Berkunjung ke Gudang Ilmu dalam Essential Skills for an Excellent

49 112

GUDANG Ilmu: Tulisan ini hanya berlaku bagi anda yang jenuh dalam berkarier dan sulit memperoleh perkembangan karier yang baik. Jika anda bekerja di suatu institusi yang suasananya sangat tidak produktif, maka, tampaknya penting membaca tulisan ini. Tulisan yang mengulas tentang cara mengembangkan diri dalam apa yang disebut dengan Essential Skills for an Excellent.

Untuk menjadi manusia yang unggul (excellence), ternyata, tidak selalu diperuntukkan untuk mereka yang memiliki tingkat Intellectual Quition (IQ) yang tinggi. Bisa jadi, mereka yang memiliki IQ tinggi itu, terkalahkan oleh mereka yang memiliki IQ biasa.

Lalu banyak orang bertanya, bagaimana caranya? Jawabannya ternyata sederhana. Misalnya, ia dituntut memiliki kemampuan bekerja yang tekun, pandai dalam memanfaatkan waktu, tidak gampang menyerah atau mengalah. Ia juga dituntut selalu ramah pada setiap makhluk Tuhan dan kreatif dalam melahirkan ide.

Apa yang dimaksud dengan tekun? Tekun itu, bukan berarti seluruh waktu harus dihabiskan untuk duduk di tempat di mana kita bekerja atau berkarya. Apalagi ditambah dengan target-target tertentu dengan ukuran waktu tertentu juga. Tekun itu karakter seseorang yang sadar bahwa setiap manusia lemah. Karena ia juga manusia, tentu ia sadar bahwa dirinya lemah.

Karena ia merasa lemah, maka, cara yang ditempuhnya adalah bekerja dengan hati-hati, pelan namun pasti. Ia tidak memiliki target selesai kapan, tetapi, menyelesaikan satu persatu dengan menyenangkan.  Karena itu, ia akan menampilkan dirinya dalam suatu wujud yang menyenangkan, ramah dan tawadlu terhadap orang lain. Waktunya, tidak dihabiskan untuk hal-hal yang tidak produktif, karena beban yang diberikan kepadanya, akan dianggap sebagai permainan yang menyenangkan.

Menjadi Pemenang

Yang demikian itu, pasti akan menjadi pemenang! Bagaimana caranya agar menjadi pemenang? Jika kita mencoba mencari rujukan dalam al Qur’an, misalnya surat al Jum’ah, Allah mengatakan bahwa syarat untuk menjadi manusia yang unggul itu adalah: “selalu berjalan di muka bumi dalam rangka mencari karunia Allah. Dalam perjalanan mencari karunia Allah itu, ia membarenginya dengan selalu mengingat Allah. Dengan mengingat Allah, manusia tidak akan lelah dan tidak akan putus asa ketika melakukan usaha, karena dia yakin Allah bersamanya dan melindunginya. Mereka yang demikian itulah, yang akan memperoleh keberuntungan.

Inilah tafakur yang sesungguhnya. Tafakur (berpikir) dari sejumlah aktivitas kita baik saat berdiri, duduk dan berbaring. Hasilnya! Ia akan menyimpulkan bahwa tidak ada  satupun ciptaan Allah yang sia-sia. Ia akan selalu bermanfaat dan memberi manfaat kepada manusia yang lain.

Jenis manusia yang demikian, pada akhirnya akan selalu menjadi solusi dalam setiap masalah yang dihadapi umat. Ko bisa, mengapa? Jawabannya karena mereka yang demikian itu, hidupnya selalu diberi informasi yang cukup oleh dirinya sendir. Untuk menyimpulkan arti akan sejumlah fenomena yang dihadapinya. Otaknya akan mempu memberi gambaran yang utuh terhadap pengalamannya di masa lalu dari hurup, kata dan kalimat dan pola berpikir yang dia miliki.

Anda mesti tahu kalau otak kita ternyata tidak lebih dari gudang informasi yang ditumpuk sejak kita masih kecil. Mereka yang tidak pernah bertafakur, maka, bukan saja berarti ia tidak pernah memanfaatkan gudangnya sebagai sumber rujukan, tetapi, juga berarti tidak pernah berkunjung ke dalam gudang yang telah menumpuk berbagai kekayaan ilmunya.

Yang bertafakur dalam rangka mencari keunggulan Allah dimaksud, akan memudahkan kita untuk mempercepat pengambilan kesimpulan dan keputusan yang tepat, karena ia memiliki kemampuan interpretasi akan realitas yang dihadapinya dengan cara menengok ke dalam gudang keilmuannya, lalu membandingkannya dengan situasi kekinian yang dihadapinya. By. Prof. Cecep Sumarna

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

  1. Melli Nurvelina berkata

    Assalamu’alaikum.wr.wb
    Orang yang memiliki IQ tinggi belum tentu menjadi manusia yang unggul (excellence), karena tidak menutup kemungkinan orang yang memiliki IQ biasa bisa mengalahkan mereka yang memiliki IQ tinggi. Caranya dengan memiliki kemampuan bekerja yang tekun, pandai dalam memanfaatkan waktu, tidak gampang menyerah atau mengalah. Ia juga dituntut selalu ramah pada setiap makhluk Tuhan dan kreatif dalam melahirkan ide, bahkan harus memiliki semangat juang yang tinggi untuk meraih kesuksesan.
    Terima kasih, Wassalamu’alaikum.wr.wb

  2. Muhammad Ghowtsul Alam berkata

    IQ tinggi belum bisa menjamin seseorang menjadi sukses, terkadang mereka akan kalah dengan mereka yang mempunyai pengalaman dan skill. mereka yang mengandalkan Otak akan kalah dengan mereka yang berusaha dan bertafakur.
    intinya, bertafakur lah dalam menjalani hidup, Allah tidak akan memberi cobaan melebihi batas dan kemampuan manusia. Manjadda Waa Jadda

  3. Putri Alfaniyah berkata

    Assalamualaikum
    Memiliki IQ tinggi bukanlah tolak ukur keberhasilan seseorang. Justru orang yang memiliki IQ rendahlah yang berhasil . Mengapa demikian? Karena keberhasilan seseorang tidak diukur dengan seberapa besar IQ nya, namun dengan seberapa besar usahanya. Dengan berusaha yang tekun, pandai dalam memanfaatkan waktu, tidak gampang menyerah . Berusaha tanpa berdoa hasilnya akan nol, jadi selain berusaha dengan sungguh-sungguh juga harus dibarengi dengan berdoa(ikhtiar) . Dengan demikian mungkin orang yang ber IQ tinggi akan terkalahkan dengan orang yang ber IQ rendah . Tidak ada satupun ciptaan allah yang sia-sia, ia akan selalu bermanfaat dan memberi manfaat kepada manusia yang lain.

  4. Miftahul Janah berkata

    Asssalmu’alaikum
    Banyak orang yang beranggapan bahwa seseorang yang memiliki IQ tinggi akan berhasil,namun banyak juga orang yang memikiki IQ biasa dapat membuktikan bahwa dirinya bisa,yaitu dengan ikhtiar,pandai dalam memanfaatkan waktu,dan tidak gampang menyerah.Seperti hadits Rosulullah yaitu manjadda wajadda barang siapa bersungguh-sungguh maka ia akan berhasil.Jadi apabila seseorang yang memiliki IQ tinggi tapi tidak bersungguh-sungguh dalam mengerjakan seseuatu maka tidak akan tercapai,namun jika orang yang memiliki IQ biasa dan ia bersungguh-sungguh dalam mencapai sesuatu maka ia akan berhasil.

  5. ifa nurfaizah berkata

    Assalamu’alaikum
    Suatu kecerdasan tidak bisa diraih dengan sendirinya tetapi harus ada ikhtiar bagaimana kita bisa menjadi orang yang cerdas, yaitu dengan semangat belajar,tekun dan ulet juga jangan lupa berdo’a. Orang yang cerdas belum tentu dia bisa dalam segala hal tetapi orang yang IQ nya biasa dia bisa jadi orang yang cerdas dan mampu mengalahkan orang yang IQ nya tinggi, karena apa?? Karena dia pandai memanfaatkan waktu,pantang menyerah slalu rajin dan tekun dia mau berusaha selagi dia bisa..

    1. Melli Nurvelina berkata

      Apapun takdir dan keadaanmu kelak, semua itu ada dalam genggamanmu sendiri. Berjuang dan berusaha dengan keras dan cerdas untuk menentukan nasib sendiri. Keep Spirit!!!

      1. Miftahul Janah berkata

        Intinya harus tetap semangat,karna semua bisa terjadi karna usaha kita

    2. Miftahul Janah berkata

      Jadi pada dasarnya semua orang bisa menjadi sukses,apabila ia mau bersungguh-sungguh dalam melakukan sesuatu

  6. Nisrina Aulia TIPS-B/1 berkata

    Mempunyai IQ yang tinggi bukan jaminan dia akan selalu sukses, dan mempunyai IQ yang rendah bukan pula jaminan dia tidak bisa menjadi orang sukses. Sebab, kesuksesan itu sendiri terbangun oleh jiwa yang tekun, pantang menyerah, tawadhu, dan pastinya selalu mengingat Sang Pencipta yaitu Allah SWT.

    1. Farrin Nurul Aina berkata

      Pada dasarnya IQ bukan penentu untuk meraih kesuksesan. Kesuksesan dapat diraih apabila kita yakin bahwa kita mampu, senantiasa tekun dalam melakukan sesuatu, selalu mengingat Allah dan melibatkan Allah dalam hal apapun. Dan pastinya jangan cepat menyerah sampai apa yang diinginkan dapat tercapai. NEVER GIVE UP BEFORE YOUR DREAM BE COME TRUE!
      terimakasih

      1. MUNIRUDIN berkata

        Kalau menurut pendapat saya ,berusaha sepenuh jiwa memang baik namun lebih baik lagi jika kita berusaha dan berdoa .berdoalah kepada tuhan dan minta restu kepada orang tua terutama ibu kita.

      2. Bayu Hermawan berkata

        IQ memang bukanlah tolak ukur kesuksesan,
        Karena kesuksesan seseorang tergantung dari usaha yang dilakukannya orang yang sukses adalah orang yang mau berfikir dan terus mencari pengalaman,berusaha mencari karunia Allah,dan selalu mengingat Allah di setiap langkahnya.

      3. Zainal Ma'arif berkata

        Pada intinya ialah benar apa yang sudah teman² nyatakan di komentar, bahwasanya, orang yang mempunyai IQ tinggi belum tentu dia sukses, bahkan sebaliknya bisa saja pada orang yang memliki IQ rendah bisa sukses dengan ketentuan kekurangannya tersebut dijadikan sebagai motivasi dengan niat dalam hati Lillahita’ala, hanya mengharap ridho Allah, karunia Allah serta dengan mengingat Allah agar kita selalu berusaha dan tidak mudah putus asa. Terimakasih.

  7. Nisrina Aulia TIPS-B/1 berkata

    Mempunyai IQ yang tinggi bukan jaminan dia akan selalu sukses, dan mempunyai IQ yang rendah bukan pula jaminan dia tidak bisa menjadi orang yang sukses. Sebab, kesuksesan itu sendiri terbangun oleh jiwa yang tekun, pantang menyerah, tawadhu, dan pastinya selalu mengingat Sang Pencipta yaitu Allah SWT.

  8. M. Didi Wahyudi berkata

    menurut saya sih intinya IQ bukan menjadi tolak ukur atau acuan atas keberhasilan seseorang, melainkan tafakurlah yang sangat berperan penting. karena bertafakur akan memudahkan kita untuk mempercepat pengambilan kesimpulan dari gudang ilmu yang sudah kita miliki di otak kita sendiri yang sudah kita rekam sejak saat masih kecil dan juga bisa membuat keputusan yang tepat bila ada permasalahan.

    1. Rudi permana berkata

      Assalamualaikum wr.wb tetapi menurut saya jika IQ tinggi ditambah bertafakur itu lebih baik kan, toh IQ tidak jadi masalah ketika mematangakan pikiran,tetapi itu bisa memungkinkan jadi faktor pendukung dari pengambilan keputusan yg briliant..

  9. Afni nursofiya TIPS-A/1 berkata

    Menurut saya,setiap orang mempunyai kemampuan dan kombinasi kecerdasan yang berbeda-beda,ada yang mempunyai IQ tinggi dan ada yang IQ rendah.Tingkat kemampuan seseorang berbeda dengan orang lain. Setiap orang mempunyai kepandaian dan keahlian dalam bidang tertentu,yang harus kita lakukan yaitu harus mengetahui dimana kemampuan kita dan pakailah kemampuan tersebut dan lalu kembangkan.

  10. Silmy awwalunnisa TIPS-A/1 berkata

    Ilmu, suatu pembelajaran yang bukan hanya diperoleh dari pendidikan formal. Tulisan ini membuktikan bahwa IQ yang tinggi bukan hanya diperoleh dari sekolah yang tinggi namun dari pengalaman yang tinggi. Selama hidup kita dituntut untuk menuntut ilmu nantinya akan menentukan baik buruknya kehidupan kita.

  11. Peggi Agisna berkata

    Orang yang memiliki IQ tinggi belum tentu iya berhasil, dan orang yang memiliki IQ rendah tidak harus untuk rendah diri. Dia bisa mengalahkan orang yang memiliki IQ tinggi dengan ketekunanya sendiri. Dan selain IQ manusia harus memiliki EQ yaitu kemampuan untuk mengendalikan emosional IQ dan EQ harus di seimbangkan agar lebih mudah menguasai ilmu pengetahuan umum dan ia lebih mudah menyesuaikan dirinya dalam bersosialisasi.
    Ilmu adalah sipat yang menempel pada diri seseorang sejak kecil di d dalam otak kita atau di sebut dengan gudang informasi, kita bisa mengingatnya kembali ilmu itu dengan cara berpikir.

    1. imronasofi berkata

      Komentar yang bagus [email protected]
      terima kasih telah berkunjung di website kami …

  12. Koriatunisa Ips A/1 berkata

    kesuksesan seseorang bukan hanya di lihat dari kecerdasan saja (hard skill)
    orang yang pintar belum tentu ia akan berhasil karena banyak diluaran sana sarjana yang belum mendapatkan pekerjaan ia hanya mengandalkan kecerdasannya saja sehingga ia akan malas dalam mencari hal hal baru .berbeda dengan mereka yang mempunyai kecerdasan biasa ia akan terus mencoba hal hal yang baru yang belum pernah mereka lakukan .kesuksesan banyak di dapat pada orang yang memiliki soft skill tinggi karena ia akan selalu berhati hati dan tidak tergesa gesa dalam melakukan pekerjaan ia juga akan memanfaatkan waktunya untuk melakukan hal hal yang positif dan berguna bagi orang lain…

  13. siti alifah / TIPS.A semester 1 berkata

    Menurut saya,seseorang yang IQ nya tinggi tidak menjamin kesuksesan.dengan IQ rendah juga bisa sukses namun dengan sikap yang tekun,rajin,serta tidak mudah putus asa,insyaalloh kesuksesan dapat diraih.

    1. lyceum berkata

      Ya makanya coba diingat kisah Ibnu Hajar. Pasti kita akan teringat perjalanan intelektualitasnya justru muncul saat dia melihat batu yang tembus oleh kucuran air hujan

  14. Mukhammad Hasanudin berkata

    Menurut saya ,mencari ilmu bukan hanya di satu titik melainkan di berbagai titik selama kita masih hidup ,mencari ilmu itu penting untuk masa depan kita yang akan datang jadi carilah ilmu sebanyak mungkin. gudang ilmu merupkan sama halnya buku dan otak kita ,otak kita bisa menerima informasi, pengatahuan, pengalaman, di masa lampau jadi otak itu penting dalam proses mencari ilmu di sinih otak harus di imbangi dengan adanya pengetahuan supaya bisa berfikir,dan di dalam buku ada banyak ilmu jika kita rajin membaca .
    dan disini yang berIQ tinggi jangan cukup puas karena orang yang terlihat rendah IQnya akan terus mencoba dan mencoba hal yang baru dalam mencari ilmu.terimakasih

    1. Cecep Sumarna berkata

      Ya bahkan hadit Nabi menyebut bahwa carilah ilmu walau sampai negeri China. Mengapa? Karena cina sangat terkenal dengan teknologinya

  15. Siti alifah / TIPS.A semester 1 berkata

    Menurut saya,seseorang yang IQ nya tinggi tidak menjamin kesuksesan,dengan IQ rendah namun karakternya tekun,rajin,dan tidak mudah nyerah insaalloh kesuksesan dapat diraih.trimakasih

  16. Sri hardianti-MPI/4 berkata

    Ketika seseorang dari kita tidak memiliki IQ yang tinggi tidaklah mengapa. Sebab itu bukan satu satunya kunci kesuksesan. Karena kunci kesuksesan yang cari sebenarnya ada di seberapa kita ingin sukses.
    a. TEKUN
    Dengan melakukan hal hal dengan tekun, niscaya hasil yang kita akan dapati nantinya tidak akan mmbohongi ketekunan kitaa.
    b. Tawadhu
    rendah hati.jangan pernah bersikap angkuh, selalu mau berusaha semakin baik lagi
    c. Tafakur
    alloh menyuruh kpd orang orang mukmin untuk bertafakur. Memikirkan apa saja yang telah di lakukan dari bangun tidur sampai tidur lagii.
    korteks yang berada di dalam otaak kita mampu merekam apa sajaa..
    jadi. Sebagai manusia yang berpikir seyogyanya kita harus memanfaatkan ilmu dan pengetahuan yg tersedia.

    1. lyceum berkata

      Yess Good …

  17. Winda Dwi Nurrachmawati (1415109032) MPI-4 berkata

    Berkunjung ke gudang ilmu.
    Dalam mendaptkan ilmu tidak hanya dari satu referensi saja melainkan dalam mencari ilmu dibutuhkan banyak sekali referensi yang dibutuhkan.
    Layaknya otak, otak sangat membutuhkan banyak sekali masukan-masukan yang menunjang cara kerjanya. Otak manusia membutuhkan rangsangan dalam setiap kali mencerna apapun yang masuk. Banyak sekali yang bilang bahwa kecerdasan sesorang dilihat dari tingkat Intellectual Quition (IQ). Namun pada fakta dilapangan tidak hanya yang memiliki IQ tinggi yang dikatakan cerdas namun yang memang IQnya standar juga memiliki kecerdasan. Kecerdasan seseorang menurut artikel diatas juga bisa di sebabkan karena faktor ketekunan itu sangat saya setuju karena dalam ketekunan belajar yang dilakukan seseorang akan membuat dia menemukan kecerdasannya sendiri. Kecerdasan juga dapat diperoleh melalui bagiamana dia berusaha dalam mencari kecerdasan itu sendiri.

    1. lyceum berkata

      ya karena itu, saya titip perbanyak membaca buku dan berbagai literatur yang kita butuhkan

  18. Indah kusumawati (mpi-4) berkata

    Manusia merupakan ciptaaan Tuhan yang paling sempurna diantara makhluk yang lainnya. Allah memberikan akal, nafsu, dan keimanan kepada manusia berbeda dengan binatang, setan dan malaikat. Manusia dilahirkan pada hakikatnya fitrah atau suci, jadi tidak ada manusia yang telahir bodoh ataupun pintar,oleh karna itu manusia diberi akal untuk berfikir dan digunakan sebaik mungkin karena otak manusia lebih cerdas dibandingkan dengan komputer. Untuk menjadi orang yang unggul tidak ditentukan dengan IQ yang tinggi, karna orang yang memiliki IQ rendah pun bisa menjadi orang yg unggul. Cara untuk menjadi orang yg unggul salah satunya adalh bertafakur secara skeptis agar mendapatkan ilmu yg banyak dan mendapat wawasan yg luas.

  19. Asiro MPI/4 berkata

    Jumat, 31 Maret 2017
    Review “Berkunjung ke Gudang Ilmu”
    Bagian tubuh manusia yang bernama “Otak” merupakan gudang dari segala gudang ilmu. orang yang berpikir dalam rangka mencari keunggulan Tuhannya, ia adalah orang yang memiliki kemampuan dalam realita hidup yang dihadapinya yaitu dengan cara menengok ke dalam gudang keilmuan yang ditumpuknya semenjak kecil bahkan semenjak dalam kandungan. memori komputer yang berlipat-lipat GigaByte atau bahkan dualcore pun sebenarnya kalah dengan gudang keilmuan manusia yang bernama “Otak”.

  20. Ega Sugandi (1415109003) MPI 4 berkata

    Otak merupakan bagian dari manusia yg memiliki peranan yg central, serta fungsi yg dimilikinya berpengaruh bagi kehidupan manusia itu sendiri. Otak berfungsi sebagai rangsangan dan memerintah bagian tubuh lainya agar dapat digerakan. Manusia yg hebat (exelent) yaitu manusia yg bisa mengembangkan potensi otaknya dengan semaksimal mungkin Manusia yg memiliki IQ yg tinggi cenderung lebih proaktif dalam berbagai aktifitas karena dia yg bisa memanfaatkan otaknya menjadi gudang ilmu sehingga berdampak pada pengetahuan dan wawasanya.

  21. dinny alfiana s. MPI 4 berkata

    IQ tinggi bukanlah penentu untuk menjadi seorang pemenang, akan tetapi tekunlah yang tak kalah penting berperan untuk menjadi seorang pemenang. begitupun juga dengan tafakkur, karena dengan tafakkur menyadarkan bahwa kita hanyalah manusia yang lemah, dengan demikian akan membuat kita tekun dan berhati-hati dalam melakukan tugas dan menyelesaikannya dengan cara yang menyenangkan satu persatu tanpa berkutat terus menerus dengan waktu.

  22. Fera Agustina- MPI 4 berkata

    Gudang ilmu pada dasaranya sudah melekat pada diri kita melalui otak dengan itu ilmu pengetahuan dan pengalaman yang didapat dalam sebuah pendidikan sejak kecil, dengan itu kita bisa memanfaatkan gudang ilmu yang kita dapat sejak awal kita belajar mengenal sesuatu hal maka kita bisa dikatakan seorang pemenang. dan saya sangat setuju apa yang telah dikemukakan oleh bapak bahwasanya ada beberapa cara tertentu di antara nya adalah:
    a) tekun yang mana artinya selalu bekerja dengan hati hati .
    b) Ramah dan tawaduh. masalahnya kebanyak manusia yang tidak memahami eksistensi tekun karena mereka selalu menggunakan hanya IQ nya saja. dan yang pasti kita harus lebih banyak banyak bersyukur karena kita memiliki segudang ilmu yang membuat kita bisa memilah sesuatu yang baik, dengan kita berfikir positif dan selalu bersyukur kepada Allah, sangat sangat luar bisa mengenai materi Gudang ilmu.

  23. Lu'lu Atul Alawiyah MPI/4 (1415109013) berkata

    gudang ilmu menurut saya adalah otak, mengapa saya mengartikan bahwa otak merupakan gudangnya ilmu? karena dalam otak itu terdapat banyak referensi yang dapat kita ambil atau dapat kita ingat dari apa yang kita ketahui, membaca buku, pengalaman yg pernah kita lakukan, aktifitas dan lain sebagainya.
    pada dasarnya manusia itu memiliki kalebihan dan kekurangan, namun kelebihan yang kita miliki belum tentu membuat manusia itu lebih unggul. akan tetapi manusia yg memiliki kekurangan bisa jadi mereka yang akan mengalahkan mereka yang lebih unggul. dalam hal ini manusia juga memiliki cara tersendiri untuk menjadikan dirinya lebih unggul dari yang lain yaitu salah satunya dengan cara bertafakur, tekun, memanfaatkan waktu sebaik mungkin, berdzikir dan lain sebagainya.

  24. makrubin nim 14166310040 PAI /A semester satu. berkata

    intellectual quition atau IQ yang tinggi bisa dikalahkan oleh IQ yang rendah memang benar. karena orang yg bodoh selalu belajar akan pandai .menurut tulisan bapak krn ada cara tertentu dan saya setuju, a. tekun artinya selalu bekerja dengan hati hati . b. Ramah dan tawaduh. masalahnya banyak manusia yang tidak memahami eksistensi TEKUN krn yang digunakan hanya IQ. dan pendapat yang dikemukakan oleh AL Ghozali . orang tekun akan menjadi PEMENANG ,hal itu bisa terjadi karena ia selalu berjalan dimuka bumi selalu mencari dan mengharap karunia ALLAH SWT,dan akan memperoleh keberuntungan ,orang tekun selalu bertafakkur dengan kemampuan interprestasi yang realistis.luar biasa tulisan yang dapat membuka bahwa dengan usaha dan doa membat hati menjadi tenang.

  25. Ririn Nur'aeni (MPI/4) berkata

    Gudang ilmu adalah otak kita yang di masuki dengan ilmu pengetahuan, pengalaman, pendidikan sejak kecil, dengan memanfaatkan gudang ilmu yang kita miliki kita bisa menjadi pemenang. untuk bisa menjadi pemenang bukan hanya mereka yang mempunyai IQ tinggi tetapi orang memiliki IQ biasa saja dapat menjadi pemenang asalkan dia yakin dan melakukan segala sesuatu dengan tekun maka ia akan menjadi lebih unggul dari mereka yang mempunyai IQ tinggi. Tekun disini adalah melakukan segala sesuatu dengan hati-hati, pelan, namun pasti.

