7 Tips Sukses Jika Anda Menggunakan Jasa Arsitek

0 25

Keahlian jasa arsitek bukan rahasia lagi, dengan kemampuannya dapat membantu Anda membangun rumah menjadi lebih baik. Tak hanya itu, arsitek juga dapat membantu memastikan semua kebutuhan renovasi bahkan rumah baru, mulai desain, informasi material, sampai penghitungan biaya renovasi.

Agar sukses bekerjasama merenovasi hunian bersama arsitek, simak tujuh langkah berikut ini:

1. Mencari arsitek

Untuk mengetahui jasa bahkan portopolio seorang arsitek, Anda dapat mendapatkannya dari website, majalah desain, atau informasi dari teman.

Mencari arsitek tak hanya mencari yang profesional atau terkenal, tapi perlu diperhatikan juga kebutuhan Anda, karena masing-masing dari mereka memiliki ciri khas dalam karyanya. Sesuaikan karyanya dengan kepribadian Anda, sehingga proses kerjasama ini dapat berjalan lancar.

Setelah Anda mendapatkan arsitek yang tepat, cobalah utarakan seluruh daftar kebutuhan ruangan, kemampuan dana, dan rencana jangka panjang rumah Anda.

 

2. Survei lokasi

Sebelum rencana mendesain rumah, arsitek perlu melakukan survei lokasi. Hal ini berguna untuk memberikan gambaran deskriptif untuk rancangannya nanti terhadap lingkungan.

Survei tidak cukup hanya sekali, sehingga proses ini bisa berjalan lebih lama.

Perihal lokasi ini, arsitek akan melakukan peninjauan rutin selama proses renovasi. Setidaknya, proses ini memakan waktu 2 sampai 3 minggu.

 

3. Proposal konsep desain

3dSetelah survei telah dilakukan serta berkonsultasi dengan Anda, arsitek biasanya akan mengajukan konsep desain berikut harga desainnya.

Biasanya, mereka akan mengajukan gambar konsep pembagian ruang dan fasad (tampak) saja.
Proposal desain ini masih sangat mungkin mengalami revisi atau juga diperdalam kembali. Pada proses ini Anda dapat meminta penawaran bentuk ruang atau aplikasi bahan yang mewakili kebutuhan dan selera.

Dalam proses ini, proposal dan konsep desain biasanya diajukan 1-2 minggu setelah tahap dua.

 

4. Kontrak kerja

Ketika Anda dan arsitek menyepakati soal konsep desain serta harga desain, langkah selanjutnya ialah membuat kontrak kerja. Kontrak berisi kesepakatan soal pembayaran dan daftar gambar yang menjadi kewajiban arsitek.

Di dalam kontrak itu disebutkan hak Anda selama pelaksanaan pembangunan sampai serah terima kunci. Namun, demi menghindari kesalahan, bacalah kontrak ini lebih teliti.

 

5. Proses desain

Tahap ini merupakan proses untuk melengkapi seluruh gambar proyek rumah Anda, meliputi gambar arsitektur, struktur dan lainnya.

Proses desain ini biasanya memakan waktu selama 2-4 minggu, tergantung banyaknya revisi di dalamnya. Kasus yang sering terjadi adalah arsitek harus mengubah konsep karena keinginan pemilik rumah berubah-ubah.

6. Mencari kontraktor

Arsitek juga dapat membantu Anda mendapatkan kontraktor yang tepat. Alasannya, biasanya mereka pernah saling terhubung lewat proyek-proyek pembangunan sebelumnya.

Proses ini bisa berlangsung selama 1-2 minggu. Sementara itu, Anda bisa mulai mengajukan surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dengan menyertakan gambar kerja dari arsitek. Tapi jika tak mau repot, Anda bisa meminta bantuan kontraktor untuk mengurusnya. Pengurusan IMB ini sangat penting dalam jangka panjang, dan pastinya adalah poin penting membangun rumah menjadi lebih baik.

 

7. Pembangunan

Tahap ini merupakan proses paling mendebarkan, karena rancangan gambar arsitek akan dibangun dalam wujud nyata. Setelah jadi, proses renovasi bisa memakan waktu 4-6 bulan, tergantung terhadap banyaknya perubahan atau prosesnya yang lamban.

Pada tahap ini, antara Anda dan arsitek perlu memberikan pengawasan secara terpadu dan teliti. Bila terjadi kesalahan saat membangun, Anda tidak perlu langsung panik.

Perubahan atau kesalahan dalam pembangunan juga merupakan hal biasa selama semuanya bisa diperbaiki.

Komentar
Memuat...