Take a fresh look at your lifestyle.

Bertemu Hamzah di Gunung Uhud | Mencari Tuhan di Kaki Ka’bah Part- 14

48 143

Bertemu Hamzah di Gunung Uhud. Crhonos dan Shofi tentu berserta istrinya, tinggal di Medinah selama kurang lebih delapan hari. Jumlah hari ini dimaksudkan, agar dapat menggenapkan pelaksanaan shalat sebanyak 40 kali di masjid Nabawi. Masjid yang selalu dipenuhi heroisme manusia-manusia suci. Masjid di mana, ribuan manusia yang syahid dimakamkan di sini.

Masjid Nabawi sering disebut haramain. Masjid suci kedua umat Islam setelah Ka’bah. Selain kesuciannya, Masjid ini juga dikenal sebagai Masjid terbesar ke dua di dunia. Tentu setelah Ka’bah. Di Masjid ini, terdapat makam Nabi dan beberapa makam sahabat terdekatnya. Karena itu, tidak salah jika disebutkan bahwa, Masjid ini selain dianggap suci, juga dapat menjadi tempat wisata spiritual yang sangat indah.

Shofi sering berdiri di pelataran Masjid yang sangat indah dan megah ini. Shofi dan Crhonos berdiam diri di Jam besar sambil menunggu Vetra dan Siti. Ia menyaksikan payung-payung besar di teras Masjid yang terbuka dan tertutup. Payung dimaksud, disebut Shofi sebagai Bunga Teratai. Membuka dengan pelan dan jika tertutup juga sangat pelan.

Kalau mereka berempat sudah pada bertemu dan berkumpul di bawah jam itu, mereka melihat maqam Baqi. Inilah makam yang lebih dikenal sebagai Jannatul-Baqi. Suatu peristirahatan terakhir bagi para sahabat dan keluarga nabi yang patut dianggap sedang menikmati taman Syurga. Letak maqam ini, berseberangan dengan Masjid Nabawi. Di Maqam Baqi ini, posisinya tidak menakutkan seperti umumnya maqam-maqam di Indonesia.

Di Medinah, yang ketakutan akan eksistensi Makam, malah para asykar Masjid. Karena di sekitar maqam inilah, banyak orang Iran dan Irak, serta Siria berkumpul. Mereka sering berdiskusi dan bergerobol. Secara teologi, masyarakat dari tiga negara itu, umumnya adalah pengikut aliran syi’ah yang sangat taat. Karena itu, meski tidak formal, mereka sesugguhnya diawasi.

Sewaktu-waktu, Shofi dan Crhonos berbincang dengan warga masyarakat dari tiga negara itu. Mereka umumnya mencari posisi maqam Fatimah Az Zahra dikebumikan. Setelah mereka merasa telah bertemu dengan maqam itu, lalu berdiskusi antar sesama mereka dengan hangat. Crhonos dan Shofi kadang ikut berbincang dengan mereka. Teapi, tidak lama kemudian, asykar mengingatkan bahwa mereka harus segera bubar dari tempat dimaksud.

Mengisi Hari dengan Berkunjung ke Tempat Suci

Untuk mengisi hari-harinya di Medinah, Crhonos bersama dengan jama’ah lain, selain bulak balik mengunjungi Masjid Nabawi, juga mengunjungi beberapa tempat penting dan istimewa yang ada di sekitar Medinah. Misalnya, ia bersama rombongan berangkat menuju Masjid Quba dan Masjid kiblatain. Dua Masjid yang menyembulkan aroam mistik dengan nilai spiritual yang sangat tinggi.

Shofi sesungguhnya mengalami anfal. Tetapi karena ia memiliki keinginan yang tinggi, meski sakitnya terus menguat dengan sengauan nafas yang sangat berat, dengan tubuh yang juga semakin lemah, Shofi tetap ikut. Ia tidak ingin menghabiskan waktunya hanya dalam kamar. Ia bangun dan tidak berbaring di atas Kasur.  Ia ingin mengunjungi Masjid pertama yang dibangun Rasulullah.

Masjid Quba adalah tempat ibadah pertama yang dibangun Rasulullah. Peletakkan batu pertamanya, dilakukan pada tahun pertama Hijriyah  di Quba. Jarak antara Quba dengan Medinah diperkirakan sekitar lima kilo meter  dari arah Barat Daya. Inilah Masjid yang disebut Allah dalam surat At Taubah [9]: 108 sebagai bangunan yang diletakkan atas dasar takwa.

Crhono, di Masjid Quba, kamu harus shalat. Sebab berziarah ke Masjid ini, dipuji Nabiyullah Muhammad melalui sabdanya sebagai berikut: “Siapa yang bersuci (dalam keadaan wudhu) dari rumah, datang ke Masjid Quba, lalu mendirikan shalat di dalamnya, maka imbalannya setara dengan berumrah.” HR. Ibnu Majjah. Masjid ini, terbagi menjadi dua yang dipisahkan latar semacam jalan setapak memanjang. Ruang utama masjid digunakan untuk shalat. Di dinding bagian kanan-kiri masjid terdapat rak-rak yang digunakan untuk menyimpan Alquran.

Shofi dan Crhonos, tentu bersama Vetra dan Siti, masuk ke Masjid itu secara bersama-sama. Mereka melaksanakan shalat sunnah muakadah. Lalu mereka berdo’a dengan kepentingan do’a masing-masing. Tampak, Crhonos dan Vetra lebih khusu’ dibandingkan di tempat lain. Mereka berdua tidak ingin meninggalkan beban-beban spiritual yang terlampau jauh. Setelah itu, mereka bangkit dan kembali masuk ke dalam mobil.

Selain berkunjung ke Masjid Quba, Shofi, Crhonos, Vetra dan Siti juga berangkat ke Masjid bani Salamah. Masjid ini dibangun di atas tanah, yang sebelumnya pernah berdiri rumah bani salamah. Letaknya di tepi jalan menuju Universitas Medinah. Suatu Universitas, dalam penuturan para supir bus di sana, banyak dihuni masyarakat Muslim dunia.Tidak sedikit di antara para thulabbah manca negara, yang rela dipinang untuk dinikahi dengan maskawin yang cukup lumayan besar. Tentu jika mau dan memiliki uang cukup.

Masjid ini, sangat dekat dengan istana kerajaan. Ia terletak di sebuah bukit kecil, sebelah Utara Harrah-Wabrah. Inilah Masjid yang diperkenalkan dengan istilah qiblatain. Posisi mimbar ada yang menghadap ke Ka’bah dan di arah yang berlawanan menghadap ke Masjid al Aqsa. Qiblataian adalah Masjid transisi dunia Islam dalam kontek menghadap kiblat.

Shofi tetap Berpikir Saat Sakit Mendera

Saat Shofi melaksanakan shlat di Kiblatain ini, tangannya yang mulai sering bergetar di angkat ke langit. Lalu ia menderaikan air mata. Air mata yang menyiratkan beban berat yang dia alami. Tetapi, bukan Crhonos kalau dia tidak bertanya. Ia tetap ingin bertanya tentang sejarah Masjid ini. Shofi kemudian membaca ayat suci al Qur’an, khususnya surat al Baqarah [2]: 142-144 yang artinya:

“Orang-orang yang kurang akalnya di antara manusia akan berkata: apakah yang memalingkan mereka (umat Islam) dari Kiblatnya (Baitul Maqdis) yang dahulu mereka telah berkiblat kepadanya? Katakanlah: kepunyaan Allah Timur dan Barat; Dia yang memberi petunjuk kepada siapa yang ia kehendaki ke jalan yang lurus.

Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Dan Kami tidak menetapkan kiblat yang mengetahui nasib jadi kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah; dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.

Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan”

Crhonos, kamu harus tahu. Tiga ayat al Qur’an tadi, turun saat Rasullulah saw, setiap kali melaksanakan shalat di tempat ini, menghadap ke Baitul Maqdis. Tetapi, ia sering melihat ke langit. Ia seolah sedang menunggu perintah Allah, agar arahnya kiblatnya digantikan ke Kabah. Inilah yang menjadi sebab turunnya surat al Baqarah [2]: 144. Ayat ini menunjukan bahwa kiblat umat Islam adalah Masjidil Haram. Bukan lagi masjid al Aqsa

Lalu sebagian di antara umat Islam ada yang berkata: Bolehkah kami tahu tentang orang-orang yang meninggal sebelum pemindahan qiblat ini? Bagaimana tentang shalat kami juga sebelum ini? Maka turunlah surat al Baqarah [2]: 143 yang menegaskan bahwa Allah tidak menyia-yiakan iman mereka yang beribadah menurut ketentuan pada waktu itu.

Lalu sebagian orang-orang bodoh berkata: “Apa yang memalingkan umat Islam sehingga memindahkan arah dari Baitul Maqdis ke Kabah? Maka turunlah ayat lain, yakni surat al Baqarah [2]: 142 sebagai penegasan bahwa Allah yang menetapkan arah kiblat. Hal ini setidaknya dapat dibaca dari hadits yang diriwayatkan Ibnu Ishaq dari Ismail bin Abi Khalid, dari Abi Ishaq. Shofi menjelaskan dengan mantap dan tenang, meski sakitnya terus mendera.

Berkunjung ke Kuburan Hamzah dan Uhud

Di Medinah, keluarga Shofi juga berkunjung ke makam (grave) Hamzah bin Abdul Muthalib. Ia adalah syuhada yang gugur dalam medan perang di jabal uhud. Suatu gunung, yang menurut Nabi bakal masuk Syurga. Gunung yang akan menjadi ciri qiyamat, yakni saat gunung ini berubah menjadi emas.

