Beranda » Blog » Finance » Bisnis » Bisnis Berjangka Panjang | Bisnis Perumahan Part – 2

Share This Post

Bisnis / Properti

Bisnis Berjangka Panjang | Bisnis Perumahan Part – 2

Bisnis Berjangka Panjang | Bisnis Perumahan Part – 2 Modal yang Dibutuhkan dalam Bisnis Perumahan Cara Menghitung keuntungan dalam Bisnis Perumahan

Style tertentu yang dibutuhkan pemain proferty, selain harus kreatif dalam membangun imaginasi, disertai dengan keharusan menyusun skenario berjangka panjang, juga dituntut memiliki kesanggupan untuk berkarakter investatif. Selain tentu, ia dituntut memiliki kesanggupan kesabaran yang ekstra. Jika tidak, maka, bisnis ini pasti seumur jagung dan membuat diri kita malah menjadi sangat merana. Untuk mengukur seseorang sustain dalam konteks bisnis ini, setidak butuh waktu selama lima tahun. Jika belum sampai di usia itu, kemungkinan turun atau bangkrutnya masih sangat tinggi.

Kenapa soal kesabaran ini menjadi penting diulas dalam konteks bisnis proferty? Sebab banyak orang justru menjadi sangat tidak sabar ketika main dalam bisnis proferty. Akibatnya, ia dapat melakukan apa saja, saat angin kebaikan menghampiri dirinya. Kebaikan dimaksud, sebut misalnya, kerelaan bank mitra meminjam uang.

Modal yang Dibutuhkan dalam Bisnis Perumahan

Berapa modal yang dibutuhkan untuk pembebasan dan pembuatan kawasan di luas 1 hektar are. Inilah simulasilanya. Simulasi ini tidak akan jauh bergeser. Jika anda misalnya membuka 2 hektar, kali kan saja setiap hektar dengan neraca ini.

Rekomendasi untuk anda !!   High Risk tetapi High Profit | Bisnis Perumahan Part - 1

Jika anda membeli tanah per meter 100.000 rupiah, maka, untuk keperluan pembebasan tanah seluas 1 hektar are, berarti dibutuhkan modal sebesar 1 milyard. Pematangan lahan 100 juta, pembuatan saluran air [senderan] kawasan 250 juta, gerbang dinding 100 juta, listrik 205 juta, air 225 juta, pengaspalan jalan kurang lebih 240 juta, idzin dan sertifikat induk 200 juta, splitzing 215 juta. Maka modal awal untuk pengembangan satu kawasan dengan luas 1 hektar are, total biaya yang dibutuhkan minimal sebesar 2,535 milyard. Modal ini tentu belum termasuk modal lain-lain yang jumlahnya setidaknya membutuhkan biaya sebesar 2-4 persen.

Dari neraca kebutuhan modal untuk keperluan 1 hektar tanah dimaksud, jika sudah terbentuk seperti kawasan perumahan, maka, nilainya tentu menjadi sangat berbeda. Jika anda pusing mencari modal dengan jumlah biaya sebesar yang anda keluarkan, maka, hanya dalam waktu tidak kurang dari tiga bulan saja, sebenarnya dana sudah bisa kembali. Caranya adalah dengan mengambil kredit konstruksi dalam apa yang disebut dengan KYG.

Berapa jumlah dana yang dapat diambil dari kredit KYG dimaksud dengan total 85 kavling rumah? Rumusan pengambilan KYG itu, sebenarnya dapat diambil sebesar 86 kavling X 55 juta per unit. Maka setelah berbagai persyaratan tadi lengkap, seorang developer dapat mengambil dana dari bank mitra sebesar 4,77 milyard.

Dari perhitungan di atas kertas, anda sebenarnya telah memiliki untung dari modal yang dikeluarkan, yakni 2,535 milyard. Nilai keuntungan dimaksud, karena anda bakal mendapat pinjaman bank sebesar 4,77 milyard. Setidaknya anda sudah memiliki selisih sebesar 2,2 milyard. Bisnis apa yang dalam 3 sampai dengan 6 bulan sudah mendapatkan keuntungan sebesar itu?

Tetapi apakah langkah itu strategis? Menurut saya justru di situ pemain proferty yang kadang terjebak. Terlebih ketika kita tidak mampu menghitung kapasitas produksi, tentu diiringi dengan kapasitas ril pasar perumahan tersedia.

Cara Menghitung keuntungan dalam Bisnis Perumahan

Rumah subsidi itu, harganya ditentukan pemerintah. Maka, jika kita tidak berhati-hati, disitulah kita akan terjebak. Sampai tahun 2017, harga subsidi untuk tapak rumah di luar JABODATABEK, harganya sebesar 123 juta rupiah dengan uang muka sebesar 7 juta rupiah. Jadi yang dibiayayi bank sebesar 116 juta rupiah per unit.

Jika kita mengambil apa yang disebut dengan KYG, maka, berarti setiap kali kita akad, kita hanya akan mendapat uang sebesar 116 juta – 55 juta. Maka selisih yang dapat kita ambil hanya sebesar 61 juta rupiah. Pertanyaannya, berapa berapa biaya rumah yang dibangun developer untuk setiap unitnya. Mungkinkan luas rumah 36 M2 dapat dibiayai hanya dengan harga 50 juta? Pasti sulit lah ….

Rekomendasi untuk anda !!   Agri Bisnis Baru Bernama Pisang Ajaib

Karena itu, sekuat mungkin menurut saya, KYG tidak perlu diambil kecuali sangat terpaksa. Itupun diambil di detik-detik terakhir saat suatu kawasan akan selesai semua terjual. Itupun untuk keperluan pengembangan kawasan baru. Mengapa demikian? Sebab kita tahu, bahwa bunga KYG setidaknya 1 persen per bulan. Maka jika anda mengambil dana KYG sebesar 4,77 milyard, setiap bulan anda harus mengeluarkan biaya bunga perbankan sebesar 47 juta rupiah.

Jadi kalau setiap bulan anda hanya akad satu unit rumah, maka, maka, keuntungan itu habis dimakan bungan KYG. Tulisan bersambung. Prof. Cecep Sumarna 

Share This Post

Foto Profil dari alialamsyah
Sosok muda yang banyak menghabiskan waktu untuk membaca berbagai literatur penting dalam soal ilmu pengetahuan. Hobi traveling, Penyuka Sastra dan sosok dingin dalam menyikapi perkembangan Zaman. Itu juga yang menyebabkan ia pindah haluan dari pekerja profesional perkantoran menjadi webster ilmu dalam dunia maya. Dialah, Bagian tertentu yang menjadikan lyceum menjadi ternama di dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>