Adakah Kehidupan Lain di Luar Bumi?

0 4

“Dua mata yang berwarna gelap memandang kepada saya dengan tenang. Massa yang membentuk kepala dari benda itu bulat dan mempunyai apa yang boleh disebut sebagai wajah. Ada mulut di bawah mata yang hanya berupa lubang tak berbibir, bergetar kembang-kempis dan meneteskan air liur”.

H.G Wells
H.G Wells

Demikianlah catatan penulisan berkebangsaan Inggris, H.G Wells. Yang menggambarkan makhluk dari planet Mars (Martian) dalam novelnya yang terkenal The War of the Worlds, “Perang Antarplanet”. Yang diterbitkan pada tahun 1898. Dia menceritakan bagaimana penakluk bumi dari Mars – yang menyerupai ikan gurita yang sangat mengerikan dengan kemampuan yang jauh melampaui manusia. Yang hampir saja menghancurkan peradaban umat manusia.

Cerita H.G Wells tersebut, betapapun penuh dengan daya fantasi, masih juga memantulkan banyak pandangan orang mengenai kemungkinan adanya kehidupan makhluk lain di dunia lain. Manusia telah lama menganggap bahwa binatang, bulan, matahari, dan planet sebagai tempat tinggal para dewa dan hantu. Dalam banyak mitologi, manusia selain dijadikan korban untuk makhluk ini, mungkin juga dibantu atau dibudayakan oleh mereka. Dalam beberapa riwayat, makhluk ekstraterestrial (manusia luar bumi) sebenarnya mempunyai perwujudan seperti manusia juga.

Berbagai Teori dan Pendapat Ilmuwan

Pendapat ini telah tertulis dalam cerita-cerita fiksi dan ilmu pengetahuan modern yang meliputi pemberitaan adanya piring terbang. Banyak orang percaya bahwa kehidupan yang jauh lebih berkembang dengan baik berlangsung di suatu tempat di jagat raya ini selain di bumi. Mereka percaya bahwa perwujudan hidup yang mungkin memang ada ini, mempunyai kecerdasan sama seperti manusia. Atau bahkan mungkin jauh lebih cerdas.

Sebagai kebalikannya, banyak orang termasuk sejumlah ilmuwan menganggap bahwa dunia di luar bumi sebagai tempat tanpa kehidupan atau setidaknya haya ada kehidupan bagi makhluk tingkat rendah seperti bakteri, ganggang dan lumut. Pendapat ini lebih tepat daripada yang lainnya, setidaknya sesuai dengan susunan tata surya kita.

Cabang biologi yang membahas tentang adanya kemungkinan kehidupan di planet lain disebut eksobiologi. Secara harfiah berarti “biologi luar (bumi)”. Eksobiologi lebih lanjut juga membahas pertanyaan yang mendasar tentang asal-usul kehidupan. Dalam artikel ini, kita menyelidiki pandangan kehidupan di luar bumi dan menggambarkan berbagai upaya manusia untuk berkomunikasi dengna peradaban di luar bumi. Namun, pertama-tama, marilah kita memperhatikan dasar-dasar kehidupan kimiawi dan bagaimana kehidupan itu dapat muncul di suatu planet.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.