Generasi Tanpa Rahasia

0 50

Generasi tanpa rahasia. Mungkin itulah kalimat yang tepat untuk hari ini. Lima tahun terakhir, generasi baru muncul mengharu birukan dunia informasi Indonesia. Rahasia atau sesuatu yang patut dirahasiakan, selesai sudah. Semua menjadi terbuka dan permisif. Era rahasia berakhir ditangkis oleh kemampuan teknologi yang sulit dibendung.

Bagaimana tidak, era ini layak disebut sebagai generasi tanpa rahasia. Banyak orang demikian gemar mempertontonkan berbagai kejadian dan dimensi bathin yang melingkupi dirinya.Ai??Dulu, waktu saya masih kecil dan remaja, unek-unek dan segenap perasaan, termasuk jika kita sedang kasmaran, dan aspek lain yang melingkupi diri kita, hanya mampu dituangkan dalam apa yang disebut dengan Diary. Diary itulah yang kemudian populer menjadi X File.

Huruf X selalu menunjukkan Teka Teki. Maknanya tidak ada yang tahu kecuali penