Inspirasi Tanpa Batas

Cara Menyusun Daftar Pustaka

0 39

Konten Sponsor

Banyak di antara peneliti atau penulis awal, yang sulit menyusun Daftar Pustaka. Sehingga, tulisan yang sesungguhnya bagus, seringkali menjadi buruk atau kurang bagus, karena lemah dalam cara menyusun Daftar Pustaka. Tulisan ini akan mengulas tentang cara menyusun daftar pustaka yang benar berdasarkan kebiasaan yang dilakukan kaum akademik dan para peneliti.

Kekeliruan dalam Menyusun Daftar Pustaka

Kekeliruan umum yang sering dijumpai ketika melakukan bimbingan [S1, S2 dan S3] sering dilakukan orang dalam menyusun daftar pustaka. Kekeliruan dimaksud antara lain:

  • Tidak tercantumnya sumber bacaan dalam Daftar Pustaka, padahal dalam content [body] tulisan, dia mengutif atau menggunakannya.
  • Tercantum dalam tulisan, tetapi dalam Daftar Pustaka tidak menggunakan sumber bacaan dimaksud.
  • Kesulitan dalam menyusun sumber bacaan yang merupakan hasil terjemahan dari bahasa asing. Mereka umumnya bingung apakah mencantumkan penerjemah atau penulis.
  • Susunan nama penulis dalam daftar pustaka yang sering tidak tersusun dengan benar
  • Susunan dan deretan penjelasan dalam daftar pustaka. Susunan dimaksud, umumnya sebagai berikut: Nama pengarang, judul buku, kota penerbitan, nama penerbit dan tahun terbitan.

Daftar Pustaka Disusun berdasarkan Alfabetis

Daftar Pustaka harus disusun berdasarkan susunan abjad [alfabetis]. Kalau anda kesulitan mencari susunan alfabetis, maka, anda dapat menggunakan tool yang tersedia dalam komputer. Caranya daftar pustaka disusun dulu secara acak, terus di blok semua, lalu pijit tool berikut ini:

Jika langkah itu yang dilakukan, maka, hasilnya akan tersusun sebagai berikut:

A. Tafsir Epistemologi Untuk Ilmu Pendidikan Islam. Bandung: Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Gunung Djati, 1994.
——-. Filsafat Pendidikan Islam. Bandung: Rosdakarya, 2006.
Agus Suprijono. Cooperative Learning Teori dan aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2009.
Allan C. Ornstein. Strategis for effective Teaching. New York: Harver Collin Publisher, 1990
Ammabile. The Social Phychology of Creativity. New York: Springger-Verlan, 1983
Archi J. Bahm. What Is Science. New Mexico: World Book, 1980.
Bonwell CC. Active Learning: Creating Excitement in The Clasroom, Center for Teacing and Learning. USA: Louis College of Pharmacy, 1995
Dedy Mulyana dkk. Bercinta dengan Televisi. Bandung: Rosdakarya, 1997
Edward Stevens. The Moral Games. Newyork: Paulist Press, 1974
Feigenbaum, Armand V. Total Quality Control, Third Edition, Revised. New York: Mc Graw-Hill, 1991
Nahmias.Research Method Indonesia: The Social Science. New York: Saint Martin Press, 1981
Paul R. Pintrich dan Dale H. Schunk. Motivation in Education: Theory Research and aplication. New Jersey: Prentice Hall, 1996.
Wrightman. The Guidance of Learning Activities. New York: Appleton Century Coff, 1994. By. Prof. Cecep Sumarna

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar