Inspirasi Tanpa Batas

Cara Membuat Pertanyaan dalam Jenis Penelitian Kualitatif

3 1.972

Konten Sponsor

Cara Membuat Pertanyaan dalam Jenis Penelitian Kualitatif. Jenis penelitian, secara umum dapat dibagi menjadi dua bagian besar. Kedua jenis penelitian dimaksud, sering disebut dengan penelitian kualitatif dan jenis penelitian kuantitatif. Dua jenis penelitian ini, sama-sama kuatnya dan memiliki relevansi kajian yang sama urgennya bagi pengembangan keilmuan. Satu sama lain, tidak dapat saling mengungguli atau saling mengalahkan. Hanya pemoposisian bidang kajian keilmuan  di antara keduanya yang berbeda.

Dalam essai ini, penulis akan menyuguhkan bagaimana cara membuat pertanyaan penelitian untuk jenis penelitian kualitatif. Jenis penelitian ini, umumnya menggunakan logika matematik. Hal ini tentu berbeda dengan jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan logika statistik. Karena dua jenis penelitian dimaksud berbeda dalam sudut pandang penggunaan logika yang dibangun, maka, menyusun pertanyaan penelitiannya juga berbeda.

Pertanyaan Penelitian Kualitatif

Merangkai kata dalam bentuk kalimat tanya untuk jenis penelitian kualitatif, harus dibedakan dalam dua kerangka besar. Pertama. Tujuan dimaksudkan untuk menyusun kepentingan tujuan dari penelitian itu sendiri, dan kedua, jenis pertanyaan yang dimaksudkan untuk mempersempit wilayah kerja penelitian para peneliti dalam penelitian kualitatif.

Pertanyaannya, mengapa muncul kalimat untuk mempersempit? Sebab dalam penelitian kualitatif, masalah yang diteliti umumnya bersipat impression [kesan] dari suatu gejala umum yang mampu ditangkap peneliti. Berbeda misalnya dengan penelitian kuantitatif yang mensyaratkan adanya kerincian dan keterukuran sejak awal.

Kembali ke persoalan kedua jenis pertanyaan di atas, dapat saja dimaksudkan dalam bentuk konvergensi ke duanya ke dalam bentuk kalimat-kalimat tanya, atau dapat juga dipisahkan terlebih dulu. Bentuknya disusun ke dalam bentuk pertanyaan umum selebihnya dioperasionalkan ke dalam bentuk kalimat tanya yang rinci dan lebih fokus.

Hal yang sangat berbeda dan mencolok dari jenis penelitian kualitatif, bentuk pertanyaan tidak mengharuskan adanya keterukuran sebagaimana dimaksudkan dalam penelitian kuantitatif.  Artinya, jika dalam penelitian kuantitatif, bentuk atau kata tanya harus menunjukkan maksud kalimat yang terukur. Sedangkan dalam penelitian kualitatif, bentuk kata tanya dimaksud, dapat saja menggunakan kalimat umum.

Misalnya, pertanyaan yang membentuk kalimat: Bagaimana persepsi guru terhadap managemen kepemimpinan kepala sekolah di SLTP atau SLTA  …..? Jenis pertanyaan begini, tentu sangat tidak cocok jika digunakan untuk kepentingan penelitian kuantitatif. Ko bisa begitu? Ya karena penelitian kualitatif, umumnya, diperlukan untuk jenis kajian sosial. Misalnya soal pendidikan, hukum, sosio-antropologi dan kegiatan sosial lainnya.

Jumlah pertanyaan yang  disusun dalam penelitian kualitatif, umumnya antara 5 sampai 7 pertanyaan. Pertanyaan-pertanyaan harus mampu mengoperasionalkan penelitian. By. Prof. Cecep Sumarna

  1. Fajar berkata

    Prof saya ingin bertanya, apakah pertanyaan-pertanyaan kualitatif harus berdasarkan teori? Atau hanya mengandalkan kesan saja? Terima kasih

  2. saeful berkata

    Tq prof. Atas berbagi ilmunya. Saeful pasaca angkatan V unma

    1. Ali Alamsyah
      Ali Alamsyah berkata

      Oke kang … apa kabar

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar