Take a fresh look at your lifestyle.

Berniat Investasi Tanah? Coba Lihat Dulu Plus Minusnya

0 14

Jika berbicara tentang investasi properti secara umum investasi properti memang menguntungkan dan juga investasi favorit, pantas saja banyak orang yang tertarik untuk mulai menekuni investasi di bidang properti ini.

Namun investasi di bidang properti juga beraneka ragam, mulai dari berupa tanah, ruko, dan yang lainnya punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Karena banyak peluang pada investasi properti, banyak orang berkata jika tanah itu bagaikan emas hitam yang tak akan pernah turun harganya, malah selalu naik.

Serupa dengan jenis penanaman modal investasi lainnya, berinvestasi tanah kavling juga memiliki segi plus dan minus tersendiri.

Plus

  1. Capital gain. Siapapun tahu harga tanah akan terus menerus mengalami kenaikan. Persentasenya dapat mencapai 20%-25% tiap tahunnya, atau dua kali lipat setelah 5 tahun ke depan. Sungguh menarik bukan? Nilai plus inilah yang menjadikan investasi tanah ini cocok bagi pemula.
  2. Properti yang berkompeten memiliki return dan capital gain tinggi seperti tanah, sebaiknya jangan Anda jual dalam waktu singkat. Bersabar dan menunggu hingga harganya naik signifikan. Biasanya, kenaikan nilai properti ini akan sangat terasa setelah lima tahun.
  3. Kemudian dari sisi biaya. Dalam merawat tanah kosong memang Anda tak akan memerlukan biaya yang besar dan menyulitkan. Berbeda dengan properti yang berupa bangunan, seperti rumah, ruko, apartemen, kantor, atau kios, yang harus terus Anda pelihara sehingga kerap merogoh kocek setiap tahunnya.
  4. Adanya nilai tambah (added value). Keuntungan ini bisa Anda peroleh ketika lahan tersebut telah dikembangkan. Akhir-akhir ini banyak ditemukan pengembangan perumahan dalam skala kecil yang dikemas dalam bentuk cluster. Jika posisi lahan tergolong strategis, bisa juga kavling tersebut dijadikan ruko.
  5. Persediaan vs Permintaan. Persediaan adanya tanah tidak akan bertumbuh dan terus bertambah, sedangkan dibalik itu permintaan akan semakin bertambah seiring pertumbuhan penduduk yang membutuhkan lahan untuk mereka tinggal. Maka menurut prinsip ekonomi dengan semakin banyaknya permintaan maka akan semakin tinggi juga penawarannya.
  6. Dialokasikan untuk bisnis lain. Keuntungan lain yang bisa didapat dari berinvestasi tanah adalah sarana berbisnis. Sambil menunggu masa lima tahun ini hingga harga tanah Anda naik dua kali lipat, Anda dapat memanfaatkan lahan ini untuk ruang berbisnis tambahan. Misalnya, dengan berkebun sayur, lahan parkir, atau taman untuk acara pesta pernikahan.

Minus

  1. Minim income. Lahan kosong umumnya tidak akan menghasilkan income, berbeda dengan investasi berupa rumah atau ruko yang dapat disewakan. Kecuali, Anda dapat melihat peluang seperti yang tertera di poin nomor 5 (sisi plus).
  2. Sifat likuid kecil. Berbeda dengan emas, investasi tanah dirasa sulit saat hendak dicairkan menjadi bentuk uang jika anda membtutuhkan dalam waktu yang singkat.
  3. Modal yang besar. Dibanding properti lain seperti apartemen atau rumah, tanah relatif lebih terjangkau untuk dibeli. Hanya saja lokasi tanah yang berada di area yang strategis biasanya dibanderol dengan harga tinggi.
  4. Menguras pengeluaran. Poin ini akan berlaku jika lahan yang dimiliki tidak Anda pergunakan secara produktif. Alhasil, tanah hanya akan memberikan beban seperti adanya pajak, penjagaan dan perawatan. Karena jika tidak diberi batas yang kuat dan jelas (pagar atau tembok) serta pengamanan, seringkali tanah akan disalahgunakan oleh pihak lain. (Dhirga)

(Investasi Tanah) (bidang properti)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar