Apakah Anda Termasuk Depresi

Apakah Anda Termasuk Depresi
0 330

Makna Depresi. Situs National Geographic Indonesia, 13 Pebruari 2018, 14: 36, menurunkan sebuah tulisan menarik dan eksentrik. Tulisan dimaksud berjudul Gaya Bahasa yang Sering Digunakan Pengidap Depresi. Tema dimaksud, menarik karena menurut penulis, apa yang dirilis itu, justru sering ditemukan dalam lingkup pergaulan sehari-hari. Dalam kasus tertentu, bahkan mungkin sering digunakan juga digunakan kita; lepas dari soal sadar atau tidak!

Depresi adalah menurunnya sikap mental. Dalam English Dictionary Depression diterjemhakan dengan: “A mental state in which you are sad and feel that you can’t enjoy anything. Why? Because your situation is so difficult and unpleasant” [Depresi adalah situasi mental di mana Anda merasa sedih dan merasa bahwa Anda tidak dapat menikmati apapun. Kondisi itu terjadi karena anda menghadapi situasi yang sulit dan tidak menyenangkan]

Manusia yang demikian, pikirannya mudah terkontaminasi oleh hal-hal negative. Hal itu, menurut para psikolog, justru akan mudah diterka melalui bahasa yang didunakan. Apa kondisi anda termasuk yang depresi atau tidak? Tulisan ini penting dibaca untuk mengukur situasi kejiwaan anda. Tulisan ini, isinya sederhana dan sangat mudah untuk dilakukan pengukuran oleh siapapun. Berikut ciri-ciri orang depresi dilihat dari sisi penggunaan bahasa sehari-hari.

Bahasa Manusia Depresi

Dalam rilis dimaksud, setidaknya ada tiga kata kunci untuk melihat apakah seseorang termasuk yang depresi atau tidak! Kata-kata yang terungkap untuk orang depresi, menurut rilis dimaksud adalah: 1). Selalu menggunakan Kata Ganti Pertama; 2). Cenderung mengeluarkan kata-kata yang negatif, dan; 3). Menggunakan bahasa yang absolut. Ketiga Ciri dimaksud, Analisanya menurut saya adalah sebagai berikut:

Selalu Menggunakan Kata Ganti Pertama

Jika anda sering mendengarkan pembicaraan orang yang menggunakan kata saya atau aku, maka, kemungkinannya dia atau anda sendiri sedang depresi. Penggunaan kata dimaksud, secara otomatis akan menghilangkan kata ganti ai???diaai??i?? atau ai???merekaai??i??.Ai?? Misalnya, Aduch malam ini aku kangeen sekali. Atau entah mengapa. aku merasa sangat kesepian. Bahkan jika anda menulis atau berkata, saya merasa pendapat saya ini benar. Mengapa saya merasa tidak memperoleh apa yang aku inginkan.

Kalimat-kalimay di atas, menandakan, bahwa anda kurang memiliki koneksi dengan orang lain. Sangat mungkin anda sedang merasa terisolasi dari masyarakat, atau bahkan mungkin sedang merasa jauh dari kawan sendiri. Mereka yang berkata seperti kalimat di atas, cenderung lebih fokus pada pikiran dirinya sendiri, dengan mengabaikan kemungkinan orang lain di sekitarnya. Menurut para psikolog, inlah indikator depresi yang paling bisa diandalkan.

Cenderung Menggunakan kata-kata Negatif

Pengidap depresi, juga sering menggunakan kalimat atau bahkan kata yang cenderung bernada negatif.Ai?? Misalnya, meluapkan kalimat yang mengarah ke perimbangan-pertimbangan emosi negatif. Sebut misalnya, ai???menyedihkanai??i?? dan ai???kesepianai??i?? atau apalagi jika merasa ketakutan. Inilah perasaan yang dialami orang-orang depresi.

Selalu Menggunakan Bahasa absolut

Menurut para peneliti, saat depresi, kita cenderung menggunakan bahasa absolut. Artinya, kata yang kita ucapkan bermakna sepenuhnya atau tidak sama sekali. mental biasanya menggunakan kata ai???selaluai??i??, ai???sepenuhnyaai??i??, ai???selengkapnyaai??i??, ai???tidak sama sekaliai??i??, dan ai???tidak pernahai??i??. Ini mengarah pada kurangnya perspektif. Team Admin

Komentar
Memuat...