4 langkah Tepat Untuk Lebih Dekat Dengan Kebahagiaan

0 19

Sejak kita diciptakan kemudian dilahirkan oleh orang tua, tumbuh dan berkembang menjadi besar salah satunya adalah bentuk proses kebahagiaan. Seorang ayah sejak pagi buta hingga malam menjelang banting tulang mencari nafkah adalah proses kebahagiaan, seorang ibu terjaga menemani dan mendoakan anaknya tiada henti bagian dari proses kebahagiaan. Dari lubang semut satu ke lubang lainnya yang dicari adalah kebahagiaan.

Kebahagiaan adalah sebuah perasaan positif sebagai luapan emosi, sensasinya dapat terasa dengan ketenangan hati. Keluasan pikiran, tindakan yang baik serta menggairahkan, dan ucapan yang penuh dengan rasa syukur. Pada dasarnya kebahagiaan datang dari hati, dirasakan oleh hati dan menular keseluruh partikel hidup. Kebahagiaan setiap orang berbeda, proses menjalaninyapun berbeda, bentuk ungkapannyapun beragam. Kebahagiaan adalah proses pemilihan keputusan hidup, meski hidup tidak berhenti dengan berbagai pilihan tetaplah pilihan bagian dari proses kehidupan.

Kebahagiaan tidak terlepas dari dua sisi yang saling melengkapi, kedua sisi yang saling berpasangan, kedua sisi yang bertolak belakang. Ada kebahagiaan dan ada pula ketidakbahagiaan, ada baik ada buruk, segala sesuatu yang Tuhan ciptakan berpasangan. Kebahagiaan selalu hadir dari hati-hati yang tulus dan penuh penerimaan, bukan dari pikiran-pikiran yang terkukung dan keliru, bukan datang dari orang lain, dari tempat lain, bukan datang dari harta yang berlimpah, pangkat terhormat, pasangan yang rupawan, sekali lagi bukan. Kebahagiaan datang dari hati yang ikhlas, tidak terbeli dengan hal-hal matrealisme.

Mengenali Kebahagiaan Kita

Beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk lebih mengenali kebahagiaan kita:

  1. Meyakini Tuhan itu ada, percaya bahwa Tuhan telah mengatur segala sesuatu tentang kita. Tuhan memberikan hak yang sangat luas untuk bahagia dengan pilihan usaha kita, kita dapat melakukan kewajiban kita terhadap Tuhan tentunya Tuhan juga dapat memberi hak kepada kita, hak untuk bahagia.
  2. Lepaskan dan terima hal-hal yang ada dalam hidup dari hal terkecil sampai hal yang menurut kita paling besar. Lepaskan pikiran dari baik dan buruk, benar atau salah, nikmatilah apa yang patut untuk dinikmati. Terima diri kita dengan segala kelebihan dan kekurangannya, kompromi dengan kenyataan, terima dengan keadaan dan orang-orang yang ada disekitar kita. Kompromi dengan masa depan bahwa tidak ada balasan terbaik selain dari Tuhan. Selalu treatmen hati dengan motivasi yang baik.
  3. Komitmen pada hati bahwa pilihan kita adalah bahagia, cukupkan hati kita dengan rasa syukur, dukung dengan pikiran-pikiran dan tindakan baik. Rasakan bahwa diri kita adalah sesuatu yang sangat berharga, perlakukan diri dengan baik karena diri kita patut bahagia agar kita dapat menularkan kebahagiaan pula bagi orang lain. Dukung setiap hal yang kita lakukan dengan senyuman dan keceriaan, ungkapkan perasaan bahagia itu dengan berbagi perlakuan baik kepada semesta. Kebahagiaan akan kita dapati dan kita fahami.
  4. Percaya pada diri kita, kita bisa bahagia. If you believe, you can do it!

Mari Kita Mulai Bahagia

Mari kita coba dari sekarang, mari kita mulai bahagia. Kita coba dari sebelum tidur kita mencuci muka, tangan, dan kaki, kemudian rebahkanlah tubuh ditempat tidur. Sediakan cermin kecil atau cermin rias yang biasa kita gunakan disamping tempat tidur, sebelum memejamkan mata cobalah berdoa agar saat kita terbangun dalam keadaan segar, katakan pada hati dan tubuh kita bahwa kita pasti bahagia dan melakukan hal-hal baik. Cermin yang tersedia disamping tempat tidur dapat kita gunakan untuk bercermin pada saat terbangun, kemudia tataplah wajah kita dan tersenyumlah, mari merasakan bahwa kita masih bisa bernafas, berkedip, dan katakan kita pasti bahagia, kemudian lakukan yang ingin kita lakukan. Selamat berbahagia!


intan-nurazizah-islamiTentanag Penulis :

Intan Nurazizah Islami atau yang lebih dikenal dengan nama Mozza. Lahir di Kabupaten Ciamis,  21 Oktober 1993. Anak pertama dari dua bersaudara dari pasangan  Imas Nuraeni dan Endin Nurdin. Sosok periang ini sangat mudah bergaul, mudah kenal dengan orang baru, Setelah lulus kuliah 2015, kini ia bekerja di bagian Biro Perbankan PT. Nusa Indah Pratama yang bergerak pada bisnis properti. Karena Menulis sudah menjadi Hoby, ditengah kesibukannya pun tetap Aktif menulis di Lyceum Indonesia

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.