Inspirasi Tanpa Batas

6 Etika Jika Kamu di Undang ke Lunch Meeting

1 6

Konten Sponsor

6 Etika Jika Kamu di Undang ke Lunch Meeting – Bosan dengan suasana rapat yang formal? Ciptakan suasana rapat yang santai dengan relasi lewat jamuan makan siang. Namun, sebelumnya perlu diperhatikan bahwa ada pula etika saat mengundang atau menghadiri lunch meeting. Berikut adalah di antaranya.

Pilih meeting point yang kondusif

Pilihlah tempat yang tenang, karena kebisingan bisa mengganggu jalannya diskusi. Perhatikan juga akses ke tempat itu. Hindari bertemu di lokasi yang macet atau sulit ditemukan. Tentunya, Anda tidak ingin rapat tertunda karena masalah kemacetan kan?

Konsultasikan beberapa alternatif tempat kepada klien. Tempat yang dipilih tak hanya akan merefleksikan karakter dan kepribadian Anda, tetapi juga akan merepresentasikan perusahaan tempat Anda bekerja. Oleh karenanya, pilih tempat yang pelayanannya bagus dan harganya pas. Menu dan harga juga perlu diperhatikan untuk membatasi pengeluaran, apalagi jika Anda mengeluarkan biaya sendiri. Untuk itu, pikirkan terlebih dulu sebelum memilih meeting point.

Agenda tak terbatas

Semua hal bisa dijadikan agenda dalam lunch meeting. Mulai dari perkenalan tim, penjelasan produk, negosiasi, kebutuhan klien, hingga wawancara kerja.

Alat kerja lengkap

Walau rapat berjalan lebih santai, penggunaan alat-alat kerja seperti laptop, alat tulis, dan kertas tetap menjadi hal wajib untuk mencatat dan melihat hasil rapat. Jika browsing merupakan hal yang perlu dilakukan selama rapat, maka fasilitas Wi-fi juga perlu diperhatikan. Sebisa mungkin hindari membuka situs jejaring sosial atau chatting yang tidak ada hubungannya dengan tema rapat. Ingat, walaupun dilakukan sambil makan siang, rapat tetap memerlukan konsentrasi penuh dan harus dilakukan dengan profesional.

Tentukan batas waktu dan target

Lunch meeting berisiko tinggi mengacaukan fokus rapat, yaitu membagi konsentrasi antara bekerja dan makan. Agar berjalan dengan baik, tentukan waktu dan target terlebih dahulu. Misalnya, dalam satu jam pertama semua ide harus dapat terkumpul. Satu jam berikutnya adalah pengambilan keputusan. Jika ingin membicarakan hal lain, lakukan setelah rapat mencapai targetnya. Datang tanpa target dan otak kosong, akan membuat rapat tak menghasilkan apa-apa, kecuali perut yang kenyang.

Etika jamuan makan

Bila Anda adalah pihak yang mengundang, maka Andalah yang berinisiatif untuk menawarkan makanan dan juga minuman kepada yang diundang. Sebaliknya, jika Anda yang diundang, maka tunggulah sampai pengundang yang menawarkan Anda makanan dan minuman. Berhentilah makan saat semua sudah selesai makan.

Bukalah dengan obrolan

Hindari langsung membicarakan bisnis sebelum memesan makanan. Lakukan percakapan ringan, seperti membicarakan berita yang sedang hangat pada hari itu, kondisi lalu lintas, atau hal yang lainnya. Dari pembicaraan ini, coba tangkap segala sesuatu yang tersirat. Ini bisa jadi bahan untuk menggolkan tujuan Anda.

  1. Penataan Ruang Tamu berkata

    oke nih idenya, meeting di resto/cafe juga bisa, asal jangan di waktu jam makan, malah yg ada rame/gaduh

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar