Cinta dalam Dua Keluarga | Misteri Sang Ksatria Cinta Part – 8

40 144

Cinta dalam Dua Keluarga: Setelah sekian lama Alberta hidup dalam kesendirian, dan tak lagi cocok untuk disebut sebagai remaja, akhirnya, ia menikah. Pernikahan yang dilangsungkan secara meriah di sebuah Kota yang sangat dingin di Jawa Barat. Ia menikahi seorang gadis yang dijodohkan keluarganya. Semula Alberta berontak, terlebih moment pernikahan itu, akan dilangsungkan dalam suasana ekonomi keluarga mereka sedang kacau. Tetapi, bujuk rayu orang tua yang sudah mulai pada tua dan memintanya untuk memiliki cucu, Alberta akhirnya menikah juga. Ia menikahi seorang keluarga eksportir untuk kawasan Asia Tenggara.

Perjalanan panjang dalam biduk keluarga yang cenderung dipaksakan itu, tidak membuat Alberta bergeming untuk bahagia. Hatinya tetap membeku dan tidak memiliki kepedulian berarti akan berbagai fenomena kehidupan yang dia jalani. Perjalanan waktu yang demikian panjang itu, hanya mampu mendorong Alberta untuk rela menikahi seorang gadis yang dengan tulus mencintainya, sebagaimana tulusnya cinta Santi kepada dirinya.

Istri Alberta bernama Hyapatia, terus melayaninya dalam suka dan duka. Istrinya sangat pendiam, meski, tampak rasa cemburu yang kadang mendalam. Ciri nyata kalau Hypatia cemburu itu terlihat ketika Alberta misalnya membaca ragam surel dalam berbagai akun yang dijumpainya. Rasa cemburu itu semakin berkecamuk terlebih ketika Alberta terlalu lama membuka satu akun yang diberi nama Mihrab Cinta. Inilah akun yang kadang membuat Hypatia jengkel ketika diketahui bahwa Alberta membacanya dengan seksama.Tetapi Alberta dengan enteng dan tanpa memberi alasan, membiarkan semuanya berjalan apa adanya. Ia kadang hanya berkata: Jika kau mencintai aku, terimalah aku apa adanya, termasuk pada apa yang aku sukai.

Lahirnya Keturunan Aristokrat Cinta dalam Dua Keluarga

Jika pernikahan Santi melahirkan seorang anak perempuan yang sangat cantik, Alberta memiliki seorang anak laki-laki yang sangat ganteng. Dua keluarga ini sama-sama mendidik anak-anaknya di tempat yang sangat baik mnurut ukuran waktu dan tempat di mana mereka berkeluarga. Yang membedakan hanya satu. Keluarga Santi tetap menitipkan anak-anaknya di sekolah agama pavorite, sedangkan Alberta mendidik anaknya di lingkungan pendidikan yang kadang jauh dari nilai keIslaman. Alberta menginginkan anaknya yang diprediksi dapat menjadi salah satu pewaris takhta kerjaan bisnisnya itu, mengerti dengan seksama akan berbagai fenomena kemanusiaan dan ekonomi yang melingkupi umatnya. Ia hanya memberi pendidikan agama kepada anaknya itu dengan cara disuruh untuk menghafal seluruh surat dan ayat al Qur’an beserta dengan terjemahan yang dikandung dilamnya.

Perjalanan waktu yang demikian panjang yang mengitari kehidupan keluarganya, telah membuat posisi Alberta terus beranjak naik dan bertengger untuk menjadi seorang eksekutif yang tidak lagi muda. Ia menjadi “Jenderal Besar” dalam perusahaan-perusahaan multynasional yang diwariskan kedua orang tua kepada dirinya.Ia mengurusi seluruh perusahaan yang sempat akan bangkrut akibat diterpa badai krisis 1998 itu, menjadi sebuah perusahaan raksasa yang mengakar dengan tingkat liquiditas yang sangat tinggi. Perusahaan itu, kini telah masuk dalam nominasi sebagai perusahaan sehat dengan total asset yang cukup lumayan pantastis.

Ratusan milyar asset perusahaan itu tersimpan dalam ragam surat berharga. Iapun selalu menitipkan satu property dalam setiap kawasan perumahan mewah baik di Jakarta maupun di Bandung, untuk kelak di kemudian hari, dapat dinikmatinya dengan Santi. Ia tetap mengimaginasi Santi, kelak di kemudian hari, mereka akan menikah dan hidup bersama dalam suatu biduk kehidupan yang berharga. Mereka akan mengambil posisi penting dan menjalani kehidupan bersama di muka bumi. Berbagai rumah yang diperuntukkan untuk Santi itu, dititipkan kepada salah seorang anak buah kepercayaannya bernama Diane

Bukti paling kokoh yang mengharuskan untuk menyebut betapa Alberta mencintai Santi, akan terlihat dari kumpulan photo milik Santi yang dicintainya dengan sepenuh hati yang suka di upload-nya di surel-surel maya, diprint lalu disimpan dalam laci meja bundar yang sangat besar, yang kuncinya hanya dimilikinya sendiri. Inilah kunci rahasia yang menyimpan segala bentuk dinamika cinta Alberta dan Santi. Photo, catatan kecil, tulisan tangan dan berbagai puisi yang pernah dikirimkan Alberta kepada Santi, atau berbagai peristiwa yang kecil sekalipun, yang menimpa Santi dan dia mengetahuinya, disimpan cukup rapat dalam lacinya itu. Photo-photo Santi kadang dipadukan, diramu dan disusun dalam sketsa khusus yang mengimaginasi bahwa mereka telah hidup bersama dan kelak akan menyatu untuk segalanya.

Namun demikian, di tengah segenap rasa cintanya kepada Santi, dalam beberapa hal, rasa sayang dan kasiannya kepada Hypatia juga tumbuh. Mungkin hal sama terjadi juga pada Santi. Berbagai pengabdian tulus yang dipresentasikan Hypatia kepada Alberta, telah menyebabkan ia kadang sadar bahwa hidup tak selamanya hanya dapat mengikuti nalar cinta. Ia kadang berontak kepada Tuhannya mengapa ia mengirimkan sosok cantik dan jelita tetapi sulit dimilikinya.

Tipikal Keluarga Baru Modern

Inilah tipikal baru keluarga modern. Bagaimana tidak, Santi dan Alberta tetap bersatu dan menyatukan diri dalam berbagai kepentingan sekalipun masing-masing memiliki pasangan yang berbeda. Mihrab Cinta mereka tetap menjadi saksi bisu yang hanya dan ingin hanya diketahui oleh mereka berdua, tentu selain Tuhan dan malaikat pencatat segala dinamika manusia.

Alberta sesungguhnya tidak ingin ada surel-surel lain yang masuk ke Mihrab Cinta mereka. Alberta suka sedikit terganggu. Tetapi, sejujurnya Santi seperti tak peduli dan itulah yang kadang membuat Alberta, ragu. Alberta ingin Santi tegas karena jika tidak, maka, dampaknya buruk bagi dirinya. Ia ingin Santi tidak dianggap remeh. Ia ingin Santi berada dalam puncak kesadaran betapa pentingnya hidup berhati-hati dalam mengirim atau menerima pesan apapun, terlebih dalam mihrab mereka. Alberta terganggu ketika ada potongan photo atau potongan lain yang dalam ukurannya  jorok. Menurutnya, itu pelecehan dan Alberta yang marah meski hanya ada dalam bathinnya.

Tetapi, akhirnya kadang Alberta sadar dan membiarkan semuanya berjalan apa adanya. Alberta kemudian tumbuh menjadi sosok yang mampu dengan tangkas memancing harimau turun dari gunung. Begitupun sebaliknya, Santi kepada Alberta. Keduanya, tetap saling memadu kasih meski dilakukan dengan cara yang sangat tersembunyi dan penuh misteri.

Di banyak waktu, Alberta sering menuliskan sebuah kalimat unik yang mentamsilkan dirinya sedang sedih. Air matanya tak mampu ia tahan. Menetes dan meleleh saat kerinduannya bercampur aduk dalam skema bathin yang sulit memperoleh tepian berarti. Ia kesulitan untuk mencurhati perasaannya, karena hanya Santi yang tahu, apa sesungguhnya yang diinginkan Alberta. Ia ingin Santi hanya menjadi miliknya dan tak ada yang lain yang memilikinya. Malam Sabtu dan malam minggu adalah malam yang menyiksa hati dan pikiran Alberta. Ia selalu galau dan gelisah merenungkan apa yang sedang dialami Santi. Setelah itu, ia beristighfar. Inilah moment tangisan Alberta yang sering terulang dan terjadi.

Di dua malam itulah, hampir dalam setiap pekan, telah membuat Alberta sering hanya menghabiskan waktunya dalam segenap hayalan akan masa-masa indah yang dialami mereka berdua. Ia mengingat dengan baik bagaimana ia memeluk, mencium dan menggoda Santi. Bagaimana Santi membalas ciuman yang penuh kehangatan dan kedamaian. Lalu saat seperti itu terjadi, Alberta selalu bilang: “Ini bukan asmara. Ia bukan apa-apa. Tetapi, inilah bagian tertentu dari apa yang dinamakan ekspresi cinta”. Saat kalimat itu meluncur, Santi mengatakan: “Apapun itu bentuknya, aku, bangga dan bahagia. — By. Charly Siera –bersambung

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

  1. Nisrina Aulia berkata

    kehidupan rumah tangga Alberta dan rumah tangga Santi yang tidak membuat mereka bahagia karena masih mencintai satu sama lain.

  2. khofifah rahmayanti berkata

    memang takdir dan jodoh hanya tuhan yang tau. alberta sangat mencintai santi begitu pula sebaliknya tetapi, mereka dipisahkan oleh takdir.mereka kini telah memiliki keluarga masing2. namun, walaupun begitu cinta mereka tidak pernah pudar ditelan waktu.

  3. mar'ah sohlehah mpi A berkata

    Dua pasangan yang dulu saling mencintai kini telah mempunyai keluarga masing- masing. akan tetapi keduanya masih saling cinta walaupun sudah memiliki keluarga dan keduanya belajar untuk saling mencintai keluarganya masing- masing supaya menjadi keluarga yang sakinah mawadah warohmah.

  4. Mawaddah Fairuz Zakiyah berkata

    Walau harta dan tahta tak bisa membeli cinta sejati namun dinding kehidupan nyata seharusnya menyadarkan bahwa segala sesuatu yang ingin dimiliki termasuk cinta yang terlarang tidak bisa ia dapatkan dengan mudah. apa yang ia miliki sekarang: harta, pangkat, dan keluarga kecil yang bahkan tidak ia inginkan sekalipun layaknya disyukuri dan dijaga dengan baik seperti cinta tulus yang ia selalu simpan untuk orang yang tidak dapat dimilikinya.

  5. Ikha Solekha MPI-A/3 berkata

    Orang tua berperan penting dan bertanggungjawab akan pendidikan anaknya, tidak hanya di dalam pendidikan orang tua juga berperan dalam pembentukan watak anaknya

  6. Evi selviyana puspitasari berkata

    Misteri hidup santi dan albertha terus berjalan hingga lahirnya mell dan allent. Santi adalah sosok wanita tua yang terus memendam rasa pada albertha. Sehingga santi pun menyadari bahwa dalam diri allent ada sosok seseorang yang dia cintai yaitu albertha, akan tetapi santi tidak bisa apa-apa. Dia selalu menyerahkan pada takdir hingga semuanya terbuka.

  7. arini berkata

    Dua seseorang yang saling mencintai tetapi msing-masing dari mereka sudah mempunyai kelurga satu sama lainnya. Siapapun orangnya tidak akan ingin diduakan oleh pasangannya meskipun itu hanya masa lalunya. Masa lalu boleh saja kita ingat, tetapi kita tidak boleh terlalu mengingat masa lalu itu karena kita hidup bukan di masa lalu tetapi di masa yang sekarang. Biarkan masa lalu menjadi kenangan buat kita dan kita harus bisa fokus untuk masa depan bukan untuk masa lalu.

