Apakah Kamu Pendengar Yang Baik ?

2 17

(Pendengar Yang Baik) – Kesempatan bagi kita untuk tidak 100 persen menyimak semakin lama rasanya menjadi semakin besar. Adanya perangkat elektronik seperti smartphone dan komputer tablet sangat menarik perhatian kita. Karena kayanya informasi bisa didapat, tanpa kita perlu berpindah tempat.

Begitu kuatnya daya tarik ini sehingga kita sering kali mengabaikan individu lain yang saat itu sedang duduk bersama kita. Padahal, kita semua sama-sama sadar bahwa tidak cukup hanya membaca, meriset atau mendapat pengetahuan dari sumber yang saat ini sedang populer-populernya, yaitu Big Data, untuk mempelajari sesuatu secara tuntas. Dibutuhkan adanya interaksi yang intensif mengenai materi tertentu. Bahkan, kegiatan menyimak ini harus menangkap bukan saja apa yang diungkapkan secara verbal, tetapi juga yang terungkap melalui bahasa tubuh, mimik dan isyarat menjadi sangat penting.

Kegiatan brainstorming juga secara signifikan dapat menumbuhkan ide ide baru yang tadinya belum ada di big data mana pun juga, yang baru muncul karena proses diskusi, saling beragumen, saling mendengar, dan memperhatikan concern-concern dari pihak-pihak yang terlibat.

 

Mendengar: Mencari Kesempatan

Banyak orang beranggapan bahwa mendengar adalah bagian kecil dari komunikasi. Kita banyak sekali mendapatkan kursus berbicara di depan umum, komunikasi bisnis, negoisasi, dan lainnya. Sementara, hampir tidak pernah ada kursus untuk mempertajam kegiatan mendengar. Karena kurangnya keterampilan mendengar ini kadang sulit diukur dan diraga.

Ada invidu yang begitu sibuknya dengan diri sendiri sehingga tidak sadar bahwa ia tidak mendengar dengan tuntas. Ada yang mendengar hanya hal-hal yang sesuai, dengan pendapatnya untuk membuktikam kebenaran dirinya. Mungkin kita pernah benar, tetapi sekarang ini kita tetap perlu mendapat masukan karena kebenaran yang kita pegang bisa saja perlu diperbaiki.

Menjadi seorang pendengar yang baik bukan sesuatu yang mustahil. Siapapun dapat mengasah keterampilan mendengar mereka. Ada ungkapan, “Mendengar adalah suatu proses yang aktif. Bukan berarti hanya duduk diam serta melotot menatap seseorang.” Belajar keterampilan mendengarkan dengan baik dapat menolong Anda meningkatkan hubungan Anda, memahami orang lain lebih baik, serta meraih sukses lebih besar dalam pekerjaan dan kehidupan.

(Pendengar Yang Baik)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

  1. cahyaning istiqomah berkata

    cahyaning istiqomah
    1415104020
    tadris ipsA3
    menjadi pendengar yang baik memperhatikan dan menghargai orang saat berbicara memberi masukan yang baik dalam bersosialisasi tentu manusia akan berbicara dan mendengar tapi belum tentu menjadi pendengar yang baik ??? karena itu semua memerlukan perlakuan khusus dari diri sendiri untuk dapat menjadi pendengar yang baik

  2. BETTY NOVITA SARI berkata

    Nama; BETTY NOVITA SARI
    T.IPS A SEM 3 IAIN STEKH NURJATI CIREBON JAWA BARAT
    NIM: 1415104018

    Inti dari yang saya baca adalah sudahkan anda jadi pendengar yang baik? cara mendengarkan orang lain(menghargai orang lain) adanya interaksi apabila ada seorang pembicara dengan seorang pendengar. Apabila salah satu nya tidak mendukung maka proses interaksi tidak berjalan dengan baik. Kedua nya saling memiliki timbal balik. Dengarkan seseorang yang berbicara didepan contohnya itu sudah termasuk pendengar yang baik menurutku. Hargai sesama
    Nuhun

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.