Inspirasi Tanpa Batas

Bandung Kota Buku Perwujudan Konsep Desentralisasi Budaya Baca Ala Ridwan Kamil

0 44

Walikota Bandung Ridwan Kamil memang tidak habis-habisnya terus berinovasi, mengusung target membawa kota bandung sebagai kota juara memang mualai terlihat hasilnya. Hal itu dapat kita lihat  Dengan banyaknya penghargaan yang di terima kota Bandung di bawah kepemimpinnya. Di pertengahan akhir jabatan beliau, Satu lagi target yang nampaknya akan terealisasi yaitu Bandung Kota Buku. Nah bagaiman ini bisa terwujud, Yuk kita tilik Konsep desentralisasi ala Ridwan Kamil menuju Bandung Kota Buku 2017 sebagai berikut:

Pemerintah Kota Bandung Kerjasama Dengan Swasta Mewujudkan Bandung Kota Buku

Dalam Merealisasikan tujuanya tersebut Walikota Bandung tidak sendiri, kelihaiannya Ridwan kamil merangkul komunitas dan menarik investor membuat Bandung selangkah di depan di banding kota lainya. Ini dapat kita lihat dengan terbentuknya komunistMiclib merupakan bentuk kerjasama dari Pusat Sumber Belajar (PSB), Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa, SHAU Architecture dan Urbanism, Dompet Dhuafa Jawa Baray dan Pemerintah Kota Bandung.

Bandung Memiliki Perpustakaan Nyaman dan Unik Yang Mampu Menarik Minat Baca

Wujud dari Kerjasama Pemerintah kota dan Swasta  salah satunya yaitu perpustakaan unik yang ada di Bandung bernama Micro Library. Perpustakaan Mini ini berdiri atas swadaya masyarakat yang diprakarsai pemerintah daerah. Dindingnya yang unik terbuat dari limbah es krim yang telah dikumpulkan oleh warga. Dengan bantuan dompet dhuafa dan dua arsitek asing, yakni Daliana dan Florian Heinselmann dari Shau Architecture dari Belanda, jadilah sebuah perpustakaan mungil, namun unik.

Pembangunan perpustakaan dari limbah plastik bekas es krim yang berdiri diatas tanah seluas 100 meter persegi itu dibangun dalam waktu 3 bulan. Bangunan ini memiliki 2 lantai, lantai atas difungsikan untuk ruang perpustakaan serta di bagian bawah difungsikan sebagai ruang serbaguna. Bukan hanya itu pemerintah kota Bandung juga sedang membangun gedung perpustakaan yang modern, yang nantinya menjadi pusat Buku di kota Bandung.

Menggalakan Taman Baca Bentuk Perpaduan Sederhana Bisnis dan Pendidikan

Jika kita Ingin mencari aneka buku-buku langka atau Buku lama bahkan Atau buku asing, Bandung dengan kreatifitas warganya mampu mewujudkan itu. Ada Banyak taman Baca di kota bandung, dari yang la hingga yang baru. Taman Baca seperti Zoe Corner, Kineriku, tobucil & KLABS, Potluck, Haven Books and Magazine Store, Reading Lights dan yang terbesar Pitimoss. semua taman baca ini perpaduan antara cafe dan bookstore yang berupa bisnis menengah dengan membuka Taman baca gratis. Sepertinya anjuran cafe memiliki Perpustakaan dari walikota Nampak terlihat dengan sederet cafe yang sudah ada tersebut.

Kota Bandung Hadirkan Gerobak Baca Untuk Kalangan Menengah Kebawah

Ada yang unik juga dalam Konsep Desentralisasi menuju kota Bandung sebagai Kota Buku, Ya Gerobak Baca yang kini sangat hit dibicarakan di Bandung. Peluncurannya diresmikan langsung oleh walikota Bandung ridwan Kamil, Gerobak baca ini harapanya mampu menarik minat baca masyarakat bandung yang menengah ke bawah. gerobak baca ini ada di tiap kelurahan dan di kelola oleh karang taruna masing-masing wilayah.

Tiap Keluranhan Kota Bandung Memiliki Satu Taman Baca Dan Perpustakaan

Saat ini ada Puluhan Taman Baca gratis di kota Bandung. Dan jika rencana pemerintah kota Bandung terwujud dengan mendirikan Taman baca di tiap kelurahan satu, maka bukan tidak mungkin konsep Perpustakaan Bukan hanya Untuk Kalangan Pelajar Saja akan tercapai dengan 115 kelurahan yang ada di Bandung. Meiliki ruang terbuka baru dengan tema pendidikan akan menjadi ciri khas lain kota ini. Dan jalan Bandung Menjadi Ibu Kota Buku di 2017 akan tercapai.

Kendaraan Umum Dianjurkan Memiliki Buku Bacaan Untuk Penumpang

Tiap sudut kota bandung sepertinya tidak lepas dari buku. Bayangkan saja, di Kota Bandung ini kendaraan Umum pun ada Bukunya, keren Kan? Penumpang bisa membaca sambil menunggu sampai di tempat tujuan, wah makin pinter-pinter aja kayaknya warga bandung.

Pemerintah Kota Bandung Gencar Mengembalikan Arsip Nasional dan arsip kota Bandung yang Berada di Luar Negri

Satu lagi cara desentralisasi Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.  Yaitu Mengembalikan Arsip nasional dan arsip kota Bandung yang berada di luar negri. Salah satunya Melalui kunjungan ke kerja ke negeri kincir angin Belanda 25 Oktober 2016. Tujuannya adalah mencari sisa peninggalan sejarah Kota Bandung yang diboyong pihak Belanda pada masa penjajahan dan rencana mengembalikannya ke kota bandung.

Pihak Kota Bandung telah bernegosiasi dengan salah satu museum rakyat di Belanda terkait pemulangan dan pengelolaan museum. Benda yang diboyong di Belanda nantinya akan disimpan di museum sejarah Bandung yang masih dalam tahap pembangunan. ada sekitar 15.000 dokumen tentang Bandung di belanda saja, belum di luar belanda. MoU dengan pihak Belanda nampaknya terwujud dan jika itu terealisasi maka ini prestasi besar untuk walikota Bandung,

Dengan sederet cara tersebut, Bandung Kota Buku memang layak kita sematkan. Dan ini adalah Perwujudan Budaya Baca warga Kota Bandung yang terus meningkat. Dengan Konsep Desentralisasi yang di usung Walikota Bandung Ridwan Kamil. Cara apik dan cerdas tersebut, semoga Kota Bandung Jadi Ibu Kota Buku Dunia. [aL]

Komentar
Memuat...