Inspirasi Tanpa Batas

4 Prospek Masa Depan Buat Mereka Yang Memilih Jurusan Bimbingan Konseling

4 Prospek Masa Depan Buat Mereka Yang Memilih Jurusan Bimbingan Konseling
0 25.237

Ketidak populeran jurusan ini sudah lama mengakar di kalangan mereka yang ingin melajutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Ini muncul disebabkan banyak orang yang masih berangapan bahwa Bimbingan Konseling (BK) identitik dengan mengurusi anak nakal, anak yang bermasalah atau bahkan dianggap sbagai polisi sekolah.

Anggapan seperti ini yang kemudian muncul dan mengakar di benak siswa dan orang tua. Akhirnya, munculah paradima bahwa profesi bimbingan konseling adalah profesi yang tidak mempunyai masa depan. Keawaman Ini rupayanya menjadi citra buruk terhadap profesi bimbingan dan konseling ini.

Eits, namun jangan salah anggapan dan citra buruk itu tidak benar, justru di era globalisai dan pendidikan modern Bimbingan konseling menjadi salah satu jurusan yang mempunyai prospek bagus. seperti apa peluang dan prospeknya? Berikut ini beberapa diantaranya.

1. Saat masih kuliah guru BK Mudah Mendapat Pekerjaan

ada berapa guru BK di sekolah-sekolah saat ini? hmmm jawabanya tentu sedikit satu  atau dua saja. ini berbanding terbalik dengan jumlah murid di sekolah-sekolah tersebut.  Dengan kondisi ini, maka tak heran jika banyak sekolah yang berlomba-lomba mencari lulusan jurusan konseling. Nah, tak salah jika banyak mahasiswa tingkat akhir yang jurusan bimbingan dan konseling walaupun masih belum menyelesaikan pendidikannya banyak di cari instansi-instansi pendidikan baik di tingkat SLTP sampai SLTA. belum lulus aja udah di cari, bagaimana kalau sudah lulus.. heheh

2. Setelah Lulus Peluang diangkat menjadi Guru tetap bahkan Guru PNS sangat besar

Tudingan minimnya lapangan kerja yang berakibat pada tingginya tingkat pengangguran lulusan jurusan konseling terbantahkan dengan pernyataan ketua umum ABKIN Prof. Mungin Eddy Wibowo “bahwa Indonesia membutuhkan sekitar 129.000 konselor, jika satu konselor mengampu sebanyak 150 sampai 250 siswa di sekolah. Nyatanya, saat ini baru ada sekitar 33.000 konselor sehingga Indonesia masih kekurangan guru bimbingan dan konseling (konselor)”.

Nah, Indonesia saat ini membutuhkan tidak kurang dari 100.00o untuk mendapingi 19 juta jumlah sisiwanya. Jumlah rasio konselor yang tidak sebanding dengan jumlah siswa baik ditingkat SLTP maupun SLTA ini tentu menjadi peluang bagi mereka yang memilih juruan BK.

Apalagi jika dikaitkan dengan penyelenggaran kurikulum 2013. Tentu, kontribusi seorang guru bimbingan dan konseling (konselor) sangat dibutuhkan dalam rangka mengimplementasikan nilai-nilai yang terdapat pada kurikulim 2013. Jika orientasinya pada PNS, hitungannya ketika pemerintah mengangkat setidaknya 2,5% saja dari kebutuhan tersebut ada ada sekitar 2500 PNS baru yang diangkat dari juruan BK ini. wow.. peluang besar kan?

3. Saat Sudah Mengabdi, Guru BK itu ternyata menjadi ujung tombak keberhasilan konsep pengembangan peserta didik

Jangan di tanya kenapa Guru BK itu ternyata menjadi ujung tombak keberhasilan konsep pengembangan peserta didik, fungsi dan peran yang tinggi dalam semua kegiatan pendidikan guru BK ini menjadi salah satu yang diperhitungkan. Apalagi menghadapi era globalisasi seperti saat ini, dimana perubahan karakter peserta didik berbeda dengan zaman dahulu.

4. Pastinya Jurusan Bimbingan dan Koseling Itu Multi Talenta

Dengan seabreg fungsi yang harus dijalankan seorang guru BK diantaranya membuat siswa berfungsi pada tingkat normal menurut budaya, mampu berperan membantu menghilangkan hal-hal negatif dari seorang siswa, mengembangkan siswa agar mencapai kemampuan psikologi semaksimal mungkin sesuai tahap perkembangannya, mengembangkan potensi individu, menyesuaikan diri dengan lingkungan, dan mampu memecahkan sendiri masalahnya. nah ini semua hanya ada di guru BK makanya guru BK itu multi talenta. Jadi gimana? gak salah kan kamu milih juruan Bimbingan dan Konseling? [aL/Dari berbagai Sumber]

Komentar
Memuat...