Cobaan Dengan Kebaikan Dalam Kehidupan Manusia

0 149

Cobaan Dengan Kebaikan; Qur’an memberikan penjelasan tentang jenis cobaan kedua dan materinya yang ditingkat-tingkatkan dengan nama kebaikan, kebajikan dan kesenangan. Qur’an memberikan ribuan contoh seperti cobaan dengan kekayaan, kemuliaan, banyak anak dan pengikut berupa keluarga dan kaum, bantuan, kekuasaan, jabatan, kedudukan sosial, ketampanan, kesehatan dan lain-lain. Qur’an memberikan penjelasan untuk jenis cobaan dengan kebaikan ini.

Ujian Dengan Kemampuan Dan Kekuasaan

Di antara bentuk cobaan dengan kebaikan adalah ujian dengan kemampuan dan kekuasaan. Hal ini di jelaskan dalam firman Allah swt QS. An Naml ayat 40:

“Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, ia pun berkata: “Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku” (Qs. An-Naml [27]: 40).

Ujian Dengan Banyak Kendaraan Dan Rumah Megah

Di antara bentuk cobaan dengan kebaikan adalah ujian dengan banyak kendaraan dan sarana penghubung yang bagus dan rumah yang megah, sebagaimana dijelaskan dalam QS. Al Mu’minuun ayat 28-30 yang artinya:

“Apabila kamu dan orang-orang yang bersamamu telah berada di atas bahtera itu, maka ucapkanlah: “Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan kami dari orang-orang yang zalim” (28) “Dan berdo`alah: “Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkati, dan Engkau adalah sebaik-baik Yang memberi tempat” (29) “Sesungguhnya pada (kejadian) itu benar-benar terdapat beberapa tanda (kebesaran Allah), dan sesungguhnya Kami menimpakan azab (kepada kaum Nuh itu)” (30) (Qs. Al Mu’minuun [23]: 28-30).

Ujian Dengan Taat Kepada Allah

Di antara ujian dengan kebaikan adalah ujian dengan taat kepada Allah dan sejauh mana menjalankan perintah dan larangan-Nya.

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya Allah akan menguji kamu dengan sesuatu dari binatang buruan” (Qs. Al Maa`idah [5]: 94)

Selain itu, juga dijelaskan dalam QS. Al A’raf ayat 163 yang artinya:

“Dan tanyakanlah kepada Bani Israil tentang negeri yang terletak di dekat laut ketika mereka melanggar aturan pada hari Sabtu, di waktu datang kepada mereka ikan-ikan (yang berada di sekitar) mereka terapung-apung di permukaan air, dan di hari-hari yang bukan Sabtu, ikan-ikan itu tidak datang kepada mereka. Demikianlah Kami mencoba mereka disebabkan mereka berlaku fasik” (Qs. Al A’raaf [7]: 163).

Ujian Dengan Akidah Dan Petunjuk

Di antara cobaan dengan kebaikan adalah ujian dengan akidah dan petunjuk. Allah swt berfirman dalam QS. Ali Imran ayat 154, artinya:

“Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hatimu” (Qs. Ali Imran [3]: 154).

Ujian Dengan Keikhlasan Dalam Membawa Risalah Ketuhanan

Di antara cobaan dengan kebaikan adalah ujian dengan keikhlasan dalam membawa risalah ketuhanan dan perjuangan untuk menegakkannya. Allah swt berfirman:

“Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya” (Qs. Al Baqarah [2]: 124).

“Dan sesungguhnya telah Kami pilih mereka dengan pengetahuan (Kami) atas bangsa-bangsa” (32) “Dan Kami telah memberikan kepada mereka di antara tanda-tanda kekuasaan (Kami) sesuatu yang di dalamnya terdapat ni`mat yang nyata” (33) (Qs. Ad-Dukhaan [44]: 32-33).

“Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu; dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu” (Qs. Muhammad [47]: 31).

Kisah Ujian Kebaikan yang Dipresentasikan Al Quran

Qur’an memperesentasikan kisah-kisah dan peristiwa-peristiwa untuk manusia yang diuji dengan kebaikan dan kemudian mereka menjalankan tuntutannya berupa ibadah dan taat kepada Allah.

Kisah Nabi Sulaiman as

Sulaiman AS ketika Allah mengujinya dengan kekuatan, kekuasaan, perlengkapan dan sarana yang banyak.

“Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari Al Kitab: “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip”. Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata: “Ini termasuk kurnia n Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan ni`mat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia” (Qs. An-Naml [27]: 40).

Dzulqarnain Dan Kekuasaannya di Muka Bumi

Dzulqarnain yang menguasai negeri yang memiliki kekuasaan yang sangat besar di muka bumi. Ketika kekuasaannya mencapai bagian Barat bumi dan menemukan berbagai macam bangsa ia tidak memperdaya ketertinggalan dan kebodohan mereka bahkan ia menyebarkan kearifan dan kemajuan.

Ketika kekuasaannya mencapai bagian Timur bumi dan menemukan bangsa yang lemah dan korban permusuhan yang liar yang terjajdi berulang-ulang ia tidak menjadikan mereka sebagai pasar negara untuk persenjataan akan tetapi membangun apa yang mereka inginkan berupa bendungan dan benteng yang menjauhkan mereka dari permusuhan sembari menolak harga yang mereka ajukan dan menjadi implementasi etika negeri yang agung sebagaimana Allah SWT inginkan.

“Mereka berkata: “Hai Dzulqarnain, sesungguhnya Ya’juj dan Ma’juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka?” (94) “Dzulqarnain berkata: “Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik, maka tolonglah aku dengan kekuatan (manusia dan alat-alat), agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka” (95) “ berilah aku potongan-potongan besi” Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, berkatalah Dzulqarnain: Tiuplah (api itu)”. Hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, diapun berkata: “Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar kutuangkan ke atas besi panas itu” (96) “Maka mereka tidak bisa mendakinya dan mereka tidak bisa (pula) melobanginya” (97) “Dzulqarnain berkata: “Ini (dinding) adalah rahmat dari Tuhanku” (98) (Qs. Al Kahfi [18]: 94-98).

Kisah Yusuf as

Yusuf AS yang diuji dengan cinta orang tua dan keelokan serta ketampanan yang menyebabkan kedengkian saudara-saudaranya dan permusuhan wanita. Dalam kedua ujian tersebut ia menjalankan perintah–perintah Allah dengan menanggung ujian tersebut dengan kegigihan dan perjuangan.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.