Allent Melamar Mellisa | Misteri Sang Ksatria Cinta Part – 20

18 103

Allent Melamar Mellisa: Dua minggu setelah pertemuan di Atrium Jakarta, Allent dan Mell akhirnya merencanakan pertunangan. Saat itu, hari menjelang sore, Alberta tiba-tiba mengajak Allent untuk datang ke Cirebon guna bertemu dengan keluarga Mell. Tentu saja, Allent dan ibunya, Hypatia sangat bangga dan bahagia atas ajakan Alberta untuk melamar seorang wanita yang dicintai anaknya itu. Kebahagiaan itu dirasa Hypatia, karena ia merasa sudah tua dan sakit jantungnya tak kunjung sembuh total.

Allent persiapkanlah mental kamu, kata Alberta. Aku dan ibumu akan sangat setuju, jika kamu dapat segera melamar perempuan yang menurut gerak-gerik kamu, patut disimpulkan bahwa kamu sangat mencintainya. Kamu sendiri kelihatan sangat yakin bahwa perempuan itu sangat mencintai kamu juga. Karena itu, tidak ada alasan untuk menunda perjumpaan kita dengan keluarganya. Tapi tolong ingat dua hal ya. Pertama, kamu kontak kakak kamu, Altair, yang saat ini sedang berada di Belgium. Barangkali dia sempat datang ke sini atau paling tidak kulonuwun biar dia sama-sama bahagia. Kelihatanya, kakak kamu akan sangat bangga jika kamu sempat memberitahunya. Kedua, kunjungilah makam istri kamu dan keluarganya. Meski istri kamu sudah meninggal dunia, katakan, di atas kuburan dan di hadapan keluarganya bahwa kamu akan melamar dan menikahi perempuan. Semoga perempuan yang akan kamu lamar itu, dapat hidup tabah dan mencintai kamu seperti dirinya.

Ya pastilah pah. Besok pagi aku akan menelepon kakak dan berharap dia memiliki waktu luang. Habis itu, aku akan ke makam dan datang ke keluarganya. Aku minta dizin sekaligus minta do’a atas kebaikan niat tulus ini. Khusus untuk kakak, akan dilakukan sangat pagi. Sambil kayaknya, papah dan mamah sudah lama tidak ketemu dengan kakak. Aku juga kangen sama anak-nya kakak. Kayak apa dia sekarang ya …. sudah hampir 7 bulan aku tidak ketemu dengan mereka. Tetapi, kemarin aku membaca di surelnya bahwa dia sedang berada di sebuah gunung. Kayaknya, ia kembali mengujicobakan hasil risetnya yang membuat dia menjadi seorang guru besar.

Hypatia memotong kalimat Allent dengan mengatakan: Jangan lupa adik kamu, Achile, juga dikontak. Ia juga pasti bahagia. Beberapa hari yang lalu, dia mengirim pesan ingin pulang dari Beijing dan ingin bertemu dengan kamu Lent. Ia menganggap penting kamu segera menikah, agar, dia memiliki kesempatan yang sama untuk meminang perempuan. Ia tampaknya, ingin menyaksikan kamu dulu.

Alberta terbelalak. Apa adik kamu juga sudah punya pacar Lent? Allent menjawab, tampaknya begitu pah. Katanya, pacarnya keturunan Iran. Betul mah begitu? Tanya Alberta kepada istriya. Hyaptia hanya tersenyum. Kayaknya begitu. Tapi biarlah, yang namanya anak-anak sekarang susah diatur. Katanya, dia juga mengatakan bahwa pacarnya itu memiliki profesi sebagai ahli dalam bidang kimia yang ramah lingkungan.

Ngomong-ngomong, kapan rencananya kita berangkat ke Cirebon Allent. Allent menjawab, tampaknya, keluarganya Mell memintanya hari Kamis saja pah. Okelah kalau begitu. Mamah setuju atas pikiran Allent untuk ke sana hari Kamis saja. Ya kalau anda berdua sudah setuju, saya mau ngomong apa. Setuju saja …. Yang penting lagi, kamu mau bawa apa ke sana? Sudah aku persiapkan pah. Jangan khawatir. Dalam dua minggu ini, hampir tiap hari aku ngontak Mell. Baguslah kalau begitu, jawab Allent Singkat.

Malam yang relatif larut, Alberta mengirimkan pesan kepada Santi. Alberta yakin pesannya baru akan dibaca besok pagi. Aku ingin Santi bahagia dengan pesannya ini. Dugaan Alberta benar. Pesan yang dikirimnya baru dibaca pagi hari Senin. Sebab Santi menjawab melalui surelnya pada pukul 08.00. Santi menjawab Alberta dengan mengatakan: Pagi hari senin, cuaca pagi begitu dingin. Tetapi, dalam bathinku, aku tak sedingin alam yang melingkupiku. Mihrab cintaku tetap hangat, karena Alberta kekasihku mengirimkan pesan dalam kalimat yang menyentuhku, kata Santi.

Inilah pesan Alberta kepadanya: “Santi … untuk hari kamis besok, aku datang dalam wujudku yang fisik. Aku tidak akan lagi memastikan bahwa aku hanya akan datang dalam mimpi kamu. Aku juga tidak lagi hanya akan mengatakan selamat malam dan sampai jumpa dalam dunia mimpi. Aku menjawab secara langsung bahwa do’amu yang mengatakan: Ya Allah … ingin sekali malam ini, aku mimpi meski hanya melihat wajahnya saja. Wajahku akan datang, dan ingin kembali memastikan bahwa saat kau mendapati aku, kapanpun itu waktunya, termasuk nanti hari kamis, aku, masih tetap sama seperti dulu, yang akan menyambutmu dengan hangat, dan akan mengatakan, bahwa aku masih tetap mencintai kamu. Kau tak lagi harus mengatakan selamat malam Alberta, yang namanya selalu ada dalam hati dan bathinku, karena namaku akan menempel dengan sendirinya dalam simbol anak atau cucu kamu. Santi, tunggulah … aku akan datang menjumpai kamu”.

Jelang hari Kamis, Alberta memanggil Allent ke ruangannya. Di ruangan yang sangat sepi itu, Alberta berkata: “Allent, kamu harus tahu bahwa cinta itu mengabdi. Mengabdi bukan pada objek yang kamu cintai, tetapi, justru pada rasa yang kamu miliki. Bersyukurlah kau mencintai wanita, di mana wanita itu juga mencintai kamu. Kamu dan aku sama. Laki-laki. Berbuat baiklah kepada kekasih kamu yang mencintai kamu dengan tulus, agar diapun dapat berbuat kebajikan yang tulus juga sama kamu. Fakta bahwa, terhadap rasa yang kamu miliki itu, kamu tidak mungkin memiliki kesanggupan untuk meninggalkannya, sekalipun sedetik. Dan kamupun akan rela menerimanya, apapun itu, dan sekalipun nanti rambutnya sudah memutih dan kulitnya sudah keriput. Dia akan selalu menjadi dia yang terbadikan dalam hati kamu sebagai sosok mungil sebagaimana kamu menemukannya dalam beberapa bulan ini.

Karena itu, kelak apa yang kamu raih, sebagiannya pasti kamu merasa memiliki kewajiban untuk memberikan hak atas apapun itu, untuk dia yang kamu cintai. Kamu pasti tidak akan rela dia sakit, dia gelisah, terusik harga dirinya, hidupnya dalam lumpur sulit dan terus berada dalam kebimbangan yang akut. Yakinkanlah dirimu. Pastikan bahwa apa yang akan kamu tetapkan adalah hal terbaik dan menuju titik keabadian diri sebagai manusia.

Allent, tentu yang kumaksud bukan berarti kamu harus menjadikan dia sebagai kamu atau kamu sebagai dia. Biarlah kamu menjadi diri kamu dan dia menjadi dirinya. Tetapi, alangkah bijaknya, jika kamu memiliki ruang besar, lanskap yang luas dan dimensi yang imaginer, bagaimana akhirnya orang yang kamu cintai itu, dapat tumbuh besar, memiliki keagungannya sendiri dan memiliki ruang untuk tetap menjaga marwahnya. Aku bangga sama kamu. Bertawakallah agar ada kebaikan didalamnya.

Entahlah … saat itu, air mata Alberta menetes. Allent diam dan kemudian Alberta berlalu dengan mengatakan, jangan lupa, nanti malam kamu bertahajud ya … Allent hanya mengatakan: Iya pah …. tetapi mengapa papah meneteskan air mata? Tanya Allent pelan. Alberta hanya berkata: Tidak apa-apa, aku hanya bangga sama kamu. Dalam bathin Allent ia berkata: Papah kau memang misteri.

