Dakwah Melalui Gamelan Renteng

0 450

Gamelan, merupakan salah satu bentuk kesenian tradisi yang cukup populer di kalangan masyarakat Cirebon. Ia dapat disebut sebagai salah satu ciri identitas budaya masyarakat Cirebon. Disamping itu, jenis kesenian lain yang mampu disebut identitas budaya masyarakat Cirebon adalah Wayang kulit, Cepak, Topeng, Sandiwara dan lain-lain. Jika dilihat dari bentuk dan ragamnya, gamelan terdiri dari beberapa jenis, diantaranya; Gamelan Ageng atau Gamelan Gede, Gamelan Sekaten, Gamelan Kodok Ngorek, Gamelan Denggung (Degung), dan Gamelan Renteng

Gamelan Renteng. Ialah sebuah alat musik tradisional khas Cirebon yang masih dimainkan oleh Group Renteng Ki Muntili dari Desa Kedung Sana Kecamatan  Plumbon Kabupaten Cirebon. Gamelan Renteng merupakan gamelan yang khas, karena dalam peletakan susunannya diatur dengan cara berderet.

Gamelan Renteng adalah seperangkat gamelan yang terdiri dari, Kromong (Bonang Kecil 14 pencon), Bonang (Bonang gede 9 pencon), panglima 5 pencon, kendang, kebluk,  gong dan kecrek. Gamelan Renteng termasuk gamelan kebesaran yang secara spesial digunakan untuk menyambut tamu kehormatan dan upacara adat dilingkungan keraton. Tapi dengan bergulirnya waktu, Gamelan Renteng tidak lagi difungsikan sebagai sarana untuk menyambut tamu semata, akan tetapi berkembang menjadi sebuah seni karawitan keraton dan masyarakat Cirebon.

Gamelan Renteng; Media Dakwah Penyebaran Ajaran Islam

Konon, alat musik gamelan renteng yang usianya sudah ratusan tahun ini berasal dari pemberian Kerajaan Mataram kepada Cirebon. Hal ini terjadi pada masa Syekh Maulana Syarief Hidayatullah atau yang lebih dikenal sebagai Sunan Gunung Jati Cirebon yang dipersembahkan oleh Ki Gedeng Gamel Syekh Windu Aji yang sampai sekarang masih tersimpan didalam museum Keraton Kasepuhan Cirebon. Pada masa itu, gamelan renteng digunakan sebagai media Dakwah pada saat penyebaran agama Islam di Cirebon. Maka dari itu, konon nama renteng diambil dari kata Dawa yang artinya Dakwah.

Dalam pandangan penulis, musik- musik tradisional, khususnya gamelan renteng, tak sekedar menjadi khasanah budaya bangsa. Musik tradisional Indonesia yang beragam ini, juga menjadi sebuah karya-karya spektakuler yang mesti kita jaga, rawat dan lestarikan. Generasi muda kiranya perlu mengambil bagian penting pada karya- karya spektakuler dimaksud. Mengapa? Karena kreatifitas dan daya imajinasi anak muda serta kekuatan artistiknya adalah modal utama yang seharusnya mampu diolah secara optimal. maka dari itu, perlu kiranya dilakukan kegiatan yang sifatnya membangun dan mengembangkan potensi dimaksud dalam rangka pelestarian mudaya maupun musik- musik tradisional.

Oleh: Maolana Rahmat_MAMAT_

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.