Cinta Tidak Mudah Didefinisikan Tetapi Mudah Dirasakan

0 112

Kesadaran Cinta. Selama ribuan tahun sekalipun, manusia tidak pernah mampu menyelesaikan definisi cinta. Cinta senantiasa tumbuh dan berkembang tiada henti dalam segenap kehidupan manusia. Masing- masing individu dengan otoritasnya menafsirkan secara subjektif tentang cinta itu. Namun, semakin didefiniskan ternyata cinta makin sempit. Sejatinya, cinta hanya dapat didefinisikan oleh Sang pemilik cinta itu sendiri, ialah Tuhan semesta alam. Definisi hari ini yang kita temukan hanyalah efek pengalaman individu yang menghasilkan justifikasi subjektif yang sifatnya personal dan parsial. Selamanya Cinta Tidak Mudah Didefinisikan Tetapi Mudah Dirasakan oleh masing- masing individu.

Kesadaran Cinta dan Kebaikan

Cinta sarat dengan kasih dan sayang. Cinta semestinya disandarkan selalu pada citra kebaikan. Segala hal yang berkaitan dengan hal yang baik adalah buah dari cinta itu sendiri. Ketaatan, kepatuhan, kejujuran, komitmen, konsistensi, merupakan buah-buah dari cinta. Seseorang yang memiliki cinta adalah seseorang yang mampu menempatkan sesuatu yang baik dalam hatinya.

Kesadaran dalam cinta adalah satu kondisi dimana manusia tidak mampu menempatkan apapun di hatinya selain kebaikan itu sendiri. Dimensi ini menempati posisi tertinggi dalam kesempurnaan manusia. Manusia, dengan kesadaran cinta akan senantiasa mengedepankan persepsi positif dalam memandang realitas apapun yang dihadapinya. Tidak ada lagi unsur kebencian, kecurigaan, sentimen, penghianatan, kecurangan dan apapun yang berkaitan dengan sifat tercela merupakan karakter dimensi ini.

Memandang buruk orang lain atas perlakuan kurang baik terhadap diri kita bukanlah cerminan dari dimensi cinta ini. Kesadaran cinta  adalah sebuah sikap suci yang tidak terpengaruh oleh persepsi buruk siapapun. Kesadaran cinta akan terefleksikan pada diri seseorang yang selalu memandang positif kepada siapapun. Sejelek apapun perlakukan orang lain pada diri kita sejatinya adalah perlakuan baik dalam persektif orang yang melakukannya. Andai saja semua orang memahami dan sadar bahwa apa yang dilakukannya adalah tercela, maka tidaklah mungkin terjadi pada diri setiap orang untuk melakukan perbuatan tercela itu.

Cinta Akan Menghadirkan Satu Persepsi Positif

Kesadaran cinta akan menghadirkan satu persepsi positif bahwa keburukan perilaku orang lain terhadap dirinya dipandang sebagai sebuah ruang kompromistis. Bagaimana individu menempatkan dirinya pada diri orang lain yang memiliki perspektif baik terhadap perilaku yang ia lakukan. Kesadaran cinta dapat menghantarkan seseorang untuk tidak sedikitpun mau menyimpan kejelekan atau keburukan orang lain di hatinya. Kejelekan atau keburukan orang lain itu hanya merupakan persepsi kita yang belum masuk kepada tingkat pemahaman komprehensif terhadap alasan- alasan mengapa orang lain melakukan perbuatan demikian pada diri kita.

Kesadaran cinta berada pada ultimate posision. Posisi seseorang yang tidak memiliki beban yang dalam perspektif orang lain adalah beban. Kebahagiaan sang pencari cinta ini didapat ketika ia terus melakukan kebaikan, menebarkannya, dan menjaganya agar terus lestari menuju kehidupan yang penuh rasa cinta, kasih dan sayang antar sesama. Kesadaran cinta merupakan tingkat tertinggi dari semua dimensi keparipurnaan manusia. Tidak ada lagi dimensi setelahnya melainkan efek- efek cinta itu sendiri. ** By. Nanan Abdul Manan

BACA JUGA : 7 Dimensi Untuk Mencapai Manusia yang Paripurna

Komentar
Memuat...