Fenomena Hujan Meteor Orionid 2017 di Indonesia pada Akhir Pekan Ini, Apa Harapan mu?

2 96

Akhir pekan ini alam akan menyajikan hujan meteor Orionid yang terbaik, dan malam ini,  malam 20-21 Oktober 2017 mungkin malam puncak nya. Sabtu malam dan Minggu pagi merupakan saat yang tepat untuk menyaksikan Hujan Meteor Orionid ini. Pada kedua malam ini, meteor akan terlihat mulai malam hari sampai menjelang terbitnya matahari. Mereka mungkin akan sangat produktif dalam beberapa jam sebelum subuh pada tanggal 21 Oktober.

Fenomena Hujan meteor Orionid ini muncul setiap tahunn. Diantara Oktober dan Nopember. Pada tahun ini menurut pantauan para astronomi menyebutkan bahwa puncak Hujan meteor Arionid terjadi pada nanti malam.

Dikutip dari infoastronomy.org. Hujan meteor Orionid Muncul pada rentang tanggal 2 Oktober sampai 7 November tiap tahunnya, salah satu hujan meteor terbaik adalah Meteor Orionid. Penomena ini bakal mencapai puncaknya pada 21-22 Oktober 2017 mendatang.

Penyebab Hujan Meteor Orionid

Hujan meteor bisa terjadi karena dalam orbitnya mengelilingi Matahari. Planet Bumi kita bergerak melintasi bekas jalur orbit sebuah komet. Di mana di sana terdapat banyak partikel debris yang ditinggalkan sang komet saat menguap dalam proses mendekati Matahari.

Partikel tersebut terdiri atas batuan dan debu. Dalam kasus Orionid, hujan meteor ini berasal dari partikel yang ditinggalkan oleh komet 1P/Halley, tau yang lebih dikenal dengan komet Halley saja. Sebuah komet yang cukup terkenal dan selalu teramati setiap 75 sampai 76 tahun sekali.

Orionida berasal dari puing-puing dari komet yang paling terkenal, Komet Halley, digambarkan di atas. Gambar tersebut menunjukkan Komet Halley sendiri pada kunjungannya pada tahun 1910. Komet terakhir mengunjungi Bumi pada tahun 1986 dan akan kembali ke depan pada tahun 2061.

Saat terakhir kali komet Halley mendekati Matahari, ia meninggalkan jejak orbit yang berisi “remah-remah” komet. Pada tanggal 2 Oktober sampai 7 November. Bumi melintasi bekas jalur orbit komet Halley, yang mana hal itu membuat “remah-remah” tadi akan tertarik gravitasi Bumi lalu masuk ke atmosfer planet kita sebagai sebuah meteor.

Waktu Hujan Meteor Orionid

Hujan meteor Orionid mendapatkan namanya sesuai arah titik radian. Meteor-meteor ini akan tampak memancar, berada di dekat rasi bintang Orion. Pada bulan Oktober, rasi bintang Orion bisa mulai terlihat pada pagi hari menjelang subuh. Sehingga pengamatan disarankan dilakukan pada jam itu sampai menjelang Matahari terbit.

Prospek pengamatan Orionid pada tahun 2017 juga cukup bagus. Tidak ada Bulan yang cahayanya dapat membuat langit terang sehingga meteor-meteor redup tak teramati. Hal ini karena Bulan masih berada dalam fase kuartal pertama sehingga sudah terbenam sebelum tengah malam.

Dikutip dari langitselatan.com. “Saat puncak hujan meteor Orionid berlangsung, pengamat bisa mengamati 20 hujan meteor setiap jam atau lebih jika terjadi peningkatan periodesitas di tahun 2017. Hujan meteor Orionid merupakan salah satu hujan meteor yang dengan aktivitas cukup tinggi. Antara 40 – 70 meteor per jam selama 2 – 3 hari berturut-turut. Analisa data hujan meteor Orionid dari tahun 1984 – 2001 memperlihatkan kalau laju maksimum setiap tahunnya beragam antara 14 – 31 meteor per jam”.

“Periode terkuat terjadi selama 12 tahun di abad ke-20 dan selama tahun 2006 – 2012/2013, di malam puncak, para pengamat bisa menikmati 30 – 70 meteor per jam. Tapi sejak tahun 2014, hujan meteor Orionid berada pada aktivitas terendah dengan kisaran 15 – 20 meteor per jam”.

Posisi yang Tepat untuk Melihat Hujan Meteor Orionid

Ketika melakukan pengamatan, hujan meteor bisa tampak di semua arah. Tapi kalau ditelusuri kembali arah datangnya maka meteor-meteor yang bergerak dengan laju 66 km/detik tersebut tampak berasa dari arah utara bintang Betelguese di rasi Orion.

Sambil menunggu Orion terbit, anda juga bisa menikmati planet Saturnus yang masih tampak di arah barat sampai kisaran pukul 21:30 WIB. Sambil menunggu meteor melintas, jelang dini hari ada Mars yang terbit pukul 03:58 WIB dan Venus yang muncul di ufuk timur pukul 04:33 WIB.

Untuk memperoleh hasil terbaik, carilah lokasi yang bebas polusi, di area terbuka dan hindari cahaya lampu kota. Selamat menyaksikan dan jangan lupa kunci rumah sebelum keluar. Ingat! Kejahatan terjadi jika ada kesempatan. Oleh Acep Lutvi dari berbagai sumber.

  1. Alexander berkata

    Módulo 3: Decifrando mercados e nichos vencedores. http://nulled.eu/user/607676-salinabard/

  2. Cristina berkata

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.