Cuti Kerja Demi Membangun Dinamika Baru

0 13

Ade Abdullah Sidiq. Itulah namanya. Nama Islami yang sangat singkat diberikan orang tuanya, H. Hatdi dan Hj. Suhamah ini, dimaksudkan agar ia tumbuh menjadi manusia terpuji karena kejujuran dan kebenaran perilakunya. Nama ini terkesan sangat sederhana, meski tidak sesederhana cerita dan lakonnya dalam menjalani hidup.

Pria kelahiran Tasikmalaya Selatan tanggal 10 Januari 1987 ini, selain berdiri sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Al Ghifari, juga pendiri sekaligus menjadi Komisaris Utama di PT. Indo Sidiq Karya yang dia dirikan bersama rekannya Iif Rifa’i. Petrolum ini  berfokus pada kegiatan General Trading dan konstruksi.

Cuti Kerja Demi Membangun Dinamika Baru

Ia meminta cuti dari posisinya dari jabatannya sebagai Direktur Pelaksana Daerah Properti yang dihelat Nusa Indah Pratama. Yang telah sejak awal ia ikut merintisnya. Ia cuti dari jabatannya dimaksud, justru saat perusahaan ini sedang melakukan transformasi sekaligus transmutasi gaya baru dalam mewujudkan sistem management terbarukan. Ia ingin fokus pada usaha yang sedang dirintisnya dan berharap dapat melanjutkan tradisi di dunia usaha.

Pria yang hidup dengan seorang satu anak perempuan sebagai hasil dari perkawinannya, yang dalam beberapa bulan terakhir baru gagal menjalani hidup bersama dengan istrinya ini, justru ingin tampil secara bebas dan mendinamisasi lingkup kerja baru dengan aturan dan track kerja perusahaan yang dia cita-citakan dan dirintis sendiri.  Ia yakin, Perseroan yang digagas dan dia dirikan ini, bakal tampil sebagai perusahaan besar dan dapat menaungi banyak orang untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Melalui PT. Indosidiq Karya ini, ia merasa bahwa hidupnya dapat lebih banyak memberi manfaat bagi orang lain. Sebab dengan kepemilikan saham mayoritas di PT ini, ia akan menapaki setiap tarikan nafasnya dalam mengembangkan diri di perusahaan yang baru dia dirikan pada tanggal 10 Nopember 2016.

Motto Baru Dalam Dunia Baru

Motto yang hendak dikembangkan di PT ini, menurutnya adalah: “Memberi pelayanan terbaik dan Menjadi perusahaan profesional yang handal dan terpercaya”. Sementara itu, visi hidupnya adalah: “Hidup itu memang perjuangan dan tidak mungkin kita berhenti dalam satu tepian”. Itulah mungkin mengapa, saat orang tuanya meminta dirinya pulang ke kampung halamannya untuk meneruskan semangat pendidikan di yayasan keluarga ini, Mahasiswa Pascasarjana UNIKU Kuningan ini, tetap pada pendiriannya untuk mengembangkan dunia usaha di rantau orang”. Team Lyceum Indonesia. ** (TLY)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.