  26. Nailiyatul Farhah MPI/4 (1415109013) berkata

    Setiap manusia memiliki potensi diri dan bisa digali lebih dalam lagi. Allah SWT menciptakan manusia dengan dibekali dengan berbagai potensi, baik akal sehat, jasad yang sempurna, dan juga hati. Manusia pada dasarnya banyak sekali impian yang ingin dicapai, dengan bermimpi besar dan tidak mudah putus asa, kita akan menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Memang sebuah hal yang sudah diketahui nahwa manusia akan terus merasakan dua hal dalam hidupnya, kesedihan maupun kegembiraan. Kedua kondisi ini senantiasa akan menyertai seorang manusia mulai dari kecil hingga ajal menjemputnya. Akan tetapi kita sebagai makhluk Allah seharusnya mempunyai keyakinan dan prinsip tafakur, karena bahwasannya segala perkara ada di tangan Allah swt. Tafakur adalah sebuah hal yang positif agar seorang manusia harus selalu berfikir dan meyakini bahwasannya manusia itu sifatnya lemah dihadapan Allah, akan tetapi kita sebagai seorang manusia jangan berputus asa untuk mencapai kesuksesan.

  27. Siti Nurbaeti (1415109022) MPI-4 berkata

    Gudang ilmu menurut perspektif saya yaitu otak kita. Maksudnya yaitu sekumpulan informasi yg telah di dapatkan baik itu dari pengalaman orang lain atau diri sendiri, pengetahuan, pendidikan, pembelajaran. Namun otak kita harus di imbangi dengan nilai-nilai agama seperti tafakkur, berdzikir agar dapat berfikir positif, dapat memberikan manfaat bagi orang sekitar.

  28. Siti Halimah MPI4 (1415109031) berkata

    gudang ilmu manusia itu berupa otak, mengapa? karna otak itu merupakan penerima informasi, baik itu berupa pengalaman, aktivitas, pengetahuan dan lain sebagainya. manusia memiliki kelemahan dan kelebihan. namun kelebihan itu bukan berarti menjadikan manusia itu unggul, karena manusia akan bisa menjadi unggul karena dia itu tekun, tekun dengan apa yang dikerjakannya.
    ketika seseorang menjadi pemenang kita harus senantiasa tafakur, dengan tafakur segala aktivitas yang kita lakukan itu selalu mengingat allah, yakin bahwa allah selalu melihat kita dan mengawasi segala aktivitas yang dilakukan.

  29. uyunurrohmah MPI4 (1415109031) berkata

    gudang ilmu merupakan kumpulan referensi-referensi ilmu pengetahuan, kemudian dari referensi tersebut kita tahu dan memasukan informasi ilmu tersebut kedalam otak.
    untuk menjadi orang yg sukses tidak meski harus memiliki kecerdasan, atau kekayaan ataupun nasab mulia tapi dia harus memiliki ketekunan, kerja keras, pandai memanfaatkan waktu, tidak mudah menyerah, kreatif, tafakur dan ramah terhadap semua makhluk. maksud tekun disini yaitu bekerja dengan teliti tapi pasti.
    dan maksud tafakur yaitu selalu mengingat Allah dimanapun dia berada dengan selalu mengingat Allah dia akan sadar dan selalu ingat dan bersyukur atas segala sesuatu yg Allah berikan padanya sehingga dia tidak mudah menyerah dan putus asa.

  30. Koko Santoso berkata

    bagaimana cara menggunakan metodologi komparatif dalam membandingkan berbagai referensi keilmuan dengan realitas masa kini yang dihadapi? terkadang ketika saya mencoba berpikir skeptis terkait informasi yang berasal dari berbagai sumber yang saya terima, lalu membandingkannya dengan realitas sosial kehidupan manusia itu tidak memiliki sinkronisasi yang jelas. karakteristik perspektif heterogenitas membuat bingung melandaskan pada siapa, pada yang mana. akhirnya skeptis di sini diketemukan dengan cara-cara yang tidak logis sebagaimana pemikiran-pemikiran yang saya terima, ternyata bertafakur adalah solusinya.

