelihatannya sangant sejuk dan dingin, namun ternyata suhunya sangat panas sekali, yaitu 43 °C (109 °F) dengan kelembabpan 90-100%. Menurut para ahli Suhu yang panas ini disebabkan oleh posisi gua yang sangat dekat dengan saluran magma.

Untuk masuk ke dalam gua kristal ini harus menggunakan peralatan khusus, jika tidak menggunakan peralatan khusus maka manusia hanya mampu bertahan hidup selama 10 menit saja itupun kalau keadaannya sehat.

Menggunakan peralatan khusus juga bukan berarti manusia akan bertahan hidup lama didalam gua tersebut. Menurut para peneliti jika masuk kedalam gua tersebut menggunakan peralatan khusus manusia hanya akan bertahan hidup kurang lebih 45 menit.

Selain suhu yang panas, bahaya yang mengancam adalah jika kita tidak hati-hati melangkah dan jatuh atau terpeleset maka bisa saja kita tertusuk oleh kristal yang tajam.

2. Wave Rock (Australia)

Wave Rock (Australia)
Wave Rock adalah formasi batuan alam terindah di dunia yang berbentuk seperti gelombang air laut yang menggulung tinggi. Gunung Wave Rock ini memiliki tinggi 14 m (46 kaki) dan panjang 110 m (360 kaki).

Bukit yang merupakan Granit Inselberg (granit yang mengembang) ini terletak kurang lebih 3 km sebelah timur kota Hyden atau krang lebih 296 km berada disebelah timur tenggara Perth, Australia. Tepatnya di area cagar alam Hyden Wildlife Park yang mempunyai luar 169 HA.

Menurut para ahli geomorfologi awal terbentuknya Wave Rock Hyden ini adalah perubahan pada bawah permukaan denga pelapukan batuan granit di bawah permukaan tanah Lateritised (proses pencucian pada mineral yang mudah larut & silika dari profil laterit pada lingkungan yang bersifat asam), selama periode kapur 100 hingga 130 juta tahun yang lalu.

Tempat ini sangat menakjubkan dengan pemandangan fenomena alam bebatuan yang berwarna serta bercorak-corak sangat sempurna ibarat sebuah lukisan indah. Tidak heran kalau situs ini sangat terkenal dan menjadi salah satu tujuan wisata terpopuler di Australia.

Penduduk setempat sering mengadakan acara musik di area Wave Rock ini dengan bertemakan wave rock festifal dan panggung yang berlatar belakang batu yang indah ini berharap dapat menarik perhatian pengunjung biasanya diselenggakan pada akhir bulan September setiap tahunnya.

3. The Wave (Arizona)

The Wave (Arizona)
The Wave ini terkenal di kalangan para pendaki dan fotografer dengan bentuk yang indah dan berwarna orange dan merah, mereka sangat menyukai tempat ini.

Selain di Australia, di perbatasan Utah dan Arizona juga terdapat bebatuan yang tidak kalah menakjubkan. The Wave adalah formasi batuan di Arizona, disebelah utara Amerika Srikat yang berbatasan langsung dengan Utah.

Formasi batuan ini terletak di lereng Buttes Coyote di Wilderness Paria Canyon-Vermilion Cliffs dari Colorado Plateau . Daerah ini dikelola oleh Bureau of Land Management (BLM) di Grand Staircase-Escalante National Monument pusat pengunjung di Kanab, Utah.

Bentuk batuan yang bersifat rapuh dan bergelombang licin sehingga the wave sulit untuk dinaiki atau didaki. Untuk menaikinya diperlukan bantuan khusus dari pihak pengelola. Untuk dapat mengunjungi tempat ini para pengunjung yang ingin mengunjunginya harus berkelompok. The Wave hanya boleh dikunjungi oleh 20 orang saja perharinya dan saking banyaknya yang ingin mengunjugi The Wave ini pengunjung harus daftar 4 bulan sebelumnya.

Menurut Wikipedia.com Waktu yang ideal untuk memotret The Wave adalah tengah hari atau ketika tidak ada bayangan matahari, meskipun pagi dan sore juga bisa membuat foto dramatis. Dan biasanya kalau ada turun turun hujan diwilayah tersebut, akan terbentuk kolam-kolam kecil dan berisi ratusan udang kecebong (Lepidurus apus) didalamnya. Kolam ini dapat bertahan beberapa hari saja setelah turunya hujan.

Di atas dan sedikit kebarat dari The Wave akan terdapat  Gelombang tengah atau yang sering disebut “The Middle Wave”, formasi bebatuan yang memiliki warna redup. Tempat ini tidak kalah menarik dan sebagian besar pengunjung dan fotografer berkunjung ketempat ini. Hugo Martin dari Los Angeles mengatakan, “Anda tidak bisa menyebut diri seorang fotografer jika Anda tidak dapat mempotret dua tempat dari The Wave ini.”

4. Gua Fingal (Fingal’s Cave) Skotlandia

Gua Fingal (Fingal's Cave) Skotlandia
Gua Fingal adalah sebuah gua laut di pulau tak berpenghuni, suhu yang dingin pada permukaan atas dan bawah, Atap yang melengkung secara alami dan gema glombang air laut bergemuruh mengeluarkan suara yang menakutkan keluar dari dari dalam gua ini. Orang sekitar menyebutnya dengan sebutan “Uamh-Binn” yang berarti Gua melodi.

Pulau Stafa (Stafa Island) adalah sebuah pulau yang tidak berpenghuni berada di lepas pantai Skotlandia. Luasnya kurang lebih 30 Ha, di daerah Inner Hebrides of Scotland. Gua Fingal. Ini adalah bagian dari Cagar Alam Nasional yang dimiliki oleh National Trust untuk Skotlandia.

Gua ini terbentuk langsung dari kolom basal hexagonally-jointed. Gua yang memiliki panjang kurang lebih 70 m dengan batu pilar heksagonal diyakini dibentuk oleh aliran lava, mirip struktur Raksasa Causeway yang berada di Irlandia Utara.

Gua Fingal pertama kali ditemukan pada abad ke-18 oleh Sir Joseph Banks pada tahun 1772. Gua ini diberi nama sebagai Gua Fingal untuk sang pahlawan eponymous dalam sebuah puisi epik pada abad ke-18  oleh penyair sejarawan James Macpherson.

Ini merupakan bagian dari siklus Ossian dalam mitologi Irlandia. Pahlawan Fingal dikenal sebagai Fionn mac Cumhaill, dan disarankan agar Macpherson diberikan nama sebagai Fingal (berarti orang asing putih). Gua ini memiliki sebuah pintu masuk melengkung besar. Karena keberadaannya menjorog langsung kelaut gua ini susah dan berbahaya untuk dimasuki karena akan tertutup air laut jika sedang pasang.

Gua ini adalah situs penting bagi legenda Celtic kuno Irlandia dan Skotlandia. Legenda kuno Irlandia mebutkan bahwa gua ini adalah ujung trowongan besar kuno yang menghubungkan raksasa Causeway Irlandia ke Skotlandia. Konon diceritakan bahwa gua itu dibangun oleh seorang raksasa untuk mengalahkan musuhnya yang berada di Skotlandia.

Itulah beberapa tempat penting yang merupakan fenomena alam yang sangat menakjubkan, dan sebagai bukti kebesaran tuhan yang maha kuasa. Semua itu tidak akan bisa terjadi kalau bukan karena kuasa-Nya. Subhannallah..!!**


Penulist: Acep M Lutvi

Komentar
Memuat...