Bahasa Menyatukan Raga Hati Jiwa dan Cinta

0 297

Ini bukan tentang hati yang sedang berbunga atau kasmaran, apalagi tentang puber yang entah puber pertama atau kedua. Ini tentang renungan, betapa bahasa begitu penting. Bahasa dengan berbagai ragamnya, bahasa yang berbeda dengan setiap latarnya. Ragam bahasa yang dipengaruhi latar pendidikan perorangannya, dipengaruhi geografis, diungkapan dengan berbagai maksud dan bentuk. Bahasa yang tepat dan indah dapat membuat suasana lebih baik dan begitu sebaliknya. Lalu mengapa bahasa menyatukan raga hati jiwa dan cinta?

Ini bukan hanya tentang hati yang sedang bahagia atau kekaguman pada siapa, sehingga setiap kata atau bahasa yang didengar terasa indah, mungkin juga diksi yang digunakan berkat kemampuan kecerdasan linguistik yang dimiliki pengguna bahasa dan kata, tapi itulah bahasa. Mampu mempengaruhi pikiran, mood, dan keputusan.

Bahasa dapat berupan lisan, tulisan, bahkan bahasa tubuh memiliki fungsi untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan mengidentifikasi. Bahasa bisa mewakili segala perasaan yang ingin disampaikan, bahasa lisan disampaikan dengan kata-kata dengan media seluruh organ alat ucap, tulisan disampaikan dengan kata-kata dan alat tulis, dan bahasa tubuh diampakan dengan organ tubuh baik mimik, gerakan anggota tubuh lain serta sorot atau tatap mata.

Bahasa Digunakan Sebagai Pelayan Berbagai Ilmu

Sebagai suatu kemampuan sistem bertutur dengan tanda baik itu gerakan atau kata, bahasa dapat disandikan dengan stimulus audio, visual, dan taktil. Struktur bahasa yang kompleks dan unik memiliki kekayaan berupa produktifitas, rekursif, dan pergeseran, bahasa bergantung pada proses pembelajaran dan konvensi sosial. Kemungkina-kemungkinan yang muncul dari sebuah bahasa begitu luas sehingga bahasa digunakan sebagai “pelayan” berbagai ilmu seiring berkembangnya otak manusia.

Bahasa merupakan kemampuan mental untuk dapat melakukan perilaku linguistik sehingga tercapai suatu makna. Secara arbiter diatur oleh aturan-aturan yang menghubungkan suatu sandi/simbol tertentu dengan makna tertentu. Suatu kasus penggunaan bahasa dengan diksi yang indah pada lagu-lagu yang sering kita dengan, bukankah membawa makna-makna tertentu sehingga kita terbawa baik perasaan maupun pikiran.

Penggunaan bahasa yang tepat menjadikan sebuah lagu begitu menyentuh perasaan, contoh pada lagu:

“Wahai angin pengembara
Terbangkan tirai penghalang di hatinya
Agar merasakan getarannya jiwa
Wahai burung duta suara
Dendangkan lagu untuknya tentang cinta
Agar hirau akan hatiku yang lara”

Atau pada lagu:

“Aku tak perlu bahasa apapun
Untuk mengungkap aku cinta kamu
Aku tak pernah beristirahat
Untuk mencintai kamu sesuai janjiku
Promise”

Betapa indah dan berkesan setiap kata yang disampaikan, sekali lagi bikan karena sedang kasmaran atau sejenisnya. Apalagi jika bahasa yang baik menjadi bagian yang mengiringi kehidupan manusia, pengaruh bahasa akan membentuk kepribadian seseorang.

Oleh : Intan Nurazizah

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.