Take a fresh look at your lifestyle.

Berdo’a di Jabal Qubais| Mencari Tuhan di Kaki Ka’bah Part- 27

36 91

Berdo’a di Jabal Qubais. Waktu berjalan terasa pelan. 10 hari lagi tinggal di Kota Mekkah. Kepulangan jama’ah ke tanah air, menjadi waktu menarik untuk diperhatikan. Setelah kurang lebih 15 hari pasca pelaksanaan ibadah haji, jama’ah masih bertumpuk di Maktab yang disediakan Kementerian Agama RI. Tampak di wajah jama’ah, muka-muka jenuh. Daging kurban baik sapi, kambing ataupun Unta, berjejer di setiap lorong yang biasanya dipakai untuk menjemur pakaian. Diganti dengan jemuran daging untuk “dikere”.

Kondisi Kota Mekkah sendiri, meski tak sepadat seperti akan pelaksanaan ibadah haji, tetapi, tidak dipungkiri kalau Mekkah masih demikian padat. Mobil-mobil bus mewah yang biasanya ditumpangi jama’ah asal negara Iran, Irak, Quwait dan beberapa negara tetangga Arab, mulai pada kosong. Suara klakson yang biasanya tidak pernah berhenti menyala, saat itu mulai reda.

Di Maktab jama’ah, berbagai tumpukan tas yang terdiri dari air zam-zam dan pakaian bekas pelaksanaan haji sudah diikatkan ke dalam tas-tas besar. Kebanyakaan jama’ah hanya menyisakan sedikit pakaian untuk keperluan sehari-hari sebelum mereka pada akhirnya pulang. Di wajah jama’ah sudah mulai tampak bukan hanya sekedar rasa lelah, tetapi, juga rasa jenuh yang membara.

Akhirnya, banyak di antara jama’ah yang menghabiskan waktu untuk melaksanakan umrah. Hal ini tentu berlaku bagi jama’ah yang masih memiliki tenaga. Tetapi, tidak sedikit di antara jema’ah justru yang kerjaannya hanya berbelanja.  Mereka menghabiskan uangnya atau meminta kiriman tambahan dari kampung halamannya untuk kepentingan belanja dimaksud.

Antrean di berbagai toko pakaian, sandal dan sepatu, karpet, permadani, sajadah, tasbih dan bahkan emas dipenuhi orang Indonesia. Dari mulai pagi sampai sore, banyak jama’ah Indonesia hanya menghabiskan waktunya di toko-toko dimaksud. Aku kata Crhonos …. tidak dapat membayangkan berapa milyar real uang yang dihabiskan bangsa Indonesia di tanah paling suci ini. Inilah yang menyebabkan Arab pasti selalu tumbuh menjadi negeri kaya di dunia.

Hal lain yang menarik perhatian adalah, sosok hujaj secara asli sudah mulai tampak. Mereka yang biasanya gampang marah, tampak juga gampang marah. Mereka yang terbiasa suka marah-marahan sama istri atau suaminya, tampak suasana kemarahan di antara mereka terjadi. Inilah pemandangan menarik, saat hari-hari menunggu kepulangan itu terjadi.

Datang ke Jabal Abi Qubais

Dalam suasana yang dipenuhi semangat spiritual, Crhonos justru mengajak Vetra, istrinya, mengunjungi bukit yang pernah digunakan Ibrahim memanggil manusia untuk melaksanakan haji. Panggilan ini berlaku ketika Ibrahim dan Ismail selesai membangun Ka’bah. Ia berdiri di sebuah bukit yang hari ini akan kita kunjungi. Meski banyak di antara ahli tafsir yang mengatakannya berada di bukit shafa dan maqam Ibrahim.

Namun dalam periwayatan yang masyhur, ajakan itu dilantunkan di jabal Qubais. Hal ini dapat dilihat dari salah satu periwayatan, di mana bukit Abi Qubais, Ibrahim pernah  memanggil manusia untuk melaksanakan ibadah haji. Hal ini sebagaimana terekam dalam al Qur’an surat al Hajj [22]: 27 yang artinya: Dan serulah manusia untuk berhaji, mereka datang dengan berjalan kaki, dan sebagian lagi menunggang unta, mereka datang dari tempat yang jauh”

Setelah sampai di gunung Abi Qubais itu, ia berkata kepada Vetra: “Hai … Vetra tahukah anda, bahwa bukit ini pernah menjadi saksi di mana Allah memerintahkan Ibrahim untuk memanggil manusia melaksanakan ibadah haji. Hanya ia bingung, bagaimana caranya. Ia mengatakan: ” Ya Allah ya Tuhanku, bagaimana aku dapat menyerukan sesuatu, sementara suara-ku tidak mungkin dapat didengar mereka yang sangat jauh?” Allah mengatakan: “Serukan saja, Kami yang akan menyampaikannya”.

Akhirnya Ibrahim menyeru seluruh umat manusia dalam kalimat: “Wahai seluruh manusia, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan baitullah, maka tunaikanlah ibadah haji”. Setelah itu, Bukit Qubais tunduk dan menyebarkan seruan Ibrahim hingga ke seluruh manusia yang mendengarnya. Mereka [manusia yang medengarnya] menjawab: “Labbaik allahumma labbaik” (Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah.. Aku penuhi panggilanMu)

Sesampainya ke bukit Abi Qubais, ternyata bukit itu sudah hampir rata. Ia digunakan untuk memperlebar Masjid al Haram.  Tetapi, setelah Crhonos bertanya ke sana kemari, tentang posisi bukit dimaksud, dan ia yakin bahwa yang dimaksud bukit tersebut berada di tempat tertentu, ia berkata: Hai Vetra, jika Ibrahim pernah memanggil seluruh umat manusia untuk melaksanakan ibadah haji, maka, mari kita menyeru di sini, untuk memanggil seluruh keturunan kita agar mereka berkenan tetap menjaga titah Tuhan.

Do’aku Akhirnya Terlantun

Di Jabal Abi Qubais dalam keyakinan Crhonos setelah berbagai pertanyaan kepada hujjaj lain, ternyata berada di Sebelah Timur Hajar Aswad. Jika kita berdiri di membelakangi hajar aswad, maka, pandangan kita akan tertuju kepada sebuah istana megah bernama Istana Shafa. Mengapa Crhonos begitu bersemangat ingin melantunkan do’a di bukit ini? Ternyata, ia membaca berbagai literatur yang menyebutkan bahwa salah satu mukjizat Rasulallah, yakni membelah bulan, terjadi di gunung ini.

Saat berdiri di bukit yang ketinggiaannya mencapai 450 meter itu, Kafir Quraisy meminta kepada Nabi Muhammad untuk membuktikan kenabiannya  dengan cara membelah bulan. Maka, rasul-pun berdiri dan berdo’a. Dengan kekuasaan Allah, Rasul berhasil membelah bulan menjadi dua belahan dengan tunjukan jarinya. Inilah peristiwa besar sekaligus hebat yang telah disaksikan kaum musyrikin Makkah. Belahan bulan itu sendiri berada di atas Jabal Qubais, dan belahan lainnya bergerak menuju Jabal Qaiu’an atau Qu’aiqu’an yang terletak berhadapan dengan bukit Marwa.

Crhonos berkata kepada Vetra, Hai inilah gunung yang pernah menjadi saksi atas kejadian-kejadian misterius. Kejadian yang dapat merangsang manusia untuk selalu mencari manuskrip-manuskrip para leluhur manusia yang bukan hanya memuja Tuhan sebagai puncak segala kesemestaan, tetapi, juga memuja manusia sebagai wujud yang harus selalu dibela. Jika gunung ini pernah menjadi saksi akan ketulusan Ibrahim dan Muhammad, maka, setidaknya aku ingin disaksikan gunung ini akan ketulusan kemanusiaanku.

Akhirnya Crhonos mengangkat tangan dan meminta Vetra untuk mengatakan: Aamiiin …. saat dirinya membaca berbagai bacaan berikut ini:

“Ya Allah Dzat yang menjadi petunjuk segenap kebenaran. Saat ini aku berdiri di makam para leluhurku yang suci. Kesucian mereka diakui karena mereka selalu mensucikan-Mu dan mensucikan manusia. Gunung ini telah menjadi saksi kunci akan ketulusan mereka. Hari ini, aku berdiri di sini. Di tempat ini. Tempat yang selalu menunjukkan syi’ar-syi’ar kebesaran-Mu.

Ya Allah Yang Maha Pembuka atas segala hidayah dan kekayaan bathiniyah. Aku bermunajat kepada-Mu dengan seluruh nokhtah dan cita rasaku sebagai hamba-Mu yang lemah. Aku dan istriku serta ibu dan bapak-ku datang ke sini untuk memuja-Mu. Tuhanku satu, yakni diri-Mu yang tak pernah kutemui secara fisis, di manapun termasuk di sini.

Di tempat ini, aku persembahkan seluruh karya ketuhananku kepada-Mu. Jika Kau berkenan dan berhasyrat menjadikanku dan keturunanku sebagai manusia-manusia yang selalu mensucikan-Mu, perkenankanlah seluruh keturunanku dan seluruh saudaraku beserta keturunannya, kupanggil supaya mereka datang ke sini. Rabbana taqabbal minna innaka anta sami’ul alim [Ya Allah terimalah do’a kami, karena sesungguhnya aku sadar, Kaulah wujud yang Maha Mendengar].

Dengan linangan air mata, Crhonos mencucurkan air mata. Istrinya mengatakan Amiin … lalu ia menoleh dan mengajak istrinya, Vetra bergerak menuju altar Ka’bah. Tak ada keindahan, kecuali ia merasa benar-benar berada di sekitar kebesaran Tuhan. By. Charly Siera –bersambung—

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

  1. Lenny Erdiani Choerun Nissa berkata

    Jabal qubais adalah tempat yang menjadi saksi perjuangan nabi ibrahim dan nabi muhammad dalam menegakan agama islam. Di tempat inilah choronos memanjatkan do’a do’a nya kepada Allah SWT, agar dirinya beserta keturunan nya, menjadi manusia yang selalu mensucikan Allah SWT, dan mengijinkan seluruh keturunan nya agar datang ke jabal qubais.

  2. Rif'atul Ula berkata

    Permohonan yang disampaikan untuk Allah dengan hati penuh pengharapan dan ikhlas adalah kunci untuk mendekat kepa syda-Nya. Menapak tilas Di Jabal Qubais sebagai bentuk syukur dan kesempatan untuk merasakan perjuangan yang dilakukan para leluhur Kita. Dan semoga pengamalan perjuangan yang dilakukan para leluhur terdahulu dan pat,terulang kembali oleh generasi Kita. Penerus bangsa.

  3. Siti Hayyun berkata

    di jabal Qubais ini chronos memanjatkan do’a kepada Allah dan menyerukan saudara dan keturunanya agar bisa melaksanakan ibadah haji seperti seruan nabi Ibrahim. choronos begitu sangat khusu memanjatkan do’a di jabal qubais ini, bukit yang memiliki nilai spiritual sendiri menjadikan chronos semakin bertakwa dan bertawakal kepada Allah

  4. fajar maulana berkata

    Pada part 27 ini begitu terlihat betqpa sungguh sungguhnya chronos beserta keluarganya dalam perjalanan spiritual, bagaimana tidak jama’ah yang lain mungkin sudah merasa bosan di sana sedangkan chronos beserta keluarganya malah mengunjungin tempat-tempat bersejarah dan tempat itu adalah temapt nabi Ibrahim menyuruh umatnya untuk berhaji. Lalu chronos berdoa meminta kebaikan kepada Allah dan berurai air mata.

  5. Siti Hamidah Tadris IPS A / 1 berkata

    Pada part 27 ini , Untuk mengisi waktu luangnya, berbeda dengan yang lainnya yang asik berbelanja kebutuhan pribadinya. Chronos justru mengajak istrinya, mengunjungi bukit yang pernah digunakan nabi Ibrahim untuk memanggil kaum muslimin untuk melaksanakan haji.

  6. Elok Firdausiana berkata

    Pada part 27 ini selanjutnya jabal qubaisy yang akan disinggahi Chornos dengan mengajak istrinya untuk berkunjung ke bukit ini, karena jabal qubaisy ini merupakan tempat dimana nabi ibrahim dan nabi muhammad pernah kejadian2 yang spiritual, dan tujuan Chornos beserta istrinya berkunjung ke jabal qubaisy ini untuk melantunkan do’a di bukit ini.
    Dibagian part 27 ini juga ada sebuah kalimat yang dapat menginspirasi kita semua yaitu “tak ada keindahan, kecuali ia merasa benar-benar berada di sekitar kebesaran Tuhan”

  7. Dhini apriliani berkata

    Asalamualaikum
    Pada part 27 ini sungguh saya sendiri sangat kagum ternyata keagungan Tuhan, tiada bandingnya karena apa yang diceritakan Chronos dalam novel ini saya mempercayainya, sehingga ingin rasanya pergi berhaji agar bisa merasakan kebahagian sebagaimana yang dirasakan oleh keluarga mereka.

  8. Aida Nur Aisyah berkata

    Assalamu’alaikum wr.wb
    Bismillahirahmanirahim
    Pada part 27 ini, diceritakan bahwa banyak apra jamaah dari Indonesia yang mulai merasa jenuh dan pada akhirnya berbelanja. Namun, tidak bagi Chronos. Ia dan istrinya lebih memilih mengunjungi tempat bersejarah. Dari cerita di atas dapat kita ambil pelajaran bahwa sebaiknya kita jangan menghambur-hamburkan uang untuk keperluan yang tidak penting. Lebih baik uang tersebut disedekahkan kepada orang yang lebih membutuhkan atau dengan mempergunakannya untuk hal-hal yang baik.
    Sekian
    Terima kasih
    Wassalamu’alaikum wr.wb

  9. Isah Siti Khodijah berkata

    Bismilahirahmanirahim
    Asalamualaikum wr wb
    Kepulangan jamaah ke Indonesia tinggal 10 hari lagi. Disini digambarkan betapa hebohnya belanjaan orang Indonesia hal itu sebenarnya tidak aneh betapa banyaknya belanjaan jamaah tersebut.
    1. Datang ke jabal Abi Qubais
    Chronos dan keluarga mengunjungi bukit yang pernah digunakan Ibrahim memanggil manusia melaksanakan haji. Tetapi setelah sampai disana ternyata bukit itu, sudah hampir rata digunakan untuk memperlebar masjidil haram. Mari kita menyeru kepada keturunan kita untuk menunaikan ibadah haji.
    Terimakasih
    Wasalamualaikum wr wb

  10. Farrin nurul aina berkata

    Di jabal abi qubais crhonos Kembali berdoa karena ditempat itulah nabi Muhammad SAW membuktikan kenabiannya dengan membelah bulan menjadi dua.

  11. Fifit Fitri Nur'aeni/Ips/1B berkata

    Assalamualaikum
    Dalam suasana yang dipenuhi semangat spiritual, Crhonos justru mengajak Vetra, istrinya, mengunjungi bukit yang pernah digunakan Ibrahim memanggil manusia untuk melaksanakan haji. Di tempat inilah chronos ingin d saksikan tentang harapanya, bersama istri dia berdoa agar keturunan dan saudara2 nya dapat melaksanakan ibadah haji.Gunung Abi Qubais menjadi saksi sejarah dalam beberapa kejadian perjalanan Rasulullah SAW

  12. Silmy Awwalunnis
    Silmy Awwalunnis berkata

    Waktu mereka di tanah suci sudahlah tidak banyak, sekitar 10 hari lagi seluruh jamaah haji akan di pulangkan pada daerahnya masing-masing. semua sibuk membeli oleh-oleh untuk keluarga namun beda halnya dengan chronos, ia mengajak istrinya pergi ke jabal abi qubais tempat dimana ketika Rasulullah di paksa oleh kaum musyrik untuk menunjukan kenabiannya, juga tempat nabi ibrahim berdiri untuk memerintahkan seluruh umat manusia untuk melaksakan haji setelah nabi ibrahin dan ismail selesai membuat ka’bah.

  13. Muhamad Udin berkata

    Bismillahirrahmaanirrahiim
    pada part 27 ini Crhonos mengajak istrinya, mengunjungi bukit yang pernah digunakan Ibrahim memanggil manusia untuk melaksanakan haji. dan nilai pendidikan nya yaitu tentang sejarah, Saat berdiri di bukit yang ketinggiaannya mencapai 450 meter itu, Kafir Quraisy meminta kepada Nabi Muhammad untuk membuktikan kenabiannya dengan cara membelah bulan. Maka, rasul-pun berdiri dan berdo’a. Dengan kekuasaan Allah, Rasul berhasil membelah bulan menjadi dua belahan dengan tunjukan jarinya.

  14. Indah kusumawati (mpi-4) berkata

    Part 27. 10 hari sebelum jamaah haji indonesia di pulangkan ke tanah air. Dimana yang lain menghabiskn uangnya untuk berbelanja beda halnya denga cronos yg mengajak istrinya vetra untuk pergi ke jabal abi qubais yang mana jabal abi qubais itu penuh dengan sejarah, yaitu ketika Rasulullah di paksa oleh kaum musyrik untuk menunjukan kenabiannya, dengan seizin allah Rosulpun dapat membelah bulan menjadi 2 dengan mengungakan telunjuk saja, selain itu jabal abi qubais tempat nabi ibrahim berdiri untuk menyeru seluruh umat manusia untuk melaksakan haji setelah nabi ibrahin dan ismail selesai membuat ka’bah. Di bukit itulah cronos berdoa agar semua keturunannya menuruti titah tuhan.