Sosok Hamzah yang mati di jabal uhud ini, dikenal sebagai Singa Padang Pasir. Ia selalu membela syiar Islam yang dibawa ponakannya, Muhammad. Ia disegani dan sangat ditakuti kaum Quraisy. Posisinya sebagai pelindung nabi yang gagah berani serta lihai berperang itu, terpaksa harus meninggal karena terjangan busur panah prajurit bayaran.

Ia meninggal di jabal uhud ini, dengan pola perang penuh dendam. Setelah terkesan busur panas dan menyebabkan ia jatuh, ia kemudian dihunus pedang. Atinya diambil atas  perintah Hindun, istri dari kakaknya. Ia memiliki kisah tersendiri sebagai heroisme Muslim. Ia terabadikan dalam lakon kastria agama. Bagi masyarakat Muslim pada kelas dunia, ia juga termasuk di antara pahlawan yang masuk dalam best seller film berjudul Lion of The Dessert. Ia tidak dikubur di makam baqi. Ia istirahat terakhir di sekitar uhud.

Inilah gunung yang menjadi saksi sejarah kemanusiaan. Di lembah inilah, perang besar antara pejuang Islam dan kaum kafir Quraisy, pada 15 Syawal 3 Hijriyah atau Maret 625 Masehi terjadi. Di perang ini pula, terdapat setidaknya 70 pejuang mati syahid. Termasuk tentu Hamzah. Agak aneh Crhonos … jika kamu tidak sempat mencucurkan air mata menyaksikan gunung ini. Di gunung inilah, coba kamu bayangkan bagaimana kamu bertemu dengan Hamzah. Shofi mengakhiri pembicaraannya dengan mengusapkan air mata sedih. Inilah pelajaran empati atas makna suatu perjuangan bagaimana Islam ditegakkan di muka bumi By. Charly Siera –bersambung

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

  1. Hasanatun Nadia berkata

    Bismillah..
    Betapa beruntungnya chronos yang mempunyai bapak seperti sofi yang mempunyai banyak ilmu pengetahuan tentang sejarah-sejarah yang ada di kota Nabi sehingga bisa mendengarkan sejarah nya langsung. Dan sofi pun sangat beruntung dapat mengunjungi tempat-tempat bersejarah yg tidak semua orang Islam dapat mengunjungi tempat tersebut.

  2. Rina Agustiana A/1 berkata

    Untuk mengisi hari harinya di madinah,chornos bersama dengan jama’ah lain, selain bulak balik mengunjungi masjid Nabawi, juga mengunjungi beberapa tempat penting dan istimewah yang ada di sekitar madinah, misalnya masjid kubah dan masjid kiblataian dua masjid yang menyebutkan aroma mistik dengan nilai spiritual yang sangatb tinggi .

  3. Elok Firdausiana berkata

    Di tanah suci, selain tempat ibadahnya orang-orang muslim, juga merupakan tempat yang di dalamnya mengandung banyak sejarah islam. Dengan pengetahuannya yang luas mengenai sejarah islam, shofi kerap kali menceritakan kepada keluarganya tentang sejarah-sejarah islam di tempat yang mereka kunjungi selama ibah haji

  4. Amalia Fitriyanti berkata

    Bismillah..
    Part 4 ini menjelaskan bahwa pak shofi, bu siti, charlos dan juga istrinya. Sangat mendekat kan diri pada Allah bahkan lebih dekat. Seperti pak shofi yang tetap semangat dalam menjalankan ibadah haji walaupun dia kurang fit dalam kesehatan badannya. Tetapi suatu semangat yang sangat tinggi beliau bisa melaksanakan ibadah-ibadah haji.

  5. Dezidni Tazqiah MPI 3 berkata

    Assalamualaikum.. dlm part ini
    Keluarga shofi juga berkunjung ke makam (grave) Hamzah bin abdul muthalib. Ia adalah syuhada yg gugur d medan perang jabal uhud. Suatu gunung yg menurut nabi bakal masuk syurga. Subhanallah

  6. Intan Sulistiani MPI-B/SMT III berkata

    Di part 14 ini hamzah banyak mengetahui tentang tempat dan tokoh yang bersejarah dalam penegakan atau penyebaran agama islam hingga bisa jaya sampai saat ini. Sangat mengharukan dan perlu untuk kita tegakkan agar lebih baik lagi.
    Sekian.

  7. Asri Wulandari berkata

    Subhanallah.. Sungguh islam. Memiliki sejarah yang sangat indah, dari part ini sedikit terungkap tentang sejarah islam dN perkembangN orng muslim pada saat ini, sikap cronos yang selalu ingin tahu,menginspirasi bahwa sejarah sangat luas dan perlu kita gali agar dapat diambil uswatun hasanahnya.

  8. siti hayyun berkata

    dalam part 14 ini shofi memberikan pajaran tentang sejarah islam pada waktu itu. sejarah sendiri perlu di pelajari. pelajaran yang di dapat dari suatu sejarah adalah apa yang baik di masa lalu tentu harus diterapkan dalam masa sekarang. dan apa yang buruk di masa lalu bisa di jadikan pelajaran agar yang buruk itu tidak di terapkan di masa sekarang dan masa yang akan datang

  9. Siti Hamidah Tadris IPS A / 1 berkata

    Bismillah,
    Dalam part 14 ini, subhanallah tak henti-hentinya chronus dan shofi bersyukur akan keagunggan Allah SWT yang sangat luar biasa ini. Rasa syukur chronus dan shofi terlihat jelas dalam part ini saat mereka melakukan perjalanan spiritual ke beberapa tempat bersejarah pada zaman Rasulullah salah satunya masjid Quba dan Maqam Hamzah. Kehidupan manusia memanglah tidak boleh terlepas dari rasa syukur atas segala anugerah yang telah Allah berikan…

  10. Ega Sopana berkata

    Didalam part 14 ini sungguh subhanallah karena di dalam novel ini crhonos dan keluarganya mengunjungi masjid masjid tak pula juga berkunjung ke kuburan yang dimana ditempat banyak keutamaan keutamaan di tempat itu, sungguh membuat saya penasaran untuk pergi kesana alangkah mulianya tempat-tempat itu. subhanallah

  11. Fariz maulana ibrahim tadris ips a/1 berkata

    Assalamualaikum wr.wb
    Subhanallah sejarah islam sungguh sangat luar biasa,berkunjung ke tempat itu kita seolah olah bisa merasakan kehidupan di jaman nabi,terutama masjid paling bersejarah di dunia yaitu masjid nabawi,dalam cerita kali ini semakin memperkuat hati kita untuk ingin pergi ke tempat suci Itu,berkunjung ke Ka’bah,masjid nabawi dan makam Nabi besar Muhammad SAW.
    Wassalamualaikum wr.wb

  12. fajar maulana berkata

    Pada part 14 ini, terlihat chronos dan yang lain tidak menyia-menyiakan penjalanan spiritual mereka, dengan memunaikan shalat di di masjid nabawi dan mengunjungi tempat-tempat suci dan penuh sejarah lainnya, seperti masjid quba dan masjid kiblatain yang dimana jika menunaikan sholat di tempat suci tersebut sungguh besar pahalanya sampai setara dengan pahala kita umroh.

  13. fajar maulana berkata

    Pada part 14 ini, terlihat chronos dan yang lain tidak menyia-menyiakan penjalanan spiritual mereka, dengan memunaikan shalat di di masjid nabawi dan mengunjungi tempat-tempat suci lainnya, seperti masjid quba dan masjid kiblatain yang dimana jika menunaikan sholat di tempat suci tersebut sungguh besar pahalanya sampai setara dengan pahala kita umroh.

  14. Isah Siti Khodijah berkata

    Bismilahirahmanirahin
    Asalamualaikum wr wb
    Pada part ini Shofi & keluarga mengunjungi tempat2 penting diantaranya:
    1. Mengunjungi masjid Quba (masjid pertama yang di bangun Nabi Muhammad Saw) Allah itu maha pemurah sebagaimana di jelaskan dalam hadis Nabi yang di riwayatkan oleh Ibnu Majjah bahwa ” Sholat di masjid Quba, maka imbalannya setara dengan berumrah”.
    2. Mengunjungi masjid Bani Salamah (Qiblatain) posisi mimbar ada yang ke kabah & masjidil Aqsa. Qiblatain adalah masjid transisi dunia Islam dalam konteks menghadap kiblat yang di jelaskan dalam surah al baqarah ayat 142-144. Dalam surah ini dijelaskan bahwa arah kiblat adalah masjidil haram bukan masjidil Aqsa.
    3. Berkunjung ke Hamzah bin Uhud, beliau adalah paman Nabi yang di juluki singa padang pasir yang meninggal sahid pada perang uhud

    Yang saya kagum pada sosok shofi adalah beliau dalam keadaan sakit yang begitu Akut sanggup menjelaskan semua nya kpd anaknya dan mampu berjalan. Itu menjadi pelajaran bagi kita swmua untuk tdk mengeluh.
    Dan juga saya belajar banyak lewat cerita di atas tentang arab dan tempat 2 suci didalamnya.
    Terimakasih
    Wasalamualaikum wr wb

  15. Farrin nurul aina berkata

    Di madinah crhnos, shofi, vetra dan siti memanfaatkan waktu untuk mengunjungi tempat-tempat seperi masjid Nabawi yang merupakan masjid ke 2 terbesar setelah masjidil haram dan merupakan tempat suci bagi umat islam. Lalu mengunjungi makam Baqi tempat pemakaman sahabat dan keluarga dekat nabi. Mengunjungi masjid quba, masjid qiblatin, masjid bani salamah, dan mengunjungi makan Hamzah bin abdul muthalib yaitu seorang syuhada yang gugur dalam medan perang di jaabal uhud. Ditempat inilah saksi sejarah perang besar antara umat islam melawan orang2 quraisy. Sehingga akan terasa heran jika jamaah haji yang berkunjung ketempat ini tidak menangis, bila mengenang jasa para syuhada dalam membela islam