  8. Dea yusrun hasanah berkata

    Akhirnya alberta menikahi perempuan yang di jodohkan orang tuannya. Tetapi alberta tidak bisa melupan santi dan sebaliknya. Alberta terus berharap kepada santi Seharunya mereka berdua bisa move on. Karena
    Tidak Setiap apa yang kita inginkan berjalan dengan lancar tetapi allah pasti menggatikannya dengan yang lebih baik.

  9. Nenis Nursona Jamil berkata

    Keegoisan cinta alfabeta terkesan memberatkan salah satu pihak, sedangkan salah satu pihak yang merasa dikorbankan hanya memiliki 2 pilihan, sabar dan lebih sabar lagi.

  10. Siti Haryanti berkata

    Hidup tidak selalu harus seperti apa yang kita inginkan . Apa yang telah Allah berikan kepada kita adalah yang terbaik untuk kita . Mungkin awalnya kita akan sulit menerima, tapi percayalah seiring berjalannya waktu lambat laun kita akan menyadari semua ketentuan Allah.

  11. Fakhira Alifatunnisa berkata

    Selama penantian cintanya selama ini akhirnya Alberta pun menikah dengan gadis yang telah dijodohkan oleh kedua orang tuanya. Tetapi ia masih menyimpan rasa cintanya kepada Santi bahkan masih selalu memikirkan Santi. Pernikahan tanpa didasari oleh cinta memang akan terasa sulit, maka dari itu berdoalah kepada Tuhan agar selalu memberikan jalan terbaik bagi semuanya.

  12. Ummie Habibah T.IPS A/1 berkata

    Assalamualaikum,
    Menurut pendapat saya tentang kisah ini adalah bahwa kisah cinta seperti ini itu tidak baik apalagi keduanya sudah mempunyai keluarga sendiri dan sudah mempunyai anak, akan tetapi hasrat alberta itu terlalu besar untuk memiliki santi supaya dia bisa menikahinya dan akhirnya muncul pertemuan-pertemuan tersembunyi dibalik keluarga dan anak mereka. Ini salah, karena mungkin sudah digariskan oleh tuhan untuk mereka tidak ditakdirkan bersama. Karena memaksa kehendak apalagi dengan tuhan itu mustahil karena tuhan yang maha tau segalanya yang terbaik buat gambarnya.
    Wassalamualaikum..

  13. Bayu Hermawan berkata

    Hidup tidak selamanya berjalan sesuai keinginan, tak selamanya apa yang kita inginkan bisa kita miliki. Terkadang kita kehilangan sesuatu, bukan berarti Allah jahat dan ingin mengambilnya tapi karena Allah ingin menggantinya dengan yang lebih baik.
    Pernikahan tanpa dasar cinta memanglah sangat sulit untuk dijalani, namun dengan seiring berjalannya waktu rasa cinta itu bisa muncul karena terbiasa dan karena kebersamaan, setelah memiliki anak akhirnya Alberta pun sadar bahwa kehidupan ini tak bisa hanya dengan mengandalkan nalar cinta dan nafsu ingin memiliki saja tetapi ada takdir yang berjalan.

  14. Rizka mawadah Apriliani berkata

    alberta pada akhirnya menikah dengan seorang gadis yang dijodohkan oleh keluarganya, dia memiliki keturunan dan mempunyai keluarga yang utuh, meski pada awalnya dia berontak dan menolak menikah karana faktor ekonomi yang kacau, tapi pada akhirnya setuju. kemudian melahirkan aristokrat cinta dalam dua keluarga. sejak saat itu alberta belajar menjadi orang yang berjiwa besar dalam menghadapi segala urusan.

  15. Fathurrakhkman Aji berkata

    Didalam berkeluarga haruslah saling menjaga perasaan pasangannya, Alberta sudah memiliki istri walaupun itu bukan kehendaknya tetapi setidaknya harus menghormatinya dengan tidak membuat istrinya itu cemburu. Menurut saya sah sah saja Alberta dan Santi masih berkomunikasi lewat mirhab cinta mereka, tetapi tentu ada batasan tertentu karena mereka sudah ada yang memiliki satu sama lainnya.

