Inspirasi Tanpa Batas

9 Penyebab Kemandulan Pada Pria yang Kadang Terabaikan

0 12

Konten Sponsor

Health – Jika mendengar kata mandul, tentu hal pertama yang kita pikiran adalah kesedihan yang mendalam dan keputusasaan. Tentu ini memang bisa menimpa siapa saja baik kaum adam maupun kaum hawa. Namun, sebenarnya kemandulan bukan soal khawatiran saja. Menurut beberapa penelitian ada berbagai macam penyebab kemandulan baik yang terjadi pada pria maupun wanita.

Kali ini, kita akan membahas penyebab kemandulan yang terjadi pada pria, tentu dilihat dari aspek kesehatan. Kemandulan yang terjadi pada siapapun memang bisa menimbulkan pikiran negatif dan akhirnya seorang bisa mengalami stres atau depresi. Selain itu juga bisa mengakibatkan perceraian dalam berrumah tangga.

Perlu ketahui, bahwa masalah kesuburan pria dapat menjadi penyebab kemandulan yang disebabkan oleh sejumlah masalah kesehatan. Akan tetapi kemandulan tersebut bisa saja Anda cegah sejak dini. . Ada beberapa penyebab kemandulan yang terjadi pada  pria berikut diantaranya:

Masalah Ejakulasi (Ejakulasi Retrograde/ Orgasme kering)

Secara ilmiah, Ejakulasi retrograde sebenarnya tidak berbahaya, akan tetapi dapat menyebabkan kemandulan pria. Seperti apa Ejakulasi Retrograde? Ejakulasi Retrograde bisa terjadi ketika air sperma memasuki kandung kemih selama orgasme bukan muncul keluar di ujung Mr P. Pada intinya, meskipun Anda masih mencapai klimaks seksual, Anda mungkin ejakulasi sangat sedikit atau tidak ada air mani. Hal ini kadang-kadang disebut orgasme kering.

Ada berbagai kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan ejakulasi retrograde. Diantaranya penyakit diabetes, cedera tulang belakang, efek obat-obatan, dan operasi kandung kemih, prostat atau bahkan gangguan uretra. Pengobatan untuk masalah ini umumnya hanya diperlukan untuk memulihkan kesuburan saja.

Pembengkakan Pembuluh Darah (Varikokel)

Varikokel adalah pembengkakan pembuluh darah yang mengalirkan pada bagian testis. Dari pembengkakan tersebut bisa menjadi penyebab paling umum dari ketidaksuburan yang terjadi pada pria. Penyebanya bisa terkait dengan pengaturan suhu testis yang abnormal, sehingga memicu rendahnya kualitas sperma pria atau menjadi berkurang.

Sebagian besar kasus pada varikokel tidak menyebabkan gejala. Meski ada gejala, biasanya tidak akan berkepanjangan atau menimbulkan gangguan lain. Oleh karena itu, pengobatan biasanya tidak diperlukan. Namun jika varikokel telah menyebabkan ketidaknyamanan, rasa sakit, penyusutan testis, atau gangguan kesuburan, maka sebuah tindakan penanganan harus segera dilakukan.

Tindakan penanganan ini bisa dimulai dengan berupa mengonsumsi paracetamol sebagai pereda rasa sakit atau menggunakan celana dalam khusus. Bila hal tersebut tidak membantu, perlu dilakukan konsultasi dengan dokter spesialis urologi untuk kemungkinan menjalani prosedur operasi.

Terjadi Infeksi Mr.P

Perlu diketahui bahwa beberapa infeksi dapat mengganggu produksi sperma atau kesehatan sperma pada pria. Infeksi juga dapat menyebabkan pembentukan jaringan  yang menghalangi lewatnya sperma. Infeksi ini termasuk radang epididimis atau testis dan beberapa infeksi menular seksual, seperti gonore  Dll. Meskipun beberapa infeksi dapat mengakibatkan kerusakan testis yang permanen namun paling sering sperma masih bisa diproduksi. dengan menjaga kebersihan Mr P, dan tidak melakukan hubungan seks berganti-ganti pasangan.

Terdapat Tumor atau Kangker

Adanya kanker dan tumor nonmalignant dapat organ reproduksi dapat mempengaruhi organ reproduksi tersebut secara langsung, apalagi jika tumor tersebut terdapat pada kelenjar yang melepaskan hormon-hormon yang berkaitan dengan reproduksi. Contohnya terjadi pada kelenjar hipofisis, atau melalui penyebab yang tidak diketahui. Dalam beberapa kasus tertentu pembedahan radiasi atau kemoterapi harus dilakukan untuk mengobati tumor tersebut, ini dilakukan karena dapat mempengaruhi kesuburan pria.

Ketidakseimbangan Hormon

Penyebab selanjutnya yaitu disebabkan gangguan pada testis sendiri. Gangguan atau kelainan yang mempengaruhi sistem hormonal lainnya termasuk hypothalamus, hipofisis, tiroid dan kelenjar adrenal.  Perlu di ingat juga bahwa testosteron rendah dan masalah hormonal lainnya memiliki sejumlah kemungkinan dapat menyebabkan kemandulan. walaupun hal tersebut terbilang mendasar dan sederhana.

Terjadi Cacat Kromosom

Cacat Kromosom atau kelainan bawaan juga menjadi pengaruh serious seseorang tidak memiliki turunan. Contohnya seperti sindrom Klinefelter di mana pria lahir dengan dua kromosom X dan satu kromosom Y (bukan satu X dan satu Y) yang dapat menyebabkan perkembangan abnormal dari organ reproduksi pria sehingga bisa menyebabkan kemandulan.

Adanya Masalah Dengan Hubungan Seksual

Penyebab kemandulan pria selanjutnya adalah karena masalah dengan hubungan seksual karena seorang pria mengalami kesulitan untuk mempertahankan ereksi yang cukup untuk berhubungan seks dan masalah yang sering dialami adalah ejakulasi dini.

Adanya Penyakit Celiac

Gangguan yang terjadi pada pencernaan yang disebabkan oleh sensitivitas terhadap gluten ternyata dapat menyebabkan kemandulan juga. Contoh sederhananya seperti penyakit celiac yang disinyalir menyebabkan kemandulan pada pria juga. Namun,  anda tidak harus khawatir karena kesuburan dapat meningkatkan setelah mengadopsi diet bebas gluten.

Efek mengkonsumsi Obat-obat Tertentu

Ini yang kadang tidak disadari, padahal  diketahui dengan mengkonsumsi obat-obatan tertentu dalam jangka panjang dapat menyebabkan kemandulan pria, seperti penggunaan steroid anabolic, obat kanker (kemoterapi), obat anti jamur tertentu, beberapa obat maag dan obat-obatan tertentu lainnya dapat mengganggu produksi sperma sehingga menurunkan kesuburan pria.

Dari beberpa informasi yang telah dijelaskan tersebut, semoga kita tetap menjaga  kesehatan dan senantiasa berikhtiar jika kita diketahui mengalami kemandulan. perlu diingat juga bahwasanya kemadulan bukan berarti sebagai pemicu terpecahnya sebuah hubungan. (Ali alamsyah/Dari Berbagai sumber)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar