5 Kelebihan Anak Pertama Perempuan Yang Membuat Mereka Tangguh

0 3.360

Memang anak pertama sangat erat dengan sosok yang tegar dan mandiri. Banyak kesan yang timbul pada mereka anak pertama. Kadang, sebagian lagi percaya menjadi anak pertama dari sebuah keluarga memang merupakan hal yang cukup berat. Mengapa? Hemm ternyata tanggung jawab dan peran yang ada dipundak anak pertama itu lebih dari anak yang lainya. Anak pertama itu harus bisa jadi panutan untuk adik-adiknya. Terllebi lagi anak pertama itu harus sabar dan pengayom.

Ya itulah sekilas tentang anak pertama, jika anak pertama itu cowok, tentu pengayom dan pelindung adik-adiknya bisa ia lakukan degan mudah, lalu bagaimana jika anak pertama itu cewek? Bukankah cewek itu harus dilindungi? Lalu bagaiman jika jauh dari Orang tua? Nah Berikut ini  beberapa kelebihan dan hal-hal yang bisa kamu lakukana untuk membuatmu makin kuat dan baik-baik saja ketika dalam tekanan atau sedang jauh dari dari keluarga:

Anak pertama Wanita itu biasa Cerewet namun ia pasti Sosok Yang Peka

Anak pertama adalah pembuka jalan bagi adik-adiknya karena dari seorang kakaklah adik akan belajar lebih banyak. Apa yang bisa ia lakukan ketika dekat dengan adik-adiknya, cerewet? Hmmm itu tentu. Setiap kata lah yang keluar ketika kita melakukan kesalahan, atau ketika mengarahkan. Itu adalah sebuah ungkapan pengayoman, karena jika dengan tindakan anak pertama wanita itu biasanya terbatas.

Lalu bagaimana jika Anak pertama wanita itu jauh dari keluarga? Kebiasaan itu masih kahada? Tentu ada sob.. misalnya ketika komunikasi di telepon, ia pasti mengeluarkan kata-kata yang mengarahkan atau memberi masukan buat adik-adiknya, jangan heran itu (alamiah).

Gak Ada Yang Nandingin Kemandirian Cewek Anak Pertama

Berdiri di tengah tengah kelaurga pun biasanya ia punya sikap mandiri, jika merasa bisa di lakukan sendiri maka ia lakukan sendiri gak perlu bantuan orang lain, kecuali kalau ia mentok. Apakah ini egois? Hmmm tentu bukan, Kehidupanlah yang menuntun untuk terus belajar mandiri. Maka tak salah jika ia lebih siap jika jauh dari orang tua di banding dengan adik-adiknya.

Anak pertama Wanita Selalu Ingin Mengejar Mimpinya Meskipun Sendirian

Gak sedikit cerita anak pertama mengejar mimpi-mimpinya seorang diri, walaupun jauh dari kelaurga. Bahkan, gak jarang mereka pun harus kuliah sambil bekerja. Alasan kebutuhan finansial yang membuat mereka bekerja, namun ada juga yang kuliah sambil bekerja karena keingan untuk mandiri dan belajar tak merepotkan orang tua.  Ternyata dari keadaan inilah mereka akhirnya belajar banyak, tentang kehidupan, tanggung jawab mengurusi diri sendiri, dan ikut merasakan bagaiman beban orang tua.

Tentu tanggung jawab untuk menjadi contoh yang baik dan juga mewujudkan mimpi adalah hal utama dan sangat diharapkan oleh orang tua. Inilah yang mendorog anak pertama terus fight walaupun sendirian

Kedewasaan Tumbuh Tak Sesuai Usianya

Menjadi anak pertama cepat itu dewasaannya. Meski jauh dari orang-orang yang disayangi, ia bisa belajar bagaimana menjaga diri dan melakukkan hal-hal yang dibutuhkkannya secara mandiri. Berbagai masalah sering dihadapi seorang diri, tanpa boleh mengeluh. Karena menghadapi dan menyelesaikan masalah adalah cara terbaik dibanding mengeluh atau mengkhawatirkan hal-hal yang sebenarnya belum terjadi mereka faham itu.

Hidupnya bahagia melalui hobi dan selalu banyak teman

Salah satu cara membunuh waktu yang membosankan adalah dengan melakukan hobi. Harus di akui anak pertama itu pandai  meluangkan waktu untuk melakukan hal-hal yang mampu membuat bahagia, misalnya membaca buku, menulis, melukis, bernyanyi, dan lain-lain. Misalnya, bagi yang memiliki hobi menulis, bisa membuat catatan-catatan kecil tentang apa yang ada dipikiran dan perasaan ke dalam tulisan.

Selain itu juga mereka pandai mencari teman, bawaan sifat pengayom biasanya banyak di sukai mereka yang bukan anak pertama. tak salah jika anak pertama ini banyak teman yang usianya di bawah mereka. [aL/dari berbagai sumber]

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.