  16. dadan handriansyah berkata

    jika alberta tetap memaksakan kehendaknya agar bisa bersama santi, itu tidak akan baik karna ALLAH tidak mengijinkannya untuk bersatu. namun sekarang alberta sudah berbuat salah , dia sudah mempunyai keluarga namun dia masih seperti orang yang mengharafkan santi. dia sudah menyakiti istri yang sudah dia nikahi. ALLAH sangat melarang itu semua.

  17. malikul arzak berkata

    pernikahan tanpa adanya rasa cinta terhadap pasangannya memang sulit. tapi kembali kepada sang pencipta alam semesta ALLAH swt, bahwa takdir ALLAH pasti lebih baik

  18. Putri Alfaniyah berkata

    Hidup tidak selamanya hanya dapat mengikuti nalar cinta. Hidup juga tidak selamanya sesuai dengan keinginan kita. Terkadang allah mengambil sesuatu dari kita tapi Allah menggantinya dengan yang lebih baik. Percaya bahwa rencana allah itu sebaik-baiknya rencana.

  19. Khaeron berkata

    Dengan kondisi yang walnya Alberta tidak mencintai Istrinya namun seiring bejalannya waktu alberta mulai tumbuh rsa cinta dalam dirinya. dan kini keduanya telah dikaruniai seorang putra yang amat ganteng. dan dengan anugrah itu alberta akhirnya berfikir bahwa ia tidak bisa hanya hidup mengikuti nalar dalam dirinya. dunia pendidikan yang kita jalani saat ini akan indah hasilnya meskipun kita tidak menyukai dunia pendidikan itu, setidaknya kita dapat menghargai proses pendidikan dengan baik maka Allah pun tidak akan memiarkan hambanya tidak menuai hasil dari proses pendidikan itu.

  20. ELOK ALFAIN LUTHFIE berkata

    Karena usia alberta yang sudah tidak lagi berusia remaja ia pun memutuskan untuk menikah, akan tetapi pernikahannya dengan hypatia tidaklah bahagia karena alberta masih sangat mencintai santi, ia selalu berangan masih bisa bersatu dengan santi akan tetapi takdir berkata lain keduanya tidak bisa bersatu. Dari pernikahan keduanya lahirlah keturunan yang akan menjadi penerus keluarga alberta.

  21. Elin Yulianingsih berkata

    Apa yang terjadi dengan hidup kita kadang tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Namun percaya atau tidak Allah takkan pernah membuatmu tersesat dengan apa yang diberikannya. Karena sejatinya Allah memberikan apa yang terbaik untukmu bukan memberikan apa yang kamu inginkan tetapi mengancam hidupmu.
    Begitu pula dengan jodoh yang telah ditentukan Allah di lauhul mahfudz. Pasangan yang sudah menikah memang belum tentu jodoh. Namun pentingnya menjaga ikrar dalam pernikahan ketika akad untuk saling menjaga itu sebuah amanah yang harus dipegang seberapapun berat rintanga yang harus dihadapi dalam menjalankannya.

  22. Mukhammad Hasanudin berkata

    untuk urusan cinta (Jodoh) ini menjadi sesuatu yang amat rumit, karena ada beberapa hal yang terkadang tidak masuk akal dan logika manusia. Memang, ini sudah menjadi ketentuan ALLAH swt karena ada banyak hal yang tidak bisa dijangkau akal sehat manusia.

  23. siti a'isyah berkata

    Keinginan alberta menurut saya tidak baik, karena alberta sudah mempunyai sosok istri yang setia bahkan sudah di karuniai seorang anak.
    yang dimna dalam berkeluarga harus :
    1. Terdapat cinta, kasih sayang, dan rasa saling memiliki yang terjaga satu sama lain
    2. Terdapat ketenangan dan ketentraman yang terjaga, bukan konflik atau mengarah pada perceraian
    3. Keikhlasan dan ketulusan peran yang diberikan masing-masing anggota keluarga, baik peran dari suami sebagai kepala rumah tangga, istri sebagai ibu juga megelola amanah suami, serta anak anak yang menjadi amanah dari Allah untuk diberikan pendidikan yang baik .
    4. Kecintaan yang mengarahkan kepada cinta Illahiah dan Nilai Agama, bukan hanya kecintaan terhadap makhluk atau hawa nafsu semata dan masih banyak lagi…

  24. Nurmila Herdianty. T.IPS/1A berkata

    Assalamualaikum…
    Menurut saya, dalam kisah cinta Santi dan Alberta dari awal sudah salah. seharusnya mereka tau bahwa hal seperti ini tidak seharusnya terjadi. apalagi sampai saat ini ketika mereka sudah memiliki kehidupan dan pasangan masing-masing. mereka berdua malah mebuat kesalahan yang sanngat besar dengan menyakiti dirinya sendiri dan pula menyakiti orang lain atau pasangannya. maka dari itu Alberta dan Santi yang sangat berharap bisa bersama kemungkinan mereka tidak bersama karena mereka tau hal ini salah namun tetap mereka melanjuti hubungan mereka yang salah. sehingga Tuhan pun tidak akan dapat mengabulkan permohonan mereka yang ingin bersama. seharusnya dengan mereka memiliki kehidupan mereka masing-masing mereka harusnya menghargai perasaan pasangannya. karena jika mereka diposisi kalian pasti kalian pun akan merasakan sakit atau cemburu yang sama dengan melihat pasangannya yang tidak bisa mmenerimanya dan tidak bisa untuk melupakan masa lalunya. oleh karena itu, lebih baik hargailah perasaan pasangan kalian yang baru dan berusaha untuk mengikhlaskan kenangan masa lalu yang tidak dapat terjadi kembali.

  25. Sri Anisah berkata

    Ketika Allah Swt tak mengizinkan mereka untuk bersatu di waktu sekarang ,malah semakin jauh dari kata kebersamaan. Itulah dimana cinta mereka hanya menyakiti pasangan mereka. Cinta memang tak tau untuk siapa kita akan berlabuh. Tetapi inilah takdir kenyataan yang harus mereka terima .
    Dari awal cinta mereka tlah ternoda . Lalu bagaimana bisa mereka berharap ridha Allah karena Cinta ini suci belajar mencintai pasangan itu lebih baik karena itu ridha yang tlah di anugerahkan , dari pada terus berusaha tuk memaksakan hal yang tlah menjadi ketetapan.

  26. Begitu indah masalalu mereka hingga lupa bahwa masih ada masa depan dengan penokohan dan cerita yang berbeda

  27. Rifqoh Khasanah (PAI-A) Semester 1 berkata

    Semoga Alberta Dan Santi bisa bahagia dengan keluarga mereka masing-masing, dan belajar mencintai pasangannya dengan tulus.

  28. Badruzzaman PAI-A Semester 1 berkata

    Alberta selalu saja kuat dengan khayalan dan impiannya untuk dapat hidup bersama dengan santi, meskipun takdir sudah berkata lain.Alberta telah memiliki keluarga baru apalagi memiliki sosok istri yang begitu setia dan tulus mencintai Alberta,inilah sesungguhnya perselingkuhan yang terencana antara Alberta dan Santi.

  29. Neng Lia Y berkata

    Meskipun ada kata “cinta tak harus memiliki” tp sudh biarlah cinta alberta dan santi mnjdi masa lalu yang indah cukup dngan mnjadi kenangan saja..
    sekarang move on, toh sudah punya pasangan masing2 dn itu artinya sudah siap untuk mmbuka lembaran baru..

  30. Nama : Aah Murtofa'ah dan M. Nawawi, NIM. 14166310002 dan 14166310008, PRODI : PAI, Smt : 1(satu) berkata

    Alberta merasa berat hati menikah dengan gadis pilhan orang tuanya. Dia menerimanya karena merasa itu adalah bentuk bakti seorang anak kepada orang tua, ini sesuai dengan esensi dari QS. Luqman : 12-15

    Baca Selengkapnya https://www.lyceum.id/cinta-dalam-dua-keluarga-mskc8/

  31. suhadi 14166310029 (PAI-B) berkata

    hendaknya keduanya bangun dari tidurnya relaistis apa yang sudah terjadi pada dirinya jadikanlah masa indah dulu dengan pasang merupakan anugrah bagi mereka berdua untuk berbuat lebih baik dengan kenyataan yang terjadi sekarang tumbuhkanlah fikiran yang positif dengan apa yang telah terjadi sayangilah yang ada dan yang sudah menyayanginya.

  32. Nama : M. Nawawi, NIM. 14166310008, PRODI : PAI, Smt : 1(satu) berkata

    Alberta merasa berat hati menikah dengan gadis pilhan orang tuanya. Dia menerimanya karena merasa itu adalah bentuk bakti seorang anak kepada orang tua, ini sesuai dengan esensi dari QS. Luqman : 12-15

  33. ikhlaskanlah apa apa yang sudah mejadi takdir, dan fokuslah pada urusan diri kita sendiri karena semua itu merupakan yang terbaik bagi kita.
    seperti halnya perasaan alberta dan santi yang hanya tinggal kenangan.

  34. Alfin Bisma Herda Pai B berkata

    Ada ya yang sampai kaya gitu memikirkan satu sama lain dalam sebuah kehidupan, khususnya adalah masalah perasaan mereka. Harusnya bisa move on satu sama lain dan menghargai pasanganya.

  35. Nuri Rizki Maulani rihaningsih Hidayat 14166310027 berkata

    apakah itu bentuk dari berpaling akan takdir? kekuatan cinta alberta dan santi begitu memukau walau mereka telah merajut kasih dengan agiannya masing2. indahnya masa lalu terkadang melupakan apa yang sudah ada dihadapanya dan bahkan enggan untuk berpaling dari masa lalu.

  36. Didi Tarsidi 14166310005 (PAI-A) semester 1 berkata

    Alberta telah dzalim pada hypatia begitu juga dengan Santi. Mereka tidak sepenuhnya mencintai pasangannya, padahal jika mereka berfikir pasangannya telah berjuang dan berkorban untuk kebahagiaan mereka.

  37. Mei Yani Rahayu (PAI-B) berkata

    Ternyata hati Alberta Santi masih lanjut ya kirain dah saling mengikhlaskan dengan takdir… Kasian pasangan mereka masing2. ada yg bikin penasaran klo Hypatia taukah ada seseorang dihatinya Alberta atau hanya tau kesukaannya pada mihrab cinta? begitu juga dengan pasangannya Santi apa tau juga klo Santi masih menyimpan cinta untuk Alberta?

  38. Yeti Ernawati berkata

    Kasihan Hypatia..dia sudah menjalankan kewajibannya sebagai istri yang baik tapi hati Alberta tidak bisa di ganggu gugat tetap pada Santi.Hadeuh…kenapa tidak saling mengikhlaskan aja sih pasti nanti jg secara perlahan akan bisa menerima pasangan masing2. (PAI-A smster 1)

  39. Syarifah berkata

    Ah… seharusnya masing2 fokus sama keluarganya,dan punya cerita selanjutnya yang berbeda..
    Tapi, bagaimanapun laki2,. Kalo udah cinta BANGET, lautan dan gunung pun akan ia lewati hanya untuk bertemu sang kekasih,kecuali dia Move On dengan perjalanan hidup selanjutnya.. laksana Qais & Laila yg saling menggilai pasangannya
    *bisa juga besanan antara anak nya Albert & Santi,. Kan laki & perempuan..?

  40. Ipih hidawati berkata

    Sebaiknya santi dan alberta saling mengikhlaskan…. Masing-masing sdh punya pasangan dan anak…. Sebaiknya mereka setia dgn pasangan dan keluarga nya….. Apakah mereka tdk berfikir, bgm kalo pasangan mrk selingkuh….. Sprt yg mrk lakukan…. Apakah tdk akn menyakiti perasaan???? Ah cinta ternyata melumpuhkan logika mrk berdua…..

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.