  15. Siti Sutihatin MPI/4 berkata

    Bukit Abi Qubais ternyata sudah hampir rata. Ia digunakan untuk memperlebar Masjid al Haram. Jabal Abi Qubais dalam keyakinan Crhonos setelah berbagai pertanyaan kepada hujjaj lain, ternyata berada di Sebelah Timur Hajar Aswad.

  16. Fera Agustina -MPI/4 berkata

    Pada part 27 ini bahwasanya chronos mengatakan Dengan linangan air mata, Crhonos mencucurkan air mata. Istrinya mengatakan Amiin … lalu ia menoleh dan mengajak istrinya, Vetra bergerak menuju altar Ka’bah. Tak ada keindahan, kecuali ia merasa benar-benar berada di sekitar kebesaran Tuhan.

  17. Rahmat Maulana (MPI-4) berkata

    Dalam part 27 ini, crhonos dan istrinya mengunjungi suatu tempat bersejarah, tempat terjadinya kejadian atau mukjizat yang diberikan Allah kepada nabi Muhammad Saw. yaitu membelah bulan. Crhonos yang mengajak istrinya untuk pergi ke jabal qubais dengan tujuan ingin berdo’a di tempat bersejarah itu, akhirnya crhonos dan istrinya berdo’a ditempat itu (jabal qubais).
    Mudah-mudahan kita semua senantiasa bisa mengingat Allah, dimanapun kita berada.

  18. Firman Maulana mpi smt 4 berkata

    Part 27
    Dalam part ini saya merasakan sangat kagum terhadap keagungan Tuhan ( Allah SWT ) sungguh tidak ada bandingan nya, dan saya meyakini apa yg ditulis oleh chronos didalam novel ini sehingga hati saya sampai terguga ingin sekali rasanya melakukan ibadah haji seperti halnya keluarga chronos.

  19. MAFTUHAH MPI/4 (1415109011) berkata

    waktu untuk kembali ke tanah air sebentar lagi, jama’ah haji menggunakan waktu itu untuk membeli oleh-oleh dan lainnya. sedangkan crhonos mengajak vetra untuk berkunjung ke jabal abi qubais, yaitu bukit dimana nabi Muhammad mendapat mukjizat untuk membelah bulan. di sana crhonos berdo’a dengan khusyu

  20. siti halimah smt4 MPI berkata

    bismillahirrahmanirrahim, , dalam part 27 ini sungguh sangat agung kebesaran allah, , jabal qubais yg menjadi saksi dimana ibrahim memanggil umatnya untuk beribadah haji begitupun nabi muhamad yg membuktikan kenabiannya dengan membelah bulan.
    Di tempat inilah chronos ingin d saksikan tentang harapanya, bersama istri dia berdoa agar keturunan dan saudara2 nya dapat melaksanakan ibadah haji

  21. Sri Rahayu MPI/4 (1415109025) berkata

    Bismillah…..
    Pada part 27 ini sungguh saya sangat kagum ternyata keagungan Tuhan (Allah SWT) tiada bandingnya karena apa yang diceritakan Chronos dalam novel ini saya meyakininya, sehingga ingin rasanya pergi berhaji agar bisa merasakan kebahagian sebagaimana yang dirasakan oleh Chronos dan keluarganya…..
    Barakallah…………..

  22. Asiro (1415109002) MPI/4 berkata

    Bismillahirrahmaanirrahiim…
    Dalam novel part 27 ini yang berjudul “Berdoa di Jabal Qubais”, Crhonos ditemani istrinya (Vetra) mengunjungi Jabal Qubais, yaitu gunung yang pernah menjadi saksi atas ketulusan Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad dengan kejadian-kejadian misterius yang diluar batas nalar manusia. dimana kerasulan nabi muhammad ditunjukannya dengan membelah bulan melalui tunjukan jarinya dihadapan kaum musyrikin makkah. Disitulah Crhonos berdoa dengan disertai ucapan aamiin istrinya.

