Belajar Cinta Dari Kisah Ridwan Kamil dan Atalia Praratya

0 1.783

Siapa yang tak mengenal pasangan Ridwan Kamil dan Atalia Praratya? Tentu warga Kota Bandung sering menyebut pasngan ini pasangan yang sangat romantis. Tak ayal kadang orang-orang iri akan kemesraan dan romantisme yang mereka pamerkan. Kemesraan dan romantisme yang mereka pamerkan tersebut juga dikenal oleh masyarakat di luar bandung.

Ridwan kamil salah satu pemimpin daerah yang dikenal kreatif membangun daerah pimpinannya. Pria yang kerap disapa Kang Emil ini, juga sebagai sosok pribadi yang hangat dan sering menjalin komunikasi dengan rakyatnya, terutama melalui akun media sosial yang beliau miliki. Dan tak jarng Kang Emil juga mengunggah foto kemesraannya dengan sang istri, Atalia Praratya.

Namun di balik itu banyak hal menarik dari Kang Emil dan ‘Si Cinta’, panggilan Atalia yang bisa kita pelajari. Terutama caption atau keterangan pada foto yang kerap mengundang gelak tawa dan inspirasi dalam mejalin sebuah batera rumah tangga.

Jatuh Cinta dari Ketidak Sengajaan itu Baik, Namun Berlapang Hatilah Menerima Pria Singel

Siapa yang menyangka kisah cinta  keduanya berawal dari ketidaksengajaan. Benih cinta itu muncul saat bertemu Atalia di sebuah pameran pada Tahun 1994 yang berlangsung di Bandung. Sejak saat itu, Kang Emil semakin giat mengejar Atalia.

Tips yang Kang Emil kasih buat yang kini sedang menunggu jodohnya. Berlapang hatilah menerima kedatangan pria single, sholeh, baik, meski sederhana asal tetap berpenghasilan (gak mesti berpenghasilan tetap), dan berjuanglah bersamanya membangun keluarga bahagia (sakinah mawadah warahmah)

Cowok Yang Serious dalam Hubungannya Itu Pasti Membuat Pasangannya Yakin

Dua tahun berselang sejak pertemuannya dengan Atalia, atau tepatnya 7 Desember 1996, Kang Emil memberanikan diri melamar Atalia. Saat itu, Kang Emil masih berusia 25 tahun, sementara Atalia masih berumur 23 tahun. Kang Emil yang belum memiliki karir bagus itu, berani mengambil keputusan ini. Memang benar bahwa Cowok Yang Serious dalam menjalani hubungan itu ia Pasti Membuat Pasangannya Yakin.

Memahami Potensi Pasangan Itu Penting

siapa yang menyangka Kang Emil muda mampu menaklukan gadis secantik teh Lia (sapaan akrab Atalia Praratya). Ko Teh Lia mau yah? padahal saat masih muda Kang Emil  kurus dan item kan? heheh.. Jawabanya sangat sederhana “Teh Atalia Praratya itu cerdas beliau tau potensi kang Emil di masa yang akan datang” dari keseriousan yang dibangun Kang Emil dalam menjalin hubungan, dan bakat yang dimilikinya membuat Teh Lia yakin Kang emil Punya masa depan yang cerah, dan itu terbukti.

Kenapa ini Penting?  Karena mencintai itu tidak serta merta melihat kondisi pasangan kita saat ini, seberapa cinta, dan seberapa cantik atau gantengkah pasangan kita. Kekayaan bisa di cari namun, Potensi jauh lebih penting lagi. Kita harus tau potensi apa yang bisa membuat kita yakin menjalani hidup bersama dengan si dia. Ingat, Suport pasangan sangat diperlukan,.

Berani Mengambil Resiko dan Mau Berjuang Bersama

Seperti yang di kutip dari wawancara Majalah Nova Berikut :

Usai menikah, Kang Emil tinggal bersama mertuanya. Setahun kemudian, Sang istri diboyong pindah ke Amerika Serikat. Sesampainya di sana saya bekerja sambil mencoba meneruskan pendidikan S2 di University of California, Berkeley, mengambil Master of Urban Design dari tahun 1999-2001.

Tak mudah buat Beliau menjalani kehidupan rumah tangga selama berada negeri orang. Cobaan silih berganti menghampiri.

Saya dipecat dari kantor padahal bukan karena kesalahan saya. Namun, pihak kantor yang lupa memperpanjang visa saya. Setelah resmi menjadi seorang pengangguran, saya mencoba untuk bekerja serabutan asal kehidupan rumah tangga tetap terjaga.

Yang paling menyedihkan, saat itu saya menjadi orang miskin kota dan luntang-lantung membawa istri yang tengah mengandung 8 bulan di negeri orang tanpa sebuah pekerjaan. Akhirnya, anak pertama kami lahir di New York pada 25 Juni 1999 di sebuah rumah sakit yang gratis untuk masyarakat miskin. Sedih, tapi itulah tantangan hidup yang harus saya jalani.

Namun ternyata keadaanlah yang mendewasakan dan memotivasi  pasangan ini untuk memiliki sebuah cita-cita mulia. Istri kang emil tetap setia, bahwa kang emil tetap sosok yang tabah dan mau berusaha. walapun dalam kondisi tersulit sekalipun teh Lia tidak memutuskan minta pulang, tetap menemani suami tercinta.

Saya percaya di mana ada kemauan pasti ada jalan yang terbuka. Pelan-pelan kondisi saya mulai membaik. Saya kembali bekerja di San Fransisco selama 2 tahun. Kemudian saya pindah ke Hong Kong selama 2 tahun hingga akhirnya memutuskan kembali ke tanah air.

Sebelumnya, posisi saya sudah berada di level manajer tapi saya berpikir tetap saja bekerja sama orang. Keputusan pulang ke Indonesia saya rasa sangat tepat. Sesampainya di Indonesia, saya merasa bisa berbagi dengan banyak orang. Saya memiliki sebuah prinsip hidup yaitu hidup adalah berbagi. Jadi saya memang senang untuk berbagi, termasuk saat ini membagikan waktu saya untuk sebuah upaya memajukan kota Bandung.

Saling Percaya dan Saling Suport

Saat Kang Emil memutuskan maju sebagai wali kota Bandung pada 2013, Atalia sebagai istri  tetap suport beliau, walaupun tau jika terpilih nantinya kang Emil akan semakin sibuk. Dan setelah Kang Emil terpilih sebagai Walikota Dia mengaku menjadi istri seorang pejabat negara tidak mudah, susah senang, sedih bahagia, tawa tangis bisa hadir silih berganti dalam hitungan jam.

Tidak mudah, karena perhatian bukan hanya bagi keluarga sendiri. Tapi juga bagi banyak keluarga lain. Ketika mereka gundah… Di situ saya pun gundah. Tapi, ketika mereka bahagia… di situ pun saya bahagia,” tulis Atalia melalui situs pribadinya. (dikutip merdeka.com)

Nah Awal 2016 kemarin, saat nama Ridwan Kamil disebut-sebut bakal maju sebagai Gubernur DKI Jakarta, dengan tegas Kang Emil menolaknya. Mendengar pilihan suaminya tersebut, Teh Atalia mengaku bersyukur.“Saya bersyukur, karena Kang Emil orang yang mau mendengarkan. Mendengarkan saya, anak-anak, ibunda dan warga,” 

Dari kisah cinta dan perjalanan bahtera rumahtangga beliau ini, tentu masih banyak yang belum terungkap namun yang pasti Cinta memang tidak bisa lepas dari Kepercayaan dan Keyakinan. [aL/dari berbagai sumber]

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.