Inspirasi Tanpa Batas

4 Tahapan Yang Akan Dilewati Sebuah Startup “B2B”

0 201

Terdapat manfaat ketika mengatur siklus hidup startup menjadi beberapa tahapan yang generik. Dengan berbagai tahapan sederhana, akan lebih mudah menyampaikan dan memfokuskan diri dengan apa yang penting saat berbicara dengan para entrepreneur (misalnya seberapa sering Anda mendengar para entrepreneur mencemaskan perihal mengembangkan produknya saat mereka belum juga memiliki konsumen).

Siklus Kehidupan Para Startup
Siklus Kehidupan Startup

Berikut merupakan 4 tahapan startup B2B (Business to Business).

Tahap 1 – Carilah ‘Product/Market Fit’ (1 – 2 tahun)

Ini mencakup membangun tim inti, membuat versi sederhana produk yang akan dipasarkan dann dijual, mendapatkan 20 konsumen pertama, dan mengasah insting dalam pasar yang akan digarap. Sebagian besar startup gagal dalam tahap ini.

Tahap 2 – Bangun proses akuisisi konsumen yang terus berulang (1-2 tahun)

Hal ini termasuk bereksperimen dengan sejumlah taktik marketing dan penjualan yang bervariasi agar bisa menjaring sebanyak mungkin konsumen dari berbagai kanal yang ada sehingga bisa berjalan dengen metode yang dapat diprediksi dan diperbesar (misalnya jika Anda bisa melakukan sesuatu berulang kali tetapi hanya mendapatkan 1 konsumen per bulan, itu tidak dihitung karena tidak memiliki skalabilitas). Jika penentuan waktu pasar, product/ market fit akan siap digunakan dan tim mengeksekusi, masukan yang diperlukan untuk mencapai masukan yang Anda diinginkan menjadi jelas dan inilah waktunya untuk mempercepat gerak.

Tahap 3 – Maksimalkan pertumbuhan (yang tidak terbatas)

Setelah jelas bahwa ada proses akuisisi konsumen yang terus berulang dengan skalabilitas yang juga baik. Waktunya untuk memfokuskan diri pada pertumbuhan bisnis secepat mungkin. Hal ini mencakup peningkatan jumlah penjualan, pemasaran, teknik, layanan, dukungan, serta operasional, dan sebagainya. Melaksanakan proses dan prosedur dan membesarkan budaya korporat.

Tahap 4 – Maksimalkan profitabilitas (tidak lagi menjadi startup)

Setelah mesin pendorong pertumbuhan bisnis mulai menurun kecepatannya, saatnya sekarang untuk berpindah menuju upaya memaksimalkan profitabilitas (dan pertumbuhan profit, jika memungkinkan). Saat perhatian terhadap profitabilitas dinilai sepanjang pertumbuhan dan perubahan melemah, sebuah bisnis tidak bisa lagi dianggap sebagai startup.

Inilah 4 tahap pertumbuhan sebuah startup jenis B2B. Antara setiap tahap, tidak ada batasan yang jelas dan nyata, tetapi definisi itu membantu mengetahui tempat startup berada sehingga bisa berfokus pada isu-isu yang paling mendesak. Setiap tahapnya memiliki nuansa yang khas dan entrepreneur yang telah membangun bisnis yang sukses dapat menghargai perbedaan yang ada.

(siklus hidup startup)

Komentar
Memuat...