Edisi Sebelumnya:

  1. Misteri Sang Ksatria Cinta. Part 1
  2. Dalam Sebuah Mihrab 
  3. Hiburan di Tengah Segenap Rasa Pilu 
  4. Membunuh Rindu 
  5. My Endless Love
  6. Bertemu di Forum Budaya
  7. Kematian Tak Mengakhiri Cinta 
  8. Cinta dalam Dua Keluarga
  9. Selalu Misteri
  10. Love in the Sky 
  11. Diam Seribu Bahasa 
  12. Sosok Mellisa Claudhya
  13. Duka Allent ditinggal Mati Istri 
  14. Atrium Mengawal Cinta
  15. Memadu Kasih di Atrium
  16. Cerita Cinta dua Generasi
  17. Allent dan Mell Saling Menyatakan Cinta
  18. Lagu Kerinduan Abadi
  19. Mel dan Santi Menari Indah
  1. Nisrina Aulia berkata

    Allent yang melamar Mell membuat kedua orang tuanya bahagia, terlebih papahnya karena akan segera bertemu dengan calon besannya yaitu Santi yang tak lain adalah orang yang selama hidupnya akan dicintainya sampai akhir hayatnya.

  2. Ummie Habibah (T.IPS A/1) berkata

    pesan dari alberta kepada alenta itu sangat indah, dimana dia mengatakan bahwa cinta itu mengabdi, mengabdi bukan pada objek yang kamu cintai, tetapi justru pada rasa yang kamu miliki . di berkata lagi bersyukurlah kamu mencintai wanita yang juga mencintai kamu. disisi lain da juga bahagia meski kisah cintanya dulu dengan santi tidak sampai pada pernikahan tetapi dia bersyukur bahwa kisah cinta anknya itu sampai pernikahan. dan air mata yang diteteskan alberta itu adalah air mata bahagia. sungguh takdir tuhan memang sangat Indah….

  3. Dea yusrun hasanah berkata

    Kisah cinta yang penuh dengan misteri. Alhamdulillah Setelah sekian lama kepergian pasanganya masing-masing dan telah melewati banyak ujian akhirnya mell dan allent bertunangan.

  4. Ikha Solekha MPI-A/3 berkata

    Hari kebahagiaan pun datang dimana Allent akan pergi ke Cirebon untuk melamar Mell

  5. Fakhira Alifatunnisa berkata

    Cinta itu suci oleh karena itu jagalah ia sebaik mungkin agar selalu di dalam posisi suci, setialah pada cinta yang dimiliki. Akhirnya cinta Allent dan Mell ingin dipersatukan oleh ikatan yang suci setelah penantian cinta yang cukup lama. Percayalah jika perilaku kita baik maka Tuhan akan memberikan jodoh yang setara bahkan lebih dari kita.

  6. Siti Haryanti berkata

    Nasihat Alberta kepada allent ini sangatlah bagus, dia mengajarkan bahwa dia harus tetap menjaga silaturahim dengn keluarga mendiang mantan istrinya itu sampai saat ini karena bagaimana pun mereka adalah keluarganya juga, dan juga alberta berpesan bahwa dia harus yakin bahwa wanita pilihannya itu adalah yang terbaik untuknya dan untuk kehidupannya, semoga allent dan mell bisa hidup bahagia dan selalu di rahmati oleh Allah.

  7. Siti Haryanti berkata

    Nasihat Alberta kepada allent ini sangatlah bagus, dia mengajarkan bahwa dia harus tetap menjaga silaturahim dengn keluarga mendiang mantan istrinya itu sampai saat ini karena bagaimana pun mereka adalah keluarganya juga, dan juga alberta berpesan bahwa dia harus yakin bahwa wanita pilihannya itu adalah yang terbaik untuknya dan untuk kehidupannya.

  8. siti a'isyah berkata

    Cinta menurut pandangan islam bisa dikatakan seperti halnya keimananan, yakni yang sudah diyakini dalam hati, kemudian diucapkan dengan lisan, dan juga sudah dibuktikan dengan perilaku. Karena menurut saya pribadi bahwa mencintai antara satu orang dengan yang lainnnya merupakan tanda – tanda serta salah satu ciri sebagau orang yang mempunyai iman.

  9. Bayu Hermawan berkata

    Cinta memang penuh dengan misteri.Setelah melewati penantian, Mell dan Allent akhinya saling memantapkan hati untuk ke jenjang yang lebih serius. Semua penantian pasti akan menemui ujungnya dan kita harus sabar dalam menanti sesuatu, pada akhirnya waktu hanya memberi kita dua jawaban “kebahagiaan” atau “kesedihan”.

  10. malikul arzak berkata

    kisah cinta yang di jalani orang tuanya dulu tak berujung pernikahan, kini turun kepada anak-anaknya istimewah seperti sudah ada yang mengatur kita lihat part selanjutnya

  11. Dadan handriansyah berkata

    cinta sejati yang di miliki orangtuanya dulu namun mereka tidak bisa bersatu akhirnya terjadi dan disatukan oleh anaknya masing masing.. kerennnnn seperti sudah dia atur dalam jalanya . kita lihat di part selanjutnya bagaimana proses pernikahan Allent dengan Mell…..

