Connect with us

Lifestyle

Facebook Penjebol Rahasia Pribadi Manusia

Admin

Published

on

Facebook Penjebol Rahasia Pribadi Manusia

Saat ini, berteman dan bersahabat menjadi demikian mudah untuk dilakukan. Pertemanan itu, dapat dilakukan bukan hanya dengan mereka yang satu RT, RW, Desa/Kelurahan, Kecamatn dan Kabupaten/Kota, tetapi, bahkan mancanegara. Pola pertemanannya juga menjadi berubah. Dari fisik ke maya. Dari benda ke alam un fisik. Itulah dunia teknologi yang terus terbarukan.

Termasuk betapa mudahnya kita hari ini, jika ingin mengetahui di mana kawan kita yang dulu sempat bersama dan lama tidak bertemu. Kita juga menjadi mudah memantau perkembangan saudara atau sahabat kita, dalam group-group yang sengaja dibuat untuk membangun pertemanan dimaksud. Salah satu media yang menjadi agen pembentukan persahabatan itu adalah Facebook.

Saat pertama kali berdiri, Facebook bernama Facemash.com. Ia menjadi jejaring sosial pertama yang membebaskan semua pengunjung untuk menulis apa saja yang dipikirkan atau dirasakannya. Sejak awal berdiri, Facebook atau Facemash memang diperuntukkan untuk menjadi wall [dinding] “ratapan” para penggunanya. Siapapun yang menjadi pengguna produk ini, kelihatannya hampir sulit jika tidak pernah meratap di Facebook.

Ratapan itulah, yang kerap mendapat kritik dari KH. Abdusshomad. Ustadz yang sangat nyentrik asal Pekanbaru ini, sempat mengkritik fenomena facebook dengan menyertakan ideologi Yahudi. Suatu ajaran yang mengharuskan penganutnya untuk meratap dalam apa yang disebut dengan tembok ratapan di tanah yang “Dijanjikan Tuhan”. Tempat suci itu berada di Palestina. Mungkin ada benang lurusnya, tetapi, menjadi demikian absurd jika kita tidak membaca sejarah berdirinya facebook.

Tetapi yang pasti, melalui ratapan-ratapan itu pula, kita semua yang menjadi pengguna facebook, bukan saja telah membuat facebook menjadi demikian besar. Tetapi, kita semua yang menjadi penggunanya juga terbawa menjadi demikian permisive [terbuka]. Bukan hanya jendela kita yang terbuka, tetapi, bahkan pintu dan seluruh isi kita menjadi demikian melenggang ke suluruh pelosok negeri.

Di sisi lain, melalui ratapan-ratapan itu pula, kita dan berbagai kondisi yang menimpai kita, menjadi mudah diketahui orang lain. Sebaliknya, kondisi orang lain juga menjadi demikian mudah untuk kita ketahui. Dalam makna positif, hal ini dapat menjadi media efektif untuk membangun empathy.

Pendiri Facebook

Siapa yang mendirikan Facebook? Dia adalah Mark Zuckerberg. Mahasiswa Psikologi Universitas Harvard. Saya yakin, dia mungkin tidak mengira jika gagasannya yang ketika pertama kali didirikan hanya untuk membuat jejaring sesama mahasiswa kampus, bakal besar seperti saat ini.

Mahasiswa Psikologi ini, semula dicemooh dan banyak diprotes mahasiswa lainnya di universitas di mana dia belajar. Keberaniannya dalam menampilkan banyak poto mereka yang sebelumnya diangap privasi, menjadi demikian permisif.

Jejaring sosial dimaksud, kini telah nebjadi situs terbesar dunia.Namanya berubah dari aslinya menjadi TheFacebook.com. Jejaring sosial berskala kecil dan rendah dengan keperluan untuk kepentingan mereka yang berada dalam lingkungan sekolah dan kampus itu, menjadi demikian besar.Ai?? Eksperimen Mark Zuckerberg yang dimulai 23 Oktober 2000 melalui situs bernama Facemash itu, membuat banyak hal menjadi berubah.

Facemash saat pertama kali direleas hanya berisi perbandingan dua gambar mahasiswa/i yang ada di Harvard? Dua gambar itu ditampilkan secara bersama untuk dinilai para pengunjung situs dimaksud. Mana yang lebih syur [cantik dan baik] dan mana yang tidak syur atau tidak cantik lalu disebut jelek oleh penilai yang berkunjung ke situs ini.

Dua gambar yang harus dibandingkan itu, diambil pendirinya dengan cara me-hack database Universitas Harvard. Setelah sehari facemash.com beredar, besoknya, mahasiswa/i Harvard marah. Mereka meminta pembuat untuk menutup situs tersebut karena kebanyakan mereka merasa privasinya terganggu.

Sebelas Januari 2004, menjadi hari bersejarah bagi Zuckerberg pada akhirnya. Ia mendaftarkan domain the Facebook.com, yang terinspirasi awalnya dari insiden Facemash itu, kemudian dimodif dari Friendster. Mark juga mengatakan bahwa ia ingin menciptakan sebuah situs web yang dapat menghubungkan orang-orang di dalam Universitas.

Ia menyadari bahwa Harvard membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mengimplementasikan sistem tersebut, sedangkan ia da teman-teman Harvard-nya hanya membutuhkan waktu seminggu. Itulah hebatnya.Ai??24 jam, setelah situsnya beroperasi, tidak kurang dari 1.200 (seribu dua ratus) mahasiswa Harvard telah mendaftarkan diri mereka di situs tersebut dan jumlah itu setara dengan setengah jumlah seluruhnya mahasiswa tingkat akhir.

Facebook dan Investor

Di bulan Juni 2004, Facebook mendapatkan investasi pertamanya dari Peter Theil, founder PayPal sebesar $ 500.000 sebagai ganti dari 10.2% saham perusahaan. Sean Parker juga diangkat menjadi presiden dari perusahaan yang baru berdiri tersebut.

Di Agustus 2005, thefacebook.com berganti nama menjadi facebook.com dengan harga $ 200.000 (200.000 US Dolar). Pada tahun tersebut, Facebook.com mendapatkan berbagai investor dan mulai bekerjasama dengan Apple dan Microsoft. Di akhir 2005, Facebook telah menyebar di US, Canada, Mexico, UK, Australia, New Zealand dan Irlandia. Team Lyceum dari berbagai sumber

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.