Makna dan Pesona di Balik Warna Merah

0 51

Makna dan Pesona di Balik Warna Merah. Beberapa diantara kita menyukai warna merah yang satu ini. Sebagian perempuan terkadang merasa lebih percaya diri dengan menggunakan warna baju atau asesoris berwarna merah. Tidak sedikit pula mood kita berubah ketika melihat warna ini, semakin semangat dan merasa segar contohnya. Merah menjadi lambang dalam berbagai hal, lambang cinta lebih didominasi dengan warna ini juga dan lambang kecantikan juga menggunakan warna ini pula.

Warna merah adalah warna yang ditangkap mata manusia di frekuensi paling rendah dengan panjang gelombang menjangkau 630-760 nm. Menurut teori Brewster warna tersebut termsuk warna primer additif yaitu warna-warna dasar yang membentuk warna-warna lain. warna primer additif terdiri dari warna merah, kuning dan biru. Warna-warna tersebut merupakan respon fisiologi mata terhadap cahaya. Cahaya sendiri adalah spektrum berkesinambungan dari panjang gelombang. Terdapat jumlah warna tak terhingga dari spektrum tersebut hanya saja keterbatasan mata manusia dalam menerima gelombang cahaya tertentu yang disebut sebagai trichromat yang berada pada retina.

Warna merah dalam darah disebabkan hemoglobin yang terkandung didalamnya. Merah juga merupakan warna yang pertama kali diserap oleh air laut. Selain itu, warna merah banyak menarik orang, warna merah juga dapat mempengaruhi psikologi. Sekitar 150 negara menggunakan warna merah pada bendera kebangsaannya.

Makna Tujuan yang Beragam

Merah adalah warna api, mentari pagi, memberi kesan kehangatan, bahagia, keberanian, semangat, kekuatan, kegairahan, tanda peringatan, dan berbagai penggunaan warna merah dengan makna tujuan yang beragam. Uniknya warna merah digunakan sebagai bentuk duka cita hanya di Afrika Selatan. Beberapa peneliti mengemukakan detak jantung berdetak lebih kencang ketika mata menatap yang merah.  Banyak kalangan Psikologis mengatakan warna ini disebut sebagai warna yang menunjukkan agresifitas dalam percintaan.

Melihat dari sisi agama, agama tidak melarang atau menganjurkan satu warna apapun secara esklusif, semua warna diperbolehkan untuk digunakan. Menggunakan warna baju yang biasa digunakan oleh Nabi pun tidak menjadi indikator berlipatgandanya suatu ibadah, karena ibdah tetap ditentukan oleh niat yang ikhlas dan keistiqomahan dalam menjalankannya. Begitupun dengan relasi dengan manusia, tidak setiap warna yang menarik digunakan dalam berbusana menjamin kelanggengan suatu hubungan.***Intan Nurazizah Islami


Tentanag Penulis :

intan-nurazizah-islamiIntan Nurazizah Islami atau yang lebih dikenal dengan nama Mozza. Lahir di Kabupaten Ciamis,  21 Oktober 1993. Anak pertama dari dua bersaudara dari pasangan  Imas Nuraeni dan Endin Nurdin. Sosok periang ini sangat mudah bergaul, mudah kenal dengan orang baru, Setelah lulus kuliah 2015, kini ia bekerja di bagian Biro Perbankan PT. Nusa Indah Pratama yang bergerak pada bisnis properti. Karena Menulis sudah menjadi Hoby, ditengah kesibukannya pun tetap Aktif menulis di Lyceum Indonesia

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.