  16. Farrin nurul aina berkata

    Di madinah crhnos, shofi, vetra dan siti memanfaatkan waktu untuk mengunjungi tempat-tempat seperi masjid Nabawi yang merupakan masjid ke 2 terbesar setelah masjidil haram dan merupakan tempat suci bagi umat islam. Lalu mengunjungi makam Baqi tempat pemakaman sahabat dan keluarga dekat nabi. Mengunjungi masjid quba, masjid qiblatin, masjid bani salamah, dan mengunjungi makan Hamzah bin abdul muthalib yaitu seorang syuhada yang gugur dalam medan perang di jaabal uhud. Ditempat inilah saksi sejarah perang besar antara umat islam melawan orang2 quraisy. Sehingga akan terasa heran jika jamaah haji yang berkunjung ketempat ini tidak menangis, bila mengenang jasa para syuhada dalam membela islam.

  17. Silmy Awwalunnis
    Silmy Awwalunnis berkata

    Sungguh luarbiasa semangat shofi dalam menunaikan ibadah hajinya, betapa beruntung nya keluarga chronos dalam kemudaahan beribadahnya. di medinah memang banyak sekali tempat-tempat dengan latar belakang sejarah yang sangat luarbiasa. apalagi ka’bah merupakan kiblat umat islam, maka sungguh istimewanya mereka yang dapat melihat ka’bah secara langsung. subhanallah

  18. Aida Nur Aisyah berkata

    Assalamu’alaikum wr. wb
    Bismillahirahmanirahim
    Pada part 14 ini, keluarga Shofi dan Chronos berkunjung ke berbagai tempat bersejarah mengenai perjuangan nabi Muhammad beserta para sahabatnya memperjuangkan Islam. Dalam part ini diceritakan bahwa ada seorang tokoh yang bernama Hamzah yang dibunuh saat perang melawan kaum musyrikin dengan keji. Hal yang dapat kita ambil dari perjuangan Hamzah tersebut adalah sebagai umat Islam yang sudah dapat menikmati hasil dari perjuangannya tersebut seharusnya kita harus bisa lebih beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, karena kewajiban kita tentu lebih ringan dari pada mereka yang hidup pada zaman Rasulullah SAW yang harus berperang melawan kaum musyrikin.
    Sekian
    Terima kasih
    Wassalamu’alaikum wr.wb

  19. M. DIDI WAHYUDI berkata

    keluarga Shofi juga berkunjung ke makam (grave) Hamzah bin Abdul Muthalib. Ia adalah syuhada yang gugur dalam medan perang di jabal uhud. Suatu gunung, yang menurut Nabi bakal masuk Syurga. Gunung yang akan menjadi ciri qiyamat, yakni saat gunung ini berubah menjadi emas.

  20. M. DIDI WAHYUDI berkata

    crhonos dan keluarganya berkenjung ke tempat bersejarah dan sangat menikmatinya, sungguh nikmat yg luar biasa belum tentu semua orang bisa ke tempat itu

  21. dhini apriliani berkata

    Asalamualaikum
    pada part 14 ini saya sangat salut dan kagum kepada shofi karena semangat nya dalam menjalankan ibadah walaupun sakit dan kondisi yang semakin lemah itu ia tetap semangat. Shofi dan keluarga berkeliling dan banyak sekali pengalaman dan ilmu yang di dapat mengenai sejarah islam seperti masjid yang pertama di bangun oleh rasullulah

  22. dhini apriliani berkata

    Asalamualaikum
    pada part 14 sungguh luar biasa semangat dari shofi walaupun keadaannya semakin lemah tetapi ia tetap beratahan tidak ingin berbaring saja di tempat tidur, shofi chornos dan istri istrinya mereka berkeliling dan banyak pengetahuan yang di dapat tentang sejarah islam tentang masjid pertama yang di buat oleh rasululah

  23. Fifit Fitri Nur'aeni/Ips/1B berkata

    Assalamualaikum
    Chronos beserta keluarga tiba di madinah dan mendatangi tempat tempat suci dan bersejarah yaitu makam hamzah di gunung uhud.
    Walaupun sofi sedang sakit tetapu dia mempunyai keinginan yang tinggi untuk mengunjungi hamzah saya kagum terhadao sosok sofi.
    Inilah gunung yang menjadi saksi sejarah kemanusiaan. Di lembah inilah, perang besar antara pejuang Islam dan kaum kafir Quraisy, pada 15 Syawal 3 Hijriyah atau Maret 625 Masehi terjadi. Di perang ini pula, terdapat setidaknya 70 pejuang mati syahid. Termasuk tentu Hamzah.

  24. Muhamad Udin berkata

    Bismillahirrahmanirrahim
    Bertemu Hamzah di Gunung Uhud pada part ini shofi dan keluarga bisa keliling ke tempat-tempat bersejarah, salah satunya keluarga Shofi bisa berkunjung ke makam Hamzah bin Abdul Muthalib. Ia adalah syuhada yang gugur dalam medan perang di jabal uhud.
    peljaran yang kita dapat ambil itu sejarah Di lembah inilah, perang besar antara pejuang Islam dan kaum kafir Quraisy, pada 15 Syawal 3 Hijriyah atau Maret 625 Masehi terjadi. Di perang ini pula, terdapat setidaknya 70 pejuang mati syahid. Termasuk tentu Hamzah.

  25. Siti Sutihatin MPI/4 berkata

    Selama berada di Madinah Crhonos dan keluarga pun mengunjung tempat-tempat bersejarah yang ada di sana. Crhonos terkagum dengan ciptaan sang Kuasa. Ia tak henti-hentinya memuji keagungan Allah.

  26. Rahmat Maulana (MPI-4) berkata

    Dalam part 14 ini. Crhonos dan keluarganya mengunjungi tempat bersejarah di sekitar wilayah arab, kala itu shofi menceritakan apa shofi ketahui tentang sejarah keislam kepada crhonos sehingga bayak sekali wawasan dan pengetahuan yang didapatnya. Selain itu juga, banyak hal yang harus kita syukuri terhadap nikmat Allah, karena Allah telah menjanjikan di dalam Firmannya yaitu Q.S. Ibrahim: ayat 7 yang artinya “ sesungguhnya jika kamu ber-syukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku) maka pasti azab-Ku sangat berat.
    Semoga kita termasuk orang-orang yang senantiasa bersyukur.

  27. Indah kusumawati (mpi-4) berkata

    Dari part 14 ini menjelaskan bahwa pak shopi dan cronos beserta kerluarganya mengunjungi tempat-tempat bersejarah. Dimana umat islam berjuang untuk agama. Mereka pun berkunjung ke makam-makam para syuhada sehingga menimbulkan aroma spiritual yang begitu kental. Pak shopi dalam keadaan sakit begitu bersemangat untuk berkeliling di tempat bersejarah itu.

  28. MAFTUHAH MPI/4 (1415109011) berkata

    di part 14 ini, rombongan jama’ah haji berkunjung ke tempat suci yang ada di madinah, muli dari ke masjid quba sampai berkunjung ke kuburan hamzah dan uhud. dalam keadaan sakit, shofi tetap melanjutkan perjalanan ke tempat suci itu dan crhonos tetap setia mendampingi shofi yang sedang sakit.

  29. Dengan membaca part 14 ini kita merasakan semacam ada gaya gravitasi untuk bisa menjumpai tempat2 indah nan menakjubkan. MasyaAllah…

  30. Koko Santoso (MPI 4) berkata

    Parr 14
    Bertemu Hamzah di Gunung Uhud
    Pada part ini, Crhinos & Shofi beserta istri2nya telah tinggal du Madinah selama 8 hari. Untuk mengisi kekisongan itu, mereka melakukan perjalanan spiritualitas dengan mendatangi tempat2 bersejarah umat Islam. Terdapat pelajaran bahwa sebelum Makkah, kiblat umat muslim jaman dulu adalah masjidil aqsa. Ketika singgah di makam Hamzah bin Abdul Muthalib di gunung uhud, Shofi kembali menceritakan tentang bagaimana perjuangan Hamzah dalam membumikan Islam~

  31. Winda Dwi Nurrachmawati (1415109032) MPI-4 berkata

    Dalam part 14 ini, tak henti-hentinya chronus dan shofi bersyukur akan keagunggan Allah yang sangat luar biasa. Rasa syukur chronus dan shofi terlihat jelas dalam part ini saat mereka melakukan perjalanan spiritual kebebrapa tempat-tempat bersejarah pada zama Rasulullah salah satunya masjid Quba dan Maqam Hamza.
    Kehidupan manusia memanglah tidak boleh terlepas dari rasa syukur akan segala anugerah yang telah Allah berikan atau Allah ciptakan.

  32. Sri Rahayu MPI/4 (1415109025) berkata

    Bismillah………………….
    Pada Part 14 ini ada pelajaran yang berharga yang dapat saya temukan pada sosok seorang Shofi, walaupun beliau tidak lagi muda dan sedang sakit tapi dengan semangat yang tinggi tidak melunturkan niatnya untuk mengunjungi tempat-tempat yang suci dan mengandung sejarah yang besar seperti masjid Kuba, Masjid Kiblatain dan yang lainya. Ini mengajarkan kita bahwa semangat hidup yang tinggi akan menghantarkan kita pada tujuan yang kita inginkan.
    Barokallah…………

  33. Fera Agustina/ MPI/4 berkata

    dalam part 14 kali ini yang berjudulkan ” bertemu hamzah di gunung uhud” shofi dan keluarga berada di Masjid Nabawi yang sering disebut haramain. Masjid suci kedua umat Islam setelah Ka’bah. Selain kesuciannya, Masjid ini juga dikenal sebagai Masjid terbesar ke dua di dunia. mereka sangat amat terkagum dengan keindahan-keindahan yang setiap kali meraka nikmati, dan shofi tahu tentang bagaimana cerita-cerita sejarah islamiyah dan menceritakan nya kepada chronos, subhanaallah shofi salah satu orang paling beruntung dan dapat dipercaya oleh allah untuk menunaikan ibadah haji.

  34. Firman Maulana mpi smt 4 berkata

    Part 14
    Pada bagian ini chronos beserta keluarganya kesibukkan untuk melihat keagungan Allah dan melakukan ibadah di masjid Quba semakin bertambah. Dan saya sangat kagum kepada shofi yg meskipun kesehatan nya semakin melemah tetapi ia tetap melakukan ibadah dimasjid Quba dan sedikit menjelaskan sejarahnya kepada anaknya yaitu chronos. Sungguh mulia kekuatan hati shofi yg tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk lebih mendekatkan dirinya kepada Allah

  35. Siti Nurbaeti (1415109022)-MPI/4 berkata

    Membaca dari judulnya saja (Bertemu Hamzah di Jabal Uhud), saya teringat akan kekalahan umat muslim kala perang uhud melawan orang-orang kafir, sungguh disayangkan kala itu umat muslim mengalami kekalahan lantaran tidak patuh terhadap perintah Rasulullah, serta teringat akan peristiwa syahidnya paman Rasul (Hamzah) yang mana hati atau jantungnya (pada refrensi lain) dimakan oleh Hindun. Pada kali ini hikmah yang saya ambil yaitu JASMERAH (jangan lupakan sejarah), karena apa ? karena masa depan itu cerminan yang lebih baik dari masa lampau.

  36. Sri Rokhmah/MPI-4 (1415109026) berkata

    Banyak kegiatan spiritual yang dilakukan oleh rombongan kunjungi menyaksikan payung-payung besar di teras Masjid yang terbuka dan tertutup. Payung dimaksud, disebut Shofi sebagai Bunga Teratai. Membuka dengan pelan dan jika tertutup juga sangat pelan. shofi sangat bersyukur ketika Allah mengundangnya sebagai tamu. shofi juga sangat bersyukur melalui panggilan tuhan, dia dapat mengunjungi tempat-tempat bersejarah dalam islam.

  37. Muhammad Yasir Arafah MPI/4 (1415109012) berkata

    Bismillahirrahmanirrahim, pada saat dimadinah shofi dan chronos melakukan beberapa perjalanan spiritual. Dari yang mengunjungi masjid quba’ sampai ke jabal uhud, mereka sangat larut dalam perjalanan spiritual nya.

  38. Sri Hardianti-MPI/4-1415109024 berkata

    bismillah
    dalam part empat belas ini, chronos tidak henti-hentinya memuji alloh karena melihat banyaak tempat dan sesuatu yang sangat menakjubkan..
    banyak sekali sejarah-sejarah yang dapat kita rasakan di tanah suci ini..

  39. Nur Aliffah/ MPI 4 berkata

    subhanallah, begitu banyak ilmu yang dapat kita ketahui dalam part ini. sungguh banyak tempat-tempat sejarah islam yang sangat indah, mengalahkan indahnya tempat-tempat wisata diberbagai belahan dunia. kita sebagai umat muslim harus bangga dengan sejarah islam yang adanya di dunia. seperti halnya yang dilakukakan oleh ayah choros, beliau menceritakan banyak sejarah islam kepada anaknya. Oleh karena itu, kita sebagai umat manusia haruslah bangga dengan sejarah islam yang ada, dan banyak juga tempat-tempat yang begitu menakjubkan di kota bersejarah bagi umat islam.

  40. Ega Sugandi (1415109003) MPI/4 berkata

    Banyak kegiatan spiritual yang selanjutnya rombongan kunjungi menyaksikan payung-payung besar di teras Masjid yang terbuka dan tertutup. Payung dimaksud, disebut Shofi sebagai Bunga Teratai. Membuka dengan pelan dan jika tertutup juga sangat pelan.
    Kalau mereka berempat sudah pada bertemu dan berkumpul di bawah jam itu, mereka melihat maqam Baqi. Inilah makam yang lebih dikenal sebagai Jannatul-Baqi. Suatu peristirahatan terakhir bagi para sahabat dan keluarga nabi yang patut dianggap sedang

  41. pujiati MPI/4 berkata

    selama di Masjid Quba chronos dan shofi selalu bolak-balik untuk sekedar melihat keindahan dan kemegahan masjid tersebut, dengan tiada hentinya mengucapkan kalimat-kalimat untuk memuji Allah SWT. selain itu shofi dan chronos selalu menghabiskan waktu di masjid tersebut untuk membaca Al-Qur’an dan shalat di masjid tersebut.

