Inspirasi Tanpa Batas

Ingin Naik Gaji? Lakukan 4 Cara Efektif Meminta Kenaikan Gaji Berikut Ini

0 58

Naik gaji, siapa yang tak ingin? Melambungnya harga-harga kebutuhan pokok, tambahan beban kerja, upah di bawah standar, tiga hal tersebut di atas merupakan sebagian dari sekian banyaknya alasan untuk meminta kenaikan gaji. Jika anda sudah merasa waktunya meminta kenaikan gaji, maka lakukan persiapan berikut ini sebelum menghadap si Bos.

Survey Pasar

Setiap perusahaan memiliki standar dan kebijakan sendiri dalam system penggajian karyawanya. Biasanya UMR (Upah Minimun Regional) yang menjadi penentu dan pertimbangan, kondisi dan kemampuan perusahaan, jenis pekerjaan, jabatan, masa kerja, kompensasi serta pendidikan karyawan. Sehingga besaran angkanya sangat bervariatif.

Dengan begitu anda memiliki gambaran berapa nilai kenaikan yang bisa diharapkan. Hindari bertanya kepada teman sekantor, Karena membicarkan soal gaji merupakan hal yang sensitive. Perlu di ingat juga sekalipun gaji anda berada di atas standar UMR atau harga pasar, anda tetap berhak untuk meninta kenaikan gaji.

Self Appersial

Sebaiknya sebelum anda mengajukan kenaikan gaji, lakukan dahulu self appersial. Berapakah nilai anda sebagai karyawan di mata perusahaan? Apakah anda memiliki rapor baik? Apakah anda sudah berperan maksimal terhadap jabatan anda untuk perusahaan? Apa kontribusi positif yang anda berikan?. Karena semakin tinggi nilai anda, semakin kuat posisi tawar anda terhadap perusahaan. Inilah yang akan menjadi modal untuk meminta kenaikan gaji.

Dalam melakukan Self Appersial ini, anda perlu bersikap jujur dan objektif. Penilaian tersebut bukan Karena perasaan semata. Karena perusahan yang baik tentu memiliki rekam jejak setiap karyawanya. Tapi sebagai karyawan anda perlu berprestasi sejauh mana pencapaian anda selama menjadi karyawan. Bila hal tersebut dirasa sulit, maka gunakanlah mentor untuk membatu mengatasi kesulitan anda.

Good Time Good Move

Harus tepat momennya, begitulah kiranya dalam Good Time Good Move. Kapan waktu yang tepat untuk meminta kenaikan gaji? Sesungguhnya selalu ada alasan untuk meminta kenaikan gaji. Misalnya, pada saat melamar kerja, perusaan menjanjikan peninjauan gaji setelah setahun bekerja. Bila perusaan belum ada ke arah itu, maka anda bisa “mengingatkan” pihak HRD untuk melakukanya.

Anda juga berhak mengajukan kenaikan gaji ketika anda mendapatkan gelar akademis baru, yang sesuai dengan bidang perusahaan. Hal semacam itu akan menjadi pertimbangan bagi perusahaan. Tetapi permintaan anda di usulkan atau tidak, bisanya ditentukan kondisi keuangan dan kemampuan perusahaan. Hindari meinta kenaikan ketika anda rasa perusahaan dalam kondisi keuangan yang sulit.

Siapkan Opsi Terbaik

Sebelum anda mengajukan kenaikan persiapkan segala sesuatunya dengan baik. Harus focus dalam penyampaian permintaan, apa tujuan dan sasaran yang ingin dicapai dan bersiap bila permintaan anda ditolak pihak perusahaan. Bila pihak perusahaan menyampaikan bahwa bukan waktu yang tepat untuk kenaikan gaji, maka sampaikanlah bahwa anda akan datang kembai untuk peninjauan ulang. Anda juga bisa menjajaki kemungkinan lain, misalnya meminta fasilitas sebagai pengganti kenaikan gaji.

Tak perlu mengancam atau menggeretak anda akan keluar bila kenaikan tidak dipenuhi. Para manager umumnya disiapkan untuk menghadapi situasi semcam itu. Karena pada dasarnya sebagai pemimpin yang baik ia pasti mengetahui mana karyawan yang benar-benar aset perusahaan, mana yang terbilang rata-rata, termasuk karyawan yang di bawah standar. Jangan sampai geretakan anda malah menjadi boomerang dan menempatkan anda di posisi yang sulit.***aL/dari berbagai sumber

Komentar
Memuat...