9 Nilai Karakter yang Harus di Tanamkan Kepada Anak Sejak Dini

0 1.118

KARAKTER merupakan ciri khas individu yang di tunjukkan melalui cara berpikir dan berperilaku untuk hidup dan bekerjasama, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Anak yang memiliki karakter baik, akan lahir sebagai manusia yang mampu membuat keputusan dengan tepat dan akan siap mempertanggungjawabkan setiap akibat dari keputusan dimaksud. Inilah nilai karakter yang harus di tanamkan kepada anak sejak dini.

  • Religius

Menanamkan nilai- nilai religius (agama) sejak dini adalah langkah awal menumbuhkan sifat, sikap, dan perilaku keberagamaan pada masa perkembangan berikutnya. Masa kanak- kanak adalah masa terbaik untuk menanamkan nilai- nilai religius. Baik dan buruknya seseorang di masa dewasa akan sangat dipengaruhi oleh proses pendidikan yang diterimanya semasa kanak- kanak. Meskipun begitu, upaya penanaman nilai dimaksud, harus disesuaikan dengan tingkat perkembangannya. Harus di ingat bahwa, kesadaran beragama masa kanak- kanak masih berada pada tingkat imitative (meniru) dari apa yang di lihat dan di dengarnya. Maka, pengkondisian lingkungan yang akan mendukung proses penanaman nilai dimaksud harus di rancang semenarik mungkin. Salah satunya adalah peneladanan dari orang tua dan orang- orang di sekitarnya, harus di tanamkan sejak dini.

  • Disiplin

Mendidik sikap disiplin pada anak, adalah jalan terbaik dalam pembentukan karakter anak. Hal ini harus di lakukan agar kelak, mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan dapat bersosialisasi dengan baik. Anak akan tumbuh menjadi manusia yang mampu menghargai dirinya, orang tua dan masyarakat.

  • Jujur

Jujur adalah salah satu sifat terpuji yang karenanya akan memberikan banyak manfaat yang luar biasa dalam berbagai sisi kehidupan, baik di masa sekarang ataupun masa yang akan datang. Kejujuran adalah investasi yang sangat berharga dan harus dimiliki oleh mereka yang mengaku sebagai manusia. Kejujuran adalah modal dasar bagi terciptanya komunikasi yang efektif dan hubungan yang sehat. Anak adalah pribadi yang bersih dan masih peka terhadap berbagai rangsangan yang berasal dari lingkungan luar. Hubungan yang harmonis dan komunikasi yang baik antara orang tua dan anak akan tercipta rasa saling percaya di antara keduanya. Pada masa inilah idealnya orang tua menanamkan nilai kejujuran pada anak- anaknya.

  • Kasih Sayang

Sebagai orang tua, kita harus bisa mengontrol sekaligus membimbing anak kita. Adanya perhatian dan kasih sayang orangtua mampu menumbuhkan dan mengembangkan segala potensi anak menjadi pribadi yang dapat dibanggakan. Sudah semestinya, orang tua mengawasi dan membimbing anak kepada kebaikan, sehingga mereka tidak terjerumus kepada hal- hal yang tidak diinginkan. Meskipun, terkadang intervensi lingkungan menjadi hal yang teramat sulit untuk dihindarkan. Kasih sayang orang tua- dalam bentuk perhatian- akan cukup memberikan ruang gerak pada anak untuk tetap menghargai orang disekitarnya. Karena sifat dasar anak- anak berada pada tahap meniru, maka ketika orang tua mampu menunjukkan sikap saling mengasihi dan saling menyayangi, anak akan tumbuh dan berkembang menjadi anak yang memiliki karakter pengasih dan juga penyayang.

  • Kreatif

Stimulus yang di berikan orang tua terhadap anak akan mampu meningkatkan dan mengembangkan kreativitas anak. Para orang tua hendaknya memberikan kesempatan kepada anak untuk mengungkapkan apapun yang menjadi pendapatnya. Sesekali, berilah anak- anak kesempatan untuk mengambil keputusan hasil pemikirannya selagi hal itu tidak merugikan orang lain ataupun dirinya sendiri. Para orang tua sebaiknya memberikan rangsangan kepada anak agar mereka menjadi tertarik dengan hal- hal baru. Mengajak anak untuk belajar mengeksplorasi dan mengekspresikan kehidupan di sekelilingnya adalah salah satu cara yang bisa di lakukan untuk menumbuhkan kreatifitas anak.

  • Hormat dan Santun

Upaya pembentukan perilaku hormat dan santun pada anak akan sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya. Lingkungan yang paling dekat dengan anak tak lain adalah keluarga (orang tua). Orang tua adalah model yang tepat bagi anak dalam berperilaku. Anak akan mencontoh perilaku yang di tampilkan orang tuanya dalam kehidupan sehari- hari. Anak, sesungguhnya adalah sesosok peniru yang ulung. Oleh sebab itu, orang tua sebaiknya selalu menunjukkan sikap hormat dan santun kepada siapapun, karena hal itu merupakan salah satu kewajiban orangtua.

  • Percaya Diri

Rasa percaya diri, sesungguhnya berasal dari dalam diri setiap anak. Orang tua harus mampu memberi kepercayaan kepada anak, agar mereka sendiri yakin akan kemampuan yang mereka miliki. Biasanya, anak yang memiliki rasa percaya diri tinggi cenderung akan lebih berhasil dalam melakukan apapun yang diinginkannya. Ketika seorang anak yakin dan percaya bahwa ia mampu, kemungkinan besar ia memang mampu melakukannya. Maka, menumbuhkan sikap semacam ini perlu di tanamkan sejak dini dalam diri setiap anak.

  • Rendah Hati

Menumbuhkan sikap rendah hati pada anak harus di mulai dari contoh yang di berikan orang tua khususnya, dalam menampilkan sikap dimaksud. Orang tua sebagai suri tauladan senantiasa ditiru oleh anaknya. Rendah hati adalah salah satu sifat yang harus dimiliki oleh siapapun, baik kaya atau miskin, baik yang tua atau muda dalam rangka menjunjung tinggi nilai- nilai kemanusiaan.

  • Cinta Damai

Cinta damai merupakan sikap dan tindakan yang mendorong setiap anak mampu menghasilkan sesuatu yang berguna bagi banyak orang, mengakui dan menghormati keberhasilan orang lain.

Demikianlah nilai karakter yang  harus di tanamkan kepada anak sejak dini sebagai pondasi bagi pertumbuhan dan perkembangannya di masa yang akan datang. Semoga bermanfaat.. *(LM)

Komentar
Memuat...