  12. Putri Alfaniyah berkata

    Penantian berharga, mereka sudah menanti lama hal ini terjadi, mell dan allent dua sejoli yang sama-sama saling mencintai. Memang jodoh itu misteri, hanya Allah yang tau. Yakinlah bahwa segala sesuatu yang akan kita lakukan memang ada risikonya. Begitu juga ketika kita memantapkan hati untuk lebih serius ke jenjang pernikahan.

  13. Nurmila Herdianty T. IPS/1A berkata

    Assalamualaikum…
    Menurut saya dalam part ini adalah momen dimana seseorang memantapkan hatinya untuk berlabuh ke jenjang yang lebih serius dengan seseorang yang dicintainya dan mereka pun harus memikirkan bagaimana kehidupan nanti yang akan mereka hadapi secara bersama. Oleh karena itu mereka harus benar-benar dan sungguh-sunggu memantapkan hatinya agar tidak ada salah dalam memutuskan hal tersebut. Karena dalam membangun hubungan tersebut tidak mudah harus ada perjuangan bersama untuk mencari kebahagian bersama kedepannya.
    Terimakasih

  14. ELOK ALFAIN LUTHFIE berkata

    Cinta yang telah lama mereka rasakan ternyata merekapyn bisa bersatu dan kedua orangtua mereka pun setuju, dan apabila kita sudah merasa yakin dan mantap dengan pilihan kita untuk apa berlama lama karena dalam islam sendiri dilarang berkholwat (berduan) bila bukan mahrom, allent dan mell ini adalah pasangan yang serasi keduanya sama sama setia dan yakin dengan pilihan mereka sendiri.

  15. Elin Yulianingsih berkata

    Dalam islam jika memang sudah merasa nyaman dengan seseorang dan jika memang sudah siap akan lebih baik jika segera di langsungkan ke jenjang yang lebih dari hanya sekedar yaiti khitbah/lamaran untuk meresmikan sebuah hubungan sepasang manusia sebelum melangkah ke jenjang pernikahan.

  16. Mukhammad Hasanudin berkata

    Dan Allah lah yang paling tahu tentang kebutuhan kita, kebutuhan untuk menjadikan kita manusia lebih baik, kebutuhan untuk menjadikan kita sangat lebih baik dari pada hari ini.Dan kebijaksanaan Allah tersebut hanya dapat dipahami oleh para jiwa- jiwa yang ikhlas,hati- hati yang lembut, dan para hamba yang mau belajar dan mempelajari hikmah kehidupan.
    dan kita harus bersikap ridho akan memberi nuansa tersendiri di dalam batin kita. Karena sebenarnya penderitaan kita saat menggerutu dan mengutuk itu bukan karena peristiwa jatuhnya bola pada jempol kaki kita. Melainkan karena kita tidak mau menerima kenyataan itu. Sehingga akhirnya kita pun merasakan penderitaan.

  17. Sri Anisah berkata

    Suatu keputusan akan menentukan kehidupan di masa yang akan datang maka daripada itu keputusan harus di pikirkan secara matang matang apa yang akan terjadi ketika mengambil keputusan , dan tentu juga harus meminta ridha kepada Allah swt dan orang tua . Ketika manusia ingin mengambil keputusan apalagi itu tentang takdir yang tak bisa di rubah oleh manusia maka sebaiknya shalat tahajud . Sesuai dengan surah Ath-Thuur/52: 48-49,“Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Rabb-mu, maka sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Rabb-mu ketika kamu bangun berdiri, dan bertasbihlah kepada-Nya pada be-berapa saat di malam hari dan waktu terbenam bintang-bintang(diwaktu fajar)
    Segala sesuatu penantian maka akan adanya penghujung dari penantian itu ntah itu berakhir bahagia atau sebaliknya . Dan di harapkan manusia mampu menerima ketentuan yang Allah swt buat untuk hambanya sebagai jalan hidup yang harus di lewati.

  18. Rifqoh Khasanah berkata

    Inilah part yang menurut saya paling indah, dimana sang ayah memberi nasihat kepada anaknya dengan lantunan bahasa yang sangat indah: cinta itu mengabdi. Mengabdi bukan pada objek yang kamu cintai, tetapi, justru pada rasa yang kamu miliki. Fakta bahwa, terhadap rasa yang kamu miliki itu, kamu tidak mungkin memiliki kesanggupan untuk meninggalkannya, sekalipun sedetik. Dan kamupun akan rela menerimanya, apapun itu, dan sekalipun nanti rambutnya sudah memutih dan kulitnya sudah keriput. Dia akan selalu menjadi dia yang terabadikan dalam hati kamu sebagai sosok mungil sebagaimana kamu menemukannya dalam beberapa bulan ini.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.