  23. Winda Dwi Nurrachmawati (1415109032) MPI-4 berkata

    Dalam part 27 ini, meceritakan bagaimana Chronus mengajak isterinya vetra untuk mengunjungi tempat bersejarah yang memiliki nilai spiritual yaitu Jabal Qubais. Sesampainya mereka disana Chronus menceritakan bagaimana sejarah dari tempat itu. Dan chronus sangat ingin melantunkan doa ditempat itu dan akhirnya chronus berhasil melakukan doa di tempat tersebut dengan penuh kesungguhan. Karena tempat tersebut merupakan tempat terjadinya mukjizat pertama Rasulullah.

  24. Ega Sugandi (1415109003) MPI/4 berkata

    Chronos dan keluarganya 10 hari lagi untuk berada di Mekah. Untuk mengisi waktu luangnya, berbeda dengan yang lainnya yang asik berbelanja kebutuhan pribadinya. Chronos justru mengajak istrinya, mengunjungi bukit yang pernah digunakan nabi Ibrahim untuk memanggil kaum muslimin untuk melaksanakan haji. Panggilan ini berlaku ketika Ibrahim dan Ismail selesai membangun Ka’bah. Crhonos begitu bersemangat ingin melantunkan do’a di bukit ini, karena menurut berbagai literatur yang telah ia baca menyebutkan bahwa salah satu mukjizat Rasulallah, yakni membelah bulan, terjadi di gunung ini. ada satu kalimat yang dapat menjadi inspirasi bagi kita bahwa Tak ada keindahan, kecuali ia merasa benar-benar berada di sekitar kebesaran Tuhan

  25. Sri Hardianti MpI/4-1415109024 berkata

    bismillah …
    dalam part dua puluh tujuh ini yang berjudul “berdoa dijabal qubais” chronos mendatangi jabal qubais dan ia mengingat suatu peristiwa misterius yang pernah di alami oleh nabi muhammad sholalloh alaihi wassalam yakni saat orang-orang quraisy mereka menantang nabi untuk membelah bumi, dan nabi muhammad dengan izin allloh mampu membelah bulan menjadi dua.

  26. Nur Aliffah MpI/4 berkata

    dalam part ini jelas sekali bahwa chronos adalah seseorang yang baik, dermawan, suka tolong menong,dll. ketika para jama’ah haji yang lain sibuk berbelanja oleh-oleh, chrones dan vetra mengunjungi suatu tempat dimana bahwasanya tempat itu merupakan bukit yang pernah digunakan nabi ibrahim untuk memanggil manusia untuk melaksanakan ibadah haji.

  27. Muhammad Yasir Arafah MPI/4 (1415109012) berkata

    Bismillahirrahmanirrahim, pilihan filosofi yang istimewa disaat yang lain sibuk dengan urusan belanja nya ini berbeda dengan chronos yang memilih melakukan perjalanan​spiritual nya dengan berziaroh. Pada part ini diceritakan di jabal qubais, dimana gunung atau bukit ini memiliki historis yang sangat dalam bagi umat islam. Dan chronos bersama sang istri berdoa di gunung qubais ini.

  28. dinny alfiana. s MPI4 berkata

    ketika berada di jabal abi qubais yang mana merupakan tempat yang digunkan Ibrahim memanggil manusia untuk berhaji, Chronos mengajak vetra untuk melakukan hal yang sama. dengan harapan, seluruh keturunannya dan sanak saudaranya dapat segera melaksanakan ibadah haji.

  29. Siti Nurbaeti (1415109022)-MPI/4 berkata

    Pada part 27 ini Jabal Qubaisy menjadi saksi bisu terhadap kejadian-kejadian spiritualitas yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad. Kejadian- kejadian yang menakjubkan membawa Chronos ingin meniru apa yang sudah beliau (Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad) lakukan sekalipun ia (chronos) bukan orang pilihan Allah SWT

  30. Wiwin Darwini MPI/4 berkata

    Dalam part ini tak terasa perjalanan haji Chronos dan keluarganya 10 hari lagi untuk berada di Mekah. Untuk mengisi waktu luangnya, berbeda dengan yang lainnya yang asik berbelanja kebutuhan pribadinya. Chronos justru mengajak istrinya, mengunjungi bukit yang pernah digunakan nabi Ibrahim untuk memanggil kaum muslimin untuk melaksanakan haji. pada waktu itu nabi Ibrahim berdiri di sebuah bukit yang berada di antara bukit shafa dan maqam Ibrahim, bukit itu adalah bukit Jabal Abi Qubais. Disana Chronos dan Vetra berdo’a dengan Khusu.

