Era Streaming, Akankah Televisi Konvensional Akan Musnah?

0 159

Televisi adalah media telekomunikasi yang berfungsi sebagai penerima siaran gambar bergerak beserta suara, baik yang monokrom (hitam-putih) maupun berwarna. (wikipedia)

Jadi, tak heran lagi bila kita menyebut televisi sebagai media pandang dengar. Karena televisi ini bukan hanya untuk dipandang, tapi juga dapat didengarkan.

Pada tahun 1930-an, televisi sudah mulai dikenali dan diterima masyarakat. Bahkan sarana televisi konvensional berhasil berubah menjadi kebutuhan hiburan penting untuk masyarakat. Namun, saat Internet merambah ke segala aspek media, tanda-tanda kehancuran era televisi pun mulai nampak. Seperti dilansir jalantikus.com berikut penjelasannya.

Serba Streaming, Benarkah Tanda-Tanda Kemusnahan Televisi Mulai Terlihat?

Dahulu kala, untuk menikmati hiburan, orang-orang di rumah hanya mengandalkan televisi. Walau penuh dengan tayangan iklan yang kadang membosankan dan membuat jenuh, kamu pasti rela memandangi layar televisi dan menunggu selesainya iklan agar tidak ketinggalan acara yang ditayangkan, bukan? Tapi saat era Internet of Things (IoT) telah dimulai, perlahan namun pasti semua orang mulai beralih menggunakan media aplikasi streaming agar dapat menonton acara yang disukai kapan pun dan di mana pun. Dan mungkin inilah yang menjadi tanda-tanda kiamat bagi pertelivisian konvensional.

Nonton Film, Ada Netflix dan Kawan-Kawannya

streaming film lewat netflix
streaming film lewat netflix

Sejak berdiri tahun 1997 sebagai layanan penyewaan DVD terbesar saat itu, Netlfix kini juga merambah bisnis digital untuk memudahkan penggunanya menonton berbagai tayangan film atau TV series favorit kapan pun dan di mana pun dengan media apa pun (smartphone, tablet, smartTV, PC, dan laptop). Sejak saat tersebut pula, layanan lain yang menawarkan jasa serupa bermunculan, seperti iFlix, HOOQ, Viu dan lainnya.

Nah, adanya para penyedia konten film inilah yang secara perlahan akan menggeser cara orang menikmati hiburan. Semakin telah banyaknya serial televisi dan film yang ditawarkan, jelas akan semakin menarik minat pengguna untuk berlangganan layanannya. Bahkan jika harus membayar sekalipun, banyak orang yang memilih berlangganan Netflix dan kawan-kawannya.

YouTube Lebih dari TV?

youtube semuanya ada disini
youtube semuanya ada disini

Sejak dipublish, YouTube langsung menjadi platform social sharing video yang digemari banyak pengguna internet. Karena memang YouTube bukan hanya menawarkan kemampuan untuk streaming video buatan orang, tapi juga memberi kesempatan penggunanya untuk mem-posting video kreatifnya sendiri dan berkomunikasi langsung dengan publisher videonya.

Tapi, benarkah YouTube ini lebih baik dari televisi? Jika melihat berbagai aspek, mungkin benar. Pengguna YouTube bukan hanya akan menjadi penonton, namun juga berkesempatan menjadi artis YouTube sendiri. Terlihat dari banyaknya Vlogger yang bermunculan dan bertebaran. Namun, untuk mengatakan YouTube lebih baik dari televisi, rasanya masih akan terlalu jauh. Mengingat cakupan TV lebih luas, bisa digunakan tanpa Internet, dan mudah dilihat oleh banyak orang walau berada di daerah yang tidak terjangkau Internet sekali pun.

Jadi, benarkah sarana layanan streaming yang menjamur ini akan menjadi sebuah tanda-tanda kehancuran bagi televisi konvensional? Tapi jika kita lihat banyaknya anak muda yang menghabiskan lebih banyak waktu di depan smartphone atau komputer untuk streaming YouTube, bisa jadi demikian. Namun, di beberapa daerah yang minim Internet dan rumah di kota besar masih banyak yang setia menonton acara yang disajikan di televisi konvensional. Sepertinya masih jauh untuk mengatakan bahwa televisi akan hilang dari peredaran. Bagaimana pendapat kamu? (dhirga)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.