Home » Sastra Budaya

Sastra Budaya

Pasrah Pada Keadaan | Nokhtah Kerinduan Tuhan Part – 16

Pasrah Pada Keadaan. Setelah ketiganya bergabung dalam komunikasi yang sangat intens, entah mengapa, tiba-tiba mereka diam dan senyap. Terlebih ketika Yanti yang sedang hamil itu, ikut bergabung dan s...

Ketuhanan Versus Kemanusiaan | Novel Filsafat Part – 3

Ketuhanan Versus Kemanusiaan. Mereka yang mengaku diri sebagai penjaga Dewa, seharusnya lebih humanis. Tidak mungkin ada pengikut dan penyembah Dewa, tetapi perilakunya jauh dari nilai-nilai kemanusia...

Aku adalah kita dalam Dia atau Dia dalam kita | Novel Filsafat Part – 2

Aku adalah kita dalam Dia atau Dia dalam kita. Jika aku adalah Dia dan Dia adalah aku, maka, pastilah aku dan Dia sama dengan kita. Jika bukan begitu, maka, aku pasti hanya sendiri yang mewakili diri-...

Menanti Uluran Tangan Tuhan | Novel Filsafat Part – 1

Menanti Uluran Tangan Tuhan. Duduk seorang laki-laki setengah baya dengan gaya perenungan. Waktu cukup panjang dihabiskannya di kursi tua. Berkali-kali nafasnya ditahan, lalu dibuang dengan keras. Dah...

Linda dalam Puncak Asmara yang Salah | Nokhtah Kerinduan Tuhan Part – 13

Linda dalam Puncak Asmara yang Salah. Saat Ghina demikian asyik menulis semua lakon cintanya bersama Luthvi, entah mengapa tiba-tiba lampu kompuetr Ghina menyala dan membunyikan suara. Ting … ti...

Melankolisme Ghina dalam Aroma Cinta | Nokhtah Kerinduan Tuhan Part – 12

Melankolisme Ghina dalam Aroma Cinta. Ghina bukan tidak tahu kalau Luthvi sudah memiliki istri. Bahkan Luthvi yang diketahuinya begitu tampak sayang kepada istrinya meski sering bilang kepadanya kalau...

Selamat Jalan Indra | Candu Asmara Remaja Part – 19

Selamat Jalan Indra. Lain Kayla lain Kelvin. Dua puluh tahun terasa begitu melelahkan. Melelahkan mengatur suatu rasa misterius yang tak mungkin difahami orang lain. Bagaimana aku kata kelvin, harus t...

Kamu adalah Hantu yang Kurindukan | Candu Asmara Remaja Part -18

Kamu adalah Hantu yang Kurindukan. Waktu berjalan terasa demikian cepat. Tak terasa sudah 20 tahun kejadian misteri itu berlalu. Kayla yang mengembara ke Kota Jakarta, berubah total. Totalitasnya dala...

Membunuh Mimpi | Candu Asrama Remaja Part – 17

Candu Asrama Remaja. Benar juga cerita Kayla kepada Kelvin. Kayla memang akhirnya pergi dari rumah orang tuanya. Ia bersama Rayhan, suami yang paling setia, berangkat menuju Jakarta. Ia memberi alasan...

Sejujurnya Aku Tak Mungkin Mampu Melupakanmu| Candu Asmara Remaja Part – 16

Candu Asmara Remaja. Waktu berjalan dengan cepat. Hari dan jam yang ditunggu akan keberangkatan Kelvin ke Medan, tiba juga. Di pagi yang masih sangat senyap dan sepi, mereka sudah beraktivitas. Kurang...

Antara “Banjir Kuning” dan Kalangan Tionghoa Cirebon

AIR bah itu bernama “banjir kuning”. Kekuatan banjir itulah yang kini tengah diperhitungkan berbagai  kalangan masyarakat maupun ahli dalam berbagai bidang. Bagaikan banjir, mereka merayap...

Kayla dan Kelvin Belajar Realistis| Candu Asmara Remaja Part – 15

Candu Asmara Remaja. Kayla kembali sendiri. Dua hari setelah prosesi akikahan untuk anak Nisa, ia berangkat ke Tanah Abang. Seperti biasa dia jualan pakaian, perlengkapan shalat dan kerudung wanita. T...