5 Golongan Target Market Untuk Bisnis Kuliner

0 389

5 Golongan Target Market Untuk Bisnis Kuliner – Ketika ingin menggarap usaha apapun, salah satu hal yang utama adalah melihat siapa target market usaha Anda. Tak terkecuali saat Anda ingin menggarap bisnis kuliner, sebisa mungkin makanan serta minuman yang Anda sajikan tak terbuang dengan percuma, dikarenakan salah target konsumennya.

Tentu bukan hal mudah untuk menyenangkan 100 persen keinginan pelanggan, disebabkan karakteristik orang yang berbeda-beda. Sehingga Anda dapat fokus pada 5 atau 10 persen dari target pasar Anda dan kemudian melupakan sisanya.

Sebelum memutuskan untuk menggarap bisnis perkulineran, ada baiknya perhatikan target market terlebih dulu. Dilansir dari situs Okezone.com, berikut ini cara-cara tentukan bisnis kuliner berdasarkan golongan target market:

Generasi Y

Generasi ini disebut millennial yang meliputi banyak orang yang lahir antara tahun 1980 dan 2000. Gen Y rata-rata belum memiliki penghasilan yang besar dan 40 persen golongan ini memiliki pekerjaan paruh waktu. Dalam masalah pengaturan hidup, satu dari empat orang hidup bersama orangtua tunggal, serta tiga dari empat orang memiliki ibu yang bekerja. Maka dari itu, mereka mereka melihat makanan siap saji sebagai makanan sehari-hari dan terpenting tidak mewah. Meski begitu, dibandingkan dengan generasinya yang lebih tua, mereka tidak memiliki banyak uang untuk bisa dibelanjakan.

Ketika memilih sebuah restoran, faktor utama untuk Gen Y adalah dengan harga rendah, layanan maksimal dan juga dekat dengan rumah atau pekerjaan. Selain hal tersebut, mereka mencari diskon dan kupon makan. Gen Y lebih memilih makanan yang cepat saji dengan pelayanan yang cepat.

Sekitar 25 persen dari mereka mengunjungi waralaba burger, diikuti dengan restoran pizza 12 persen. Selain itu, mereka menyukai tempat dengan fasilitas online, memeriksa email dan juga media sosial serta bermain game sementara mereka makan, maka pastikan WiFi Anda bekerja. Mereka juga suka restoran di mana mereka merasa mereka dipersilahkan untuk tinggal selama mereka suka.

Generasi X

Generasi X merupakan label yang diterapkan untuk mereka yang lahir antara tahun 1965 dan juga 1979. Sementara generasi sebelumnya berusaha untuk melakukan yang lebih baik dalam finansial dari orang tua mereka, Gen X lebih cenderung untuk fokus dalam hubungan dengan anak-anak mereka.

Mereka mendukung restoran dan juga operasi skala menengah yang menawarkan all-you-can-eat, salad bar, dan juga buffet. Untuk menarik kelompok ini, Anda mesti menawarkan suasana yang nyaman yang berfokus pada nilai tambah dan juga suasana.

Kategori di Luar Usia

Sebuah kategori terpisah dalam kelompok usia luar usia, termasuk profesional yang makan dengan klien, mitra atau juga rekan kerja. Menarik kategori ini, Anda harus menyiapkan posisi restoran yang baik di jantung pusat kota atau juga kawasan bisnis lokal. Mereka juga butuh layanan yang cepat karena waktu mungkin terbatas.

Baby Boomer

Lahir antara tahun 1946 sampai 1964 meliputi para profesional kaya yang mampu untuk mengunjungi restoran kelas atas serta menghabiskan uang dengan bebas. Hari ini, orang-orang baby boomer menjadi kakek-nenek, membuat mereka menjadikan target dari kedua restoran yang menawarkan suasana yang nyaman untuk keluarga dan juga orang-orang yang memberikan pelayanan kelas atas dan pengalaman bersantap formal. Ini adalah kelompok demografis luar biasa yang tak dapat dicapai dengan satu ukuran produk.

Empty Nesters

Kelompok ini terdiri dari orang-orang dalam rentang usia antara high end dari baby boomer hingga senior (orang di awal 50-an mereka sekira usia 64) yang memiliki anak-anak yang tak lagi tinggal di rumah. Dengan pendapatan paling diskresioner serta tertinggi pendapatan per-kapita semua generasi, kelompok ini biasanya mengunjungi restoran di kelas atas. Mereka kurang peduli dengan harga serta difokuskan pada pelayanan dan makanan yang luar biasa.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.