Buatlah Otak Fresh Agar Tetap Bahagia| Teknik dan Cara Menulis Part -2

0 28

Buatlah Otak Fresh Agar Tetap Bahagia – Membuat otak tetap fresh adalah pilihan paling penting untuk mendapatkan kebahagiaan hidup. Mereka yang tidak pernah membuat otak-nya kembali fresh, sejatinya ia sedang mengubur dirinya sendiri. Ia sedang mempercepat hilangnya berbagai kebahagiaan yang seharusnya diperoleh. Dalam terminologi ini, yang membuat kita tetap bahagia dan tidak, tergantung kepada otak kita.

Tentu, cara perolehan kebahagiaan itu, selain hati yang pernah saya bahas sebelumnya. Masalahnya, banyak orang menganggap bahwa membuat otak fresh itu, harus dilakukan dengan cara tidak sering menggunakan potensi otak kita. Mereka membiarkan otaknya, terhenti untuk berpikir. Padahal, dalam kacamata tertentu, mereka yang tidak pernah memanfaatkan potensi dasar kemanusiaan dalam jenis ini, justru akan sering mengalami kebuntuan. Nah yang sering mengalami kebuntuan inilah, yang akan mengalami kelelahan otak.

Otak itu, sebenarnya persis seperti sebuah mesin. Sebut misalnya mesin mobil. Mesin mobil yang tidak pernah dipakai atau bahkan tidak pernah dihangatkan, bukan malah akan membuat mobil dimaksud menjadi baik. Mobil sejenis ini justru akan jauh lebih cepat rusaknya, dibandingkan dengan mobil yang suka digunakan. Tetapi, perlu dicatatkan bahwa cara penggunaannya dilakukan dengan mekanisme yang berlaku bagi mobil dimaksud.

Cara Membuat Otak tetap Fresh

Bagaimana caranya agar otak kita tetap fresh? Sebenarnya langkah yang dapat ditempuh banyak. Mereka yang memiliki sedikit banyak kafital bisa melakukannya dengan cara refreshing atau menonton film dan hiburan lain. Bisa juga, memperbanyak mendekatkan diri kepada Tuhan dalam bentuk membaca kitab suci atau keterangan-keterangan agama yang sipatnya motivate. Yakni buku-buku atau tulisan yang dapat mendorong diri kita menjadi yakin atas setiap pilihan yang kita lakukan.

Bagi para intelektual, refreshing otak itu, dapat dilakukan dalam bentuk membaca buku-buku ringan atau menulis sesuatu yang juga ringan. Nah untuk yang terakhir ini, yakni menulis, memang selalu banyak respons. Salah satunya ada yang menganggap bahwa menulis adalah pekerjaan yang berat, karena sulit dilakukan. Karena menulis dianggap sebagai pekerjaan yang berat, maka, potensi refreshing di jenis ini, jarang yang mampu melakukannya.

Ada pertanyaan yang suka muncul terhadap siatuasi ini. Misalnya, bagaimana caranya agar bisa menulis? Dan bagaimana pula caranya memulai menulis yang ringan-ringan itu. menurut saya, caranya ya dengan memulai menulis. Sekalipun isi tulisannya, berkisah tentang diri kita yang tidak bisa menulis. Kalau tidak percaya, coba mulai …. Prof. Cecep Sumarna

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.