Mengambil Celah Dunia Digital Untuk Pelaku Usaha

0 10

Perkembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) lambat laun memang semakin pesat. Tak hanya mampu memperbaiki taraf kualitas kehidupan secara personal untuk si pemilik UKM, namun juga turut andil menambah jumlah tenaga kerja produktif. Seiring berkembangnya dunia digital saat ini, bagaimana sebaiknya UKM mengambil celah?

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah bahwa sampai 2015 lalu jumlah UKM di Indonesia mencapai 67,9 juta. Jumlah tersebut naik 2,4 juta dari 2013 yang mencapai 65,5 juta unit usaha.

Berbagai lahan usaha saat ini telah dimasuki oleh berbagai UKM. Bukan hanya pada sisi retail, namun juga di sektor-sektor bisnis besar. Sayangnya, dari jumlah tersebut, lebih dari 90 persen masih bermain di ranah offline.

Tentu, hal tersebut bukan jumlah yang sedikit, jika kita melihat dari kacamata dunia digital. Sejatinya, sebaik-baiknya bisnis, para pemain UKM tersebut juga dapat merambah dunia digital dalam sektor bisnis yang sama juga.

Merunut data Facebook pada 2015, hanya sekitar 8 persen dari jumlah UKM di seluruh Indonesia yang dapat memanfaatkan dunia digital, terutama yang beriklan dengan menggunakan laman di Facebook.

E-commerce

Terlepas dari beriklan di laman digital, sebetulnya ada hal-hal sederhana bisa dilakukan oleh para pemain UKM di ranah digital. Yang paling umum dari ranah digital adalah dengan sosial media.

Penggunaan media sosial memang sungguh lazim, terutama jika sebuah UKM ingin memasuki ranah digital. Namun, perlu diingat, tak selamanya sebuah akun akan dinikmati isinya jika terus menerus berjualan. Ada baiknya audiens diberikan satu atau dua hal di luar konten promosi produk, misalnya tip membuat sesuatu.

Berpromosi digital dengan media sosial memang baik. Namun, media sosial masih belum dapat mengakomodir pembayaran dan menelusuri jejak sang pembeli.

Beralih ke dunia digital commerce, artinya sebuah UKM haruslah siap untuk naik satu level ke lebih tinggi. Bukan hanya masalah promosi, namun dengan kecanggihan dunia digital saat ini, pemilik UKM dapat mengetahui dengan sebenarnya target pasar untuk mereka, cara penjualannya, termasuk juga dengan mengontrol sistem pembayarannya. Maka dari itu, sebuah UKM harus memiliki sebuah website atau situs yang cukup komprehensif untuk mengakomodasi kebutuhannya tadi.

Marketplace

Marketplace

Namun, kini pemilik UKM dapat meletakkan memiliki situs sendiri pada opsi terakhir. Jika memiliki keterbatasan pada budget atau anggaran, itu dapat diakali dengan memasuki ranah e-commerce. Salah satunya adalah dengan mencoba ““membuka toko” di marketplace online.

Dunia seputar e-commerce memang sedang bertumbuh di Indonesia. Umumnya, marketplace tak akan mengenakan biaya untuk membuka toko.

Sisi menguntungkan dari berjualan di marketplace adalah si pemilik UKM tak perlu mengeluarkan biaya guna kegiatan promosi. Biasanya, jika produk dari sebuah toko dianggap bagus dan memiliki testimonial yang baik dari para pembeli pada marketplace tersebut, maka produk tersebut akan dipromosikan oleh marketplace tempat UKM tadi membuka toko. Lebih bagus lagi, marketplace memiliki sistem pembayaran komprehensif.

Escrow system merupakan sistem pembayaran di marketplace. Sistem ini akan sangat membantu pemain UKM dalam sisi pembayaran yang lebih aman dan komprehensif.

Cara bekerja sistem ini sangatlah simpel. Jika ada yang membeli produk Anda di marketplace, maka sang pembeli akan membayar terlebih dulu ke rekening marketplace tadi. Setelah itu, pihak marketplace akan memberikan notifikasi kepada Anda sebagai pemilik toko, bahwa ada yang membeli produk Anda dan sudah melakukan pembayaran.

Selanjutnya, Anda akan diminta untuk mengirim produk tersebut ke alamat pembeli. Jika pembeli sudah menerima produk pesanannya, maka dari pihak marketplace akan membayarkan uang sebesar jumlah harga produk tersebut ke rekening Anda.

Tentunya, sistem ini sangat menjamin keamanan dan kenyamanan pembayaran, baik dari sisi pembeli maupun Anda sebagai pemilik UKM. Bukan hanya terbatas pada sistem escrow, namun marketplace menawarkan banyak kelebihan lain untuk pelaku UKM (Usaha Kecil Menengah).

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.