  31. Muhamad Farhan berkata

    semua manusia yang diciptakan oleh Allah swt itu pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, baik dalam segi fisik, kecerdasan, keterampilan, dan sikap, dalam hal ini maka manusialah yang harus mengembangkan semua potensi yang sudah diberikan oleh sang maha pencipta,, dengan begitu maka manusia akan siap bersaing, siap terjun, dan siap diarahkan… akan tetapi dilihat dari kekurangan serta kelebihan kita haruslah sadar dan bersyukur atas apa yang diberikan oleh Allah,, dengan kekurangan itu, kita bisa memperbaiki diri/mengintrofeksi diri.. sedangkan dengan kelebihan itu kita bisa manfaatkan sebaik mungkin dalam kehidupan ini..

  32. lyceum berkata

    Mas Jenal dan Mas Khavid Khalwani, terima kasih atas segenap komentarnya. Saya kira hanya dengan jalan membaca dan membacalah …. kita dapat menyemai sesuatu

  33. Jenal mutakin/1415104049/T.IPSB/3 berkata

    Kaloulah benar bahwa keberhasilan manusia hanya di tentukan oleh kecerdasan iQ semata. Niscaya manusia didunia ini akan bergaya saintis dan akan timbul sekulerism. Selanjutnya dunia akan kacau karna manusia mulai lupa bahwa dirinya lemah, dan meninggalkan sisi spiritual yakni tidak mempercayai adanya tuhan.
    Sukses juga merupakan gabungan dari berbagai usaha. Bisa jadi suksesnya seseorang ditentukan juga oleh kemampuannya dalam berkomunikasi dengan baik dengan sesama(relasi) atau juga kemampuan mengelola emosi eq. Dan juga tentunya ada kuasa tuhan yang membuat seseorang jadi sukses.
    Allah juga mengatakan.
    Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu yang merubahnya.(surat cinta dari allah).
    Mungkin jika dihubungkan dengan penemuan manusia, maka yang mampu merubah keadaan manusia (to be success, be a winner atau pemenang) adalah mereka yang mampu mengelola dirinya(potensi\fitrah) sehingga mampu mensinergikan antara kecerdasan intelektual, emosi dan spiritual (ESQ).
    Jadi sukses itu majemukk…engga boleh berdasarkan satu sudut pandang saja.

  34. Khavid Khalwani berkata

    Kaloulah benar bahwa keberhasilan manusia hanya di tentukan oleh kecerdasan iQ semata. Niscaya manusia didunia ini akan bergaya saintis dan akan timbul sekulerism. Selanjutnya dunia akan kacau karna manusia mulai lupa bahwa dirinya lemah, dan meninggalkan sisi spiritual yakni tidak mempercayai adanya tuhan.
    Sukses juga merupakan gabungan dari berbagai usaha. Bisa jadi suksesnya seseorang ditentukan juga oleh kemampuannya dalam berkomunikasi dengan baik dengan sesama(relasi) atau juga kemampuan mengelola emosi eq. Dan juga tentunya ada kuasa tuhan yang membuat seseorang jadi sukses.
    Allah juga mengatakan.
    Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu yang merubahnya.(surat cinta dari allah).
    Mungkin jika dihubungkan dengan penemuan manusia, maka yang mampu merubah keadaan manusia (to be success, be a winner atau pemenang) adalah mereka yang mampu mengelola dirinya(potensi\fitrah) sehingga mampu mensinergikan antara kecerdasan intelektual, emosi dan spiritual (ESQ).
    Jadi sukses itu majemukk…engga boleh berdasarkan satu sudut pandang saja.

  35. lyceum berkata

    Ya saya sekira seperti itu. Trima kasih atas commentnya

  36. Khavid Khalwani berkata

    Dalam kebutuhan hidup kita untuk dapat sukses dan mampu bersaing dengan individu lain kita wajib memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan kenapa? Karena di dunia ini tidak hanya membutuhkan suatu pengetahuan semata melainkan dengan kemampuan skill yang dimiliki setiap individu nya. Karena apabila individu tersebut tidak mempunyai skill maka tidak akan pernah bisa mengimplementasikan pengetahuan yang dia dapatkan atau yang dia kuasai. Maka dari itu skill sangat perlu sebagai penyeimbang pengetahuan. Berfikir mengenai ilmu pengetahuan dan skill kita jika digabungkan dalam diri individu akan menjadikan sebuah individu yang terampil memakai pengetahuan. Selain dari keduanya perlu juga adanya tekad yang kuat serta percaya bahwasannya kesuksesan akan berpihak kepada orang yang mau berusaha. Dan tak kalah penting tawakal (berusaha semaksimal mungkin dan pasrahkan semuanya kepada Allah)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.