  42. Asiro MPI/4 (1415109002) berkata

    Bismillahirrahmaanirrahiim…
    Dalam novel part 14 ini yang berjudul “Bertemu Hamzah di Gunung Uhud”, selain sofi crhonos vetra dan siti dapat melaksanakan ibadah haji tetapi juga dapat mengetahui sejarah peradaban islam dengan melihat langsung tempat-tempat bersejarah serta seakan-akan merasakan keajaiban spiritual juga mengetahui mengenai bagaimana para pejuang islam terdahulu yang benar-benar membela islam sampai pada titik darah penghabisan. MasyaAllah..

  43. Asyifa Nuraeni Kartika Ali/MPI/4 berkata

    Bismillahirrahmanirrahim
    MasyaAllah sungguh luar biasa dan menarik sekali perjalan Crhons dan keluarga, mereka tidak hanya sebatas tahu teori tentang tempat-tempat bersejarah yang ada di tanah Arab itu tetapi menyaksikan langsung tempatnya dan seolah merasakan bertemu langsung dengan pemeran bersejarah, dan tampaknya Shofi tahu betul tentang sejarah-sejarah, story tentang peristiwa-peristiwa yang terjadi pada masa lampau yang ia aplikasikan dalam hadits maupun ayat al-Qur’an. sungguh beruntung Crhonos memiliki ayah yang super hebat.

  44. Lu'lu Atul alawiyah (1415109010) MPI/4 berkata

    bsimillahirrahmanirrohim…
    subhanallah Allahu Akbar, terdapat banyak sekali sejarah yang terjadi dalam dunia islam yang perlu diketahui oleh seluruh umat muslim. Karena dengan mengetahui sejarah kta dapat mengetahui setiap adanya kejadian yang trjadi pada zaman Rasulullah maupun nabi/sahabat yang belum kita ketahui banyak. oleh karena itu penting bagi kita umatnya untuk mengetahui suatu peristiwa yang terjadi zaman dahulu agar kita juga dapat menjelaskan kepada anak-cucu kita kelak… Walaupun dalam keadaan yang kurang membaik sofi tetap bersemangat menjalani ibadah haji ini dan menceritakan setiap tempat yang mereka kunjungi.

  45. Siti halimah MPI/4 berkata

    bismillahirrahmanirrahim, , ,
    subhanallah jika kita pelajari sungguh banyak sekali sejarah yang belum kita ketahui, , begitupun dengan masjid quba yang pertama kali dibagun oleh rasulullah, karena ketika kita melaksanakan salat di mesjid quba ini kita senantiasa akan dipuji oleh rasulullah, maka dari iti shopi menyuruh chronos untuk melaksanakan salat di masjid quba.

  46. dinny alfiana s. MPI/4 berkata

    dalam part 14 ini, banyak tempat bersejarah yang tercatat selama kehidupan rasulullah. mulai dari masjid quba’ yang merupakan masjid pertama yang dibangun rasulullah, pindahnya arah kiblat dari masjidil haram ke masjidil aqsa dan kembali lagi pada masjidil haram. hingga kisah hamzah, paman nabi yang syahid di gunung uhud (jabal uhud). tentunya setiap muslim yang berkunjung ke baitullah, tak ingin menyia-nyiakan kesempatan kesempatan yang belum tentu dusa kali datang iyu untuk berkunjungkesetiap tempat bersejarah bagi umat muslim, sama halnya dengan shofi yang enggan menyia-nyiakan kesempatan walau dalam keadaan yang kurang baik. wallahua’lam.

  47. Ririn Nur'aeni berkata

    bismillah ddi part 14 inii..
    banyak sekali tempat-tempat bersejarah di dunia terutama di tanah suci, seperti halnya tempat-tempat yang dikunjungi oleh cronos dan keluarganya. pengetahuannya yang luas tentang sejarah keislaman shofi sering kali menceritakan kepada cronos mengenai sejarah tempat yang mereka kunjungi kepada cronos anaknya.

  48. Nailiyatul Farhah MPI/4 (1415109013) berkata

    Bismillahirrohmanirrohim,
    MasyaAllah, begitu banyak sejarah islam di dunia ini termasuk sebagian tempat yang shofi dan chronos serta istrinya kunjungi. Banyak sekali sejarah di tempat yang mereka kunjungi. Shofi yang dalam kesakitannya tetap semangat dan selalu berusaha untuk menahan sakitnya demi berkunjung ke tempat bersejarah islam. Shofi yang serba tahu tentang sejarah islam tak segan untuk menceritakannya pada chronos walaupun rasa sakitnya yang selalu dirasakan oleh shofi. Shofi sungguh sangat bersyukur ketika Allah mengundangnya sebagi tamu Allah dan sempat untuk menyaksikan beberapa tempat bersejarah umat islam. Sungguh karunia Allah lebih besar dibandingkan dengan yang lainnya.