Cerahnya Prospek Masa Depan Jurusan Okupasi Terapis Dalam Bursa Kerja

0 1.221

Menarik memang jika kita memabahas tentang pekerjaan, persaingan ketat dan karier yang cemerang rupaya menjadi modal utama. Lihat saja seperti bankir, akuntan, ataupun pengacara tentu menjajikan hamparan persaingan yang panas dalam bursa dunia kerja. Namun, sepertinya ini tidak terjadi bagi mereka lulusan Jurusan Okupasi Terapi (occupational therapist/OT).

Pernah mendengar atau mengenal jenis pekerjaan ini? Okupasi Terapi adalah profesi kesehatan yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan melalui aktivitas. Tujuan utama dari  Okupasi Terapi sendiri adalah memungkinkan individu untuk berperan serta dalam aktivitas keseharian. Kompetensi pelayanan okupasi terapi meliputi keterapian fisik dan psikososial manusia, dengan tujuan membantu setiap individu untuk dapat memiliki kehidupan yang seimbang, optimal, dan mandiri,

Lalu seperti apa prospek masa depan Jurusan Okupasi Terapi? Berikut ini prospek masa depan bagi mereka lulusan Okupasi Terapi:

Daya Serap Lulusan 100 persen Berpotensi Kerja

Merka Luusan Okupasi Terapi (OT) saat ini mempunyai daya serap lulusan hampir 100 persen. Dari kesemua luusan berpotensi kerja di berbagai unit baik pada rumah sakit (RS) umum dan atau rumah sakit khusus (RSH). DaLam peraturan RS sendiri, baik RS pemerintah dan RS swasta harus mempunyai Klinik Okupasi Terapi. Bukan hanya itu, unit lain seperti sekolah, klinik, serta praktik dokter spesialis tentu menjadi lahan kerja bagi mereka lulusan ini.

Profesi Kesembilan Yang Paling Diidamkan di Dunia

Dalam catatan daftar pekerjaan idaman di seluruh dunia, Okupasi terapi masuk dalam 10 besar profesi yang paling diidamkan di dunia. Alasanya, karena pekerja ini mampu memberikan penghasilan sekira Rp 50 juta per bulan. karena jarangnya lulusan Okupasi Terapi, membuat mereka dibayar mahal. Dan memang sangat dibutuhkan di era modern yang kompleks seperti ini.

Jumlah Okupasi Terapis di seluruh Indonesia hanya 600 orang

Bayangkan saja dari jumlah penduduk Indonesia, Okupasi Terapis hanya 600 Orang. Ini sangat bebanding terbalik dengan jumlah Rumah Sakit, Sekolah dan Kinik yang ada di negara kita. tentu dengan keterbatasan SDM yang ada ini meningkatkan peluang kerja para lulusan Okupasi Terapis.

Lulusan Okupasi Terapis Berpeluang bekerja di luar negeri

Dengan keahlianya, Lulusan Okupasi Terapis memiliki peluang besar bekerja di Luar Negri. Apagi kita sudah masuk dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN jika mempunyai keahlian tentu akan meningkatkan daya saing di bursa kerja yang tersedia. Tentu dengan gaji dan bayaran yang berbeda dibanding bekerja di dalam negri.

Nah, jika kalian para lulusan SMA dan sederajat bingung memilih jurusan saat akan kuliah nanti Jurusan Okupasi Terapis bisa menjadi pilihan terbaik tentu dengan ketersediaan lapangan kerja yang jelas. [Ali aamsyah]

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.