Aku Berfikir Maka Aku Siapa?

0 47
Aku Berfikir Maka Aku Siapa. Perbincangan mengenai hakikat manusia sangatlah penting. Hal ini yang selalu menjadi topik yang menarik untuk diperbincangkan oleh para penggemar kopi dan literasi, dari mulai warung kopi sampai perpustakaan mini. Nampaknya, pembahasan mengenai manusia selalu berujung pada tanda tanya. Sepanjang sejarah, manusia akan mempertanyakan tentang dirinya baik itu pertanyaan mengenai dirinya sendiri yang nantinya berujung pada perenungan akan kesendirian dirinya. Ataupun, pertanyaan tentang ia (manusia) sebagai masyarakat dengan mempertanyakan bagaimana ia memahami dirinya ditengah dinamika masyarakat. Apakah ia mampu memahami dan dipahami sebagai dirinya sendiri atau hanya dipahami sebagai massa, masyarakat, kelompok, dan pangsa pasar semata? Ketika penulis mempertanyakan tentang manusia, seorang kawan malah mengabaikannya dan melontarkan bahasa “pertanyaan mengenai manusia adalah pertanyaan kuno selama sejarah peradaban manusia”. Bahasa sederhana, namun mengkerdilkan manusia. Memang pertanyaan ini kuno, tapi apakah selama ini kita menemukan jawaban final atas pertanyaan kuno itu atau tidak?
Dalam pandangan penulis, yang kuno itu bahasa pertanyaannya namun, jawabannya tidak akan pernah lapuk karena realitas zaman selalu berubah dan substansi manusia tidak akan pernah berubah. Penulis yakin apabila Rene Descartes hidup di zaman sekarang ia pasti bertanya siapa dirinya dan apa itu manusia. Jawaban atas pertanyaan ini akan terus menjadi misteri yang takan pernah berhenti. Keinginan untuk terus mengerti hakikat manusia nampaknya akan terus dicari. Memang sudah seharusnya, apabila manusia ingin menunjukan eksistensinya, ia harus menyadari tentang dirinya sendiri, merenungkan hakikat hidupnya di muka bumi ini, serta memikirkan harus bagaimana ia hidup.

Manusia; Sebuah Perspektif, Bukan Jawaban Final

Ketika kita membahas tentang manusia maka yang ada di benak ataupun pikiran kita adalah tanda tanya. Yang tergambar hanya beberapa perspektif dalam pikiran kita, bukan jawaban final. Ada yang menyebutkan bahwa manusia adalah hewan yang berfikir (hayawanun natiq). Pendapat semacam ini boleh jadi dibenarkan karena yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya adalah naluri berfikirnya. Ada pula yang berpendapat bahwa manusia adalah animal simbolik, dikarenakan manusia berkomunikasi melalui simbol yaitu bahasa. Manusia juga disebut homo sapiens karena ia memiliki akal budi dan hal itu membedakannya dari makhluk lain. Selain itu, manusia juga dikatakan sebagai homo fabel, dan homo ludens. Berbagai macam sebutan manusia inilah yang dalam kacamata penulis memiliki keunikan tersendiri. Definisi tentangnya tergantung bagaimana sudut pandang dan presfektif kita akannya.
Kekuatan kita di dunia hanya ketika kita sanggup berkata “aku”. Begitulah ungkapan Fauz Noor dalam novelnya berjudul semesta sabda. Manusia otentik yaitu manusia yang memahami dirinya sebagai “aku”, bukan sebagai orang lain. Manusia sebagai “aku” dari segi aktivitas berfikir salah satunya dipelopori oleh filsuf ternama dari Prancis, Rene Descartes dengan ungkapan populernya “Cogito Ergo Sum” yang artinya “aku berfikir maka aku ada”. Ungkapan sederhana namun dalam akan makna. Ia telah memahami keberadaan dirinya sendiri dengan fakta bahwa ia mampu berfikir sendiri.

Manusia Otentik

Manusia otentik akan terus merenungkan tentang dirinya sendiri sampai dia memahami dan menemukan kekurangan dan kelebihan dirinya, lalu menjadikan itu sebagai ciri khas pribadinya. Manusia yang sadar akan totalitas unsur yang ada dalam dirinya (tubuh, jiwa dan ruh). Manusia otentik akan membuka diri dalam kehidupan bermasyarakat dimana keotentikan sebagai manusia teramat nyata ketika ia dipahami sebagai dirinya sendiri, bukan sebagai masyarakat, kelompok dan golongan manapun. Ia akan melepaskan diri dari belenggu orang lain. Setelah manusia berhasil merenungkan dirinya sendiri, saat itu juga ia menjadi manusia merdeka. Ia menjadi sosok manusia yang tidak mudah dibohongi, dieksploitasi dan dimanfaatkan pihak lain. Mari ngopi dan mencari arti.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.