  31. umar faruq mpi 4 berkata

    dimana pada saat berada di jabal qubais chronos berbincang-bincang dan meceritakan kisah story pada msa jaman nabi ibrahim, dan mengajak istrinya untuk mengunjungi bukit yang pernah digunakan Ibrahim memanggil manusia untuk melaksanakan haji. Panggilan ini berlaku ketika Ibrahim dan Ismail selesai membangun Ka’bah. disamping itu tujuan Crhonos dan vetra ingin melantunkan do’a di bukit ini, karena bukit ini bersejarah akan kemabrurannya. dari kalimat yang dapat menjadi inspirasi ialah Tak ada keindahan, kecuali ia merasa benar-benar berada di sekitar kebesaran Tuhan.

  32. Yunita Nur RahmawatiMPI/4 (1415109034) berkata

    Di part 27 ini bahwasanya diJabal Abi Qubais dalam keyakinan Crhonos setelah berbagai pertanyaan kepada hujjaj lain, ternyata berada di Sebelah Timur Hajar Aswad. Jika kita berdiri di membelakangi hajar aswad, maka, pandangan kita akan tertuju kepada sebuah istana megah bernama Istana Shafa. Mengapa Crhonos begitu bersemangat ingin melantunkan do’a di bukit ini? Ternyata, ia membaca berbagai literatur yang menyebutkan bahwa salah satu mukjizat Rasulallah, yakni membelah bulan, terjadi di gunung ini.

  33. uyunurrahmah (1415109031) MPI 4 berkata

    alhamdulillah di saat para jamaah lain sibuk untuk belanja oleh-oleh untuk di bawa ke indonesia akan tetapi terdapat sebagian jamaah yang lebih memilih melaksanakan umrah dan ziarah seperti chronos dan vetra. chronos mengajak vetra untuk ziarah ke jabal qubais. yang mana dikatakan bahwa di bukit inilah nabi ibrahim menyeru manusia untuk melaksanakn haji dan di bukit ini pula rasul diminta untuk memebuktikan kenabiannya oleh orang quraisy yang akhirnya beliau memelah bulan.

  34. pujiatii/MPI4 berkata

    akhirnya chronos melantunkan doanya di jabal Qubais dengan mengajak istrinya Vetra, dia menceritakan kepada vetra tentang kisah jabal Qubais ini,diaberkata nilah gunung yang pernah menjadi saksi atas kejadian-kejadian misterius,setidaknya aku ingin disaksikan gunung ini akan ketulusan kemanusiaanku.
    Akhirnya Crhonos mengangkat tangan dan meminta Vetra untuk mengatakan, Aamiiin

  35. Lu'lu Atul alawiyah (1415109010) MPI/4 berkata

    Gunung Abi Qubais menjadi saksi sejarah dalam beberapa kejadian perjalanan Rasulullah SAW, antara lain:
    1. Tatkala Rasulullah SAW berdakwah, beliau naik ke gunung ini dan membacakan firman Allah SWT: Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kali, dan mengendarai unta yang kurus, yang datang dari segenap penjuru yang jauh. ” (QS 22:27).
    2. Menjadi lokasi dalam pembuktian salah satu mukjizat Rasulullah SAW, yaitu terbelahnya bulan,
    3. Menjadi salah satu dari dua gunung yang pada saat awal-awal dakwah pernah ditawarkan kepada Rasulullah SAW untuk ditimpakan kepada kaum Musyrikin Makkah.
    4. Gunung yang pertama diciptakan Allah SWT di muka bumi ini.

  36. Ririn Nur'aeni (MPI/4) berkata

    bismillah di part 27 ini..
    cronos mengajak istrinya untuk mengunjungi bukit yang pernah digunakan Ibrahim memanggil manusia untuk melaksanakan haji. Panggilan ini berlaku ketika Ibrahim dan Ismail selesai membangun Ka’bah. Crhonos begitu bersemangat ingin melantunkan do’a di bukit ini, karena menurut berbagai literatur yang telah ia baca menyebutkan bahwa salah satu mukjizat Rasulallah, yakni membelah bulan, terjadi di gunung ini. ada satu kalimat yang dapat menjadi inspirasi bagi kita bahwa Tak ada keindahan, kecuali ia merasa benar-benar berada di sekitar kebesaran Tuhan.