Inspirasi Tanpa Batas

Efek Domino Do’a Dan Syarat Dikabulkannya

0 582

Konten Sponsor

Apa pentingnya berdo’a? Mungkin sebagian orang mempertanyakan fungsi dan tujuan berdo’a. Bahkan, mungkin orang awam akan beranggapan “untuk apa berdo’a? Berdo’a itu pertanda orang yang tidak ada kerjaan dan tidak akan membuat kita kaya”

Benar, jika anda menganggap do’a itu tidak akan membuat kita kaya atau sukses, karena untuk meraih kekayaan dan kesuksesan yang kita impikan maka kita harus berusaha dan bekerja keras. Namun sebaliknya, bekerja keras saja tidak cukup karena kerja keras juga harus didampingi dengan do’a. Apalagi kita sebagai umat muslim diperintahkan untuk berdo’a dalam segala keadaan, misal jika ingin melakukan sesuatu atau jika akan menghadapi suatu perkara.

Meskipun do’a tidak dapat meraih kesuksessan dalam hidup, tetapi do’a dapat menimbulkan kekuatan yang luar biasa. Kekuatan itu akan mampu menembus dan mematahkan kekuatan-kekuatan fisik yang kukuh dan tangguh sekalipun.

Setidaknya, dengan berdo’a kita akan bertambah yakin kalau jalan yang sedang ditempuh adalah benar dan sesuai dengan ajaran-Nya. Selain itu, setelah berdo’a, batin kita akan memiliki ketentraman yang semakin memperkuat kefokusan dan kekhusyukan ketika mengerjakan sesuatu.

Apakah Doa Bersungguh-Sungguh Akan Dikabulkan?

Do’a yang dipanjatkan dengan sungguh-sungguh, sepenuh hati dan penuh kepercayaan kepada Allah sebenarnya itu merupakan hubungan batin dengan Allah Yang Maha Kuasa. Jika batin kita sering dihubungkan dengan Allah, baik melalui do’a, pujian atau ibadah kepada-Nya, maka lama-kelamaan akan timbul kekuatan batin yang kadang-kadang tidak kita sadari keberadaannya.

Jika kita berdo’a dengan sungguh-sungguh dan percaya sepenuhnya akan dikabulkan oleh Allah, tentu kesungguhan dan kepercayaan yang ada dalam batin tersebut akan menimbulkan sugesti yang kuat, dorongan moral yang tinggi serta akan menimbulkan kekuatan jiwa dan kekuatan batin untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Alhasil, hal itu akan menggerakkan tubuh dan fikiran kita untuk mecurahkan segala daya dan kemampuan untuk merealisasikan tujuan kita.

Misalnya saja, pada zaman Nabi, kaum muslimin berhasil mempertahankan diri dan mematahkan serangan orang-orang kafir yang memusuhi mereka. Padahal jumlah dan kemampuan berperang mereka jauh di bawah orang-orang kafir tersebut. Tetapi mengapa mereka mampu bertahan dan menang? Hal itu tidak lain adalah karena kekuatan Allah yang diberikan kepada mereka melalui do’a dan keyakinan yang mereka miliki.

Do’a memang tidak terlihat tapi terasa hasilnya. Jadi, do’a merupakan faktor penting dalam membangkitkan semangat dan menghidupkan jiwa untuk selalu optimis dan yakin akan kemampuan diri sendiri. (VAU)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar