Biodata Sean Gelael: Agama, Keluarga, Pacar, Fakta dan Karir

Sean Gelael telah mengukir prestasi untuk keharuman nama Indonesia di kancah balapan mobil. Lelaki 26 tahun ini pernah menjajaki berbagai klub ternama yang mampu membuat dirinya melambung.

Bakat balapannya tampaknya menurun dari genetik sang ayah, Ricardo Gelael, yang juga pernah menjadi pembalap kondang. Tentunya didukung pula oleh kecintaannya terhadap dunia otomotif sehingga mendorong Sean unjuk bakat sejak usia dini.

Profil Sean Gelael

  • Nama : Muhammad Sean Ricardo Galael
  • Tinggi : 188 cm
  • Populer : Runner-up FIA WEC 2021
  • Twitter : @gelaelized
  • Pendidikan : University of Bath
  • Alias : Sean Gelael
  • Ibu : RA Sri Sudarini
  • Zodiak : Scorpio
  • Hobi : Balapan, koleksi mobil mewah
  • Tempat Lahir : Jakarta
  • Pekerjaan : Pembalap
  • Aktif : 2005 – sekarang
  • Tanggal Lahir : 1 November 1996
  • Kependudukan : Indonesia
  • Warna Mata : Cokelat tua
  • Berat : 78 kg
  • Saudara Tiri : Fadli Albar, Fauzi Albar, Fachri Albar
  • Agama : Islam
  • Ayah : Ricardo Gelael
  • Sponsor : DANA Dunia, Bank Negara Dunia, Jagonya Ayam
  • Umur : 26 tahun
  • Instagram : @gelaelized
  • Pencapaian : Juara 2 FIA World Endurance Championship tahun 2021
  • Rumor Pacar : Anya Geraldine
  • Facebook : Sean Gelael

Biografi Sean Gelael

Lahir dari keluarga konglomerat tidak membuat Sean Gelael mengikuti jejak pendahulunya untuk berkarier di dunia bisnis. Dia lebih tertarik mencoba kecakapan melalui adu balap di sirkuit mobil sedari kecil. Di tahun 2005, dirinya telah terjun langsung ke lapangan Reli Sprint dengan mengambil peran sebagai navigator Ricardo Gelael.

Empat tahun selanjutnya, dia menjajaki kejuaraan gokart lewat level Rotax Max Junior. Rupanya keterlibatannya pada ajang ini mendorongnya untuk semakin serius sehingga Sean berusaha menembus skala internasional. Tahun 2011, impiannya bermain gokart di ajang internasional tercapai di mana dirinya tampil mewakili Indonesia.

Dalam prosesnya, dia juga pernah mencoba memperluas kemampuan di Eropa dengan mengikuti acara F3 kurang lebih 2 tahun sejak 2013. Momentum tersebut hanya permulaan yang membuatnya kian sering muncul mengemudikan kendaraan di kancah kejuaraan dunia. Misalnya, di tahun 2015 Sean mampu menjajaki pertandingan World Series by Renault.

Sampai tahun 2021, di telah berulang kali tampil dalam ajang balapan internasional meskipun tidak selalu mendapatkan kemenangan. Contohnya, saat bermain dalam European Le Mans Series di mana dirinya bergabung dalam tim Jota Sport. Pernah pula satu tahun sebelumnya eksis di FIA Formula 2 Championship mewakili tim DAMS hingga 14 kali pertandingan.

Di tahun 2016 sampai 2017, sejatinya Sean tercatat pernah memenangkan penghargaan atas kategori The Best Design Helmet. Namun demikian, dia tidak berpuas diri dengan terus mengasah skill balapan lewat keterlibatannya pada beragam kejuaraan. Tidak menutup kemungkinan dirinya akan bersinar sebagai seorang pembalap kebanggaan bangsa ini.

Foto Sean Gelael

Temukan lebih banyak konten terkait dengan Biodata atau konten menarik lain di Lyceum:

Close