Inspirasi Tanpa Batas

Bill Gate Genius adalah Bagian dari Kisah Sukses “Anak Nakal”

2 156

Konten Sponsor

Jika anda memiliki anak yang nakal secara akademik, jangan terlalu takut. Sebab hal itu dapat menjadi tanda, kalau anak yang tumbuh bersama anda itu, ternyata memiliki kepadandain lebih dibandingkan anak yang lain. Sebut misalnya, ketika ternyata dia berhasil membobol rekening anda dan memindahkan isi rekeningnya ke rekening milik anak anda.

Jika hal itu benar-benar terjadi, lebih baik anda bersegera berdo’a. Semoga ia dapat menjadi penerus atau pengganti Bill Gate. Memangnya kalau Bill Gate pernah menjadi Hacker? Ooooh ternyata iya. Ia menjadi Hacker pertama di dunia.

Otak encer Bill Gate dalam bidang Sains dan Matematika, membuat orangtuanya yakin, kalau Bill Gate lebih tepat disekolahkan di Lakeside. Sekolah swasta pavorite dan menjadi tempat penting bagi mereka yang berbakat dan memiliki IQ tinggi di Amerika Serikat.

Saat Bill Gate baru masuk dan belajar di Lakeside, umurnya baru 12 tahun. Saat Bill Gate untuk pertama kali belajar di sekolah tersebut, faktor kebetulan juga bahwa ternyata sekolah pavorite tadu baru saja membeli satu unit komputer untuk keperluan sekolah. Ia bersama rekannya, yakni Paul Allen, telah berhasil menghabiskan waktu belajar komputernya selama satu tahun.

Bill Gate si Genius yang Menyebalkan

Di Lakeside, Bill Gate membuat ulah pertama. Di sekolah swasta terpavorite di Amerika Serikat itu, berhasil dihack Bill Gate. Melalui komputer baru yang dimiliki sekolah di mana Bill Gate belajar, ia bersama kawannya bernama Paul Allen, berhasil mengubah jadwal pelajaran dan mengubah penempatan siswa dalam kelas. Untuk ukuran tahun 1967 dan di usia Bill Gate yang baru 13 tahun itu, polahnya bersama Allen cukup mencengangkan.

Akibat kenakalan Bill Gate dalam menghack itu, pada tahun 1968, ia malah disewa Computer Center Corp. Ia dijadikan sebagai tester sistem keamanan perusahaan Komputer yang mulai raksasa di Amerika Serikat.

Balasan [upah] yang diberikan perusahaan kepadanya adalah, ternyata hanya diberi kebebasan kepada keduanya untuk menggunakan komputer perusahaan, sesuka mereka. Bill Gate sendiri mengakui, jika sejak saat itulah, ia merasa benar-benar dapat menikmati komputer. Di sini jugalah, mereka mengembangkan kemampuan pembentukan Microsoft 7, tujuh tahun kemudian, yakni 1975 setelah dia menjadi mahasiswa di Harvard University.

Dari sinilah, ia mulai membuat program sistem pembayaran guna keperluan Information Science Inc. Inilah wadah bisnis pertama Bill Gate. Dari sini, ia kemudian mendirikan perusahaan bernama Traf-O-Data. Mereka membuat sebuah komputer kecil yang mampu mengukur aliran lalu lintas. Bekerja sebagai debugger di perusahaan kontrkator pertahanan TRW, dan sebagai penanggungjawab komputerisasi jadwal sekolah, melengkapi pengalaman Bill Gates.

Ketika dia menjadi mahasiswa di Harvard, ia dikenal menyebalkan, namun diakui genius dan programer luar biasa. Perkuliahan di kampus paling populer di Amerika ini, ia masuki sejak musim gugur 1973. Saat menjadi mahasiswa semester III di Harvard, ia telah berhasil menerbitkan tulisan di Jurnal populer, takni, Electronics. Judul tulisan Gate berjudul “World`s First Microcomputer Kit to Rival Commercial Models”, telah memikat Paul Allent untuk segera menemuinya di Harvard.

Menurut beberapa catatan ahli komputer, artikel Gate ini, berhasil membuat suatu rumusan yang rinci tentang tentang komputer mikro pertama Altair 9090. Apa yang dihasilkan dari diskusi antara dua makhluk Genius ini? Ternyata mereka menyimpulkan suatu kesadaran bahwa era ini [1973], harus dipandang sebagai “Era Komputer rumah”. Era ini akan segera hadir dan menurut mereka akan meledak di pasaran. Komputer akan menjadi industri rumahan dan setiap rumah dianggap keduanya akan dibutuhkan di masing-masing rumah.Prof. Cecep Sumarna

  1. Siswanto biasa berkata

    agent of chang harus bisa mengikuti teknologi yang semakin maju. Kita membuat inovasi-inovasi baru ntah itu dari mana pun. Maka kita patut bersyukur akan ada kemampuan dan kompeten yang kita miliki.

  2. Siswanto biasa berkata

    Setelah saya membaca artikel ini yang saya tangkap yaitu kebebasan berekspresi dalam merubah dunia menjadi milik kita. Dalam hal ini manusia mempunyai bakat terhadap apa kondisi yang terjadi. untuk itu kita merupakan agent of chang harus bisa mengikuti teknologi yang semakin maju. Kita membuat inovasi-inovasi baru ntah itu dari mana pun. Maka kita patut bersyukur akan ada kemampuan dan kompeten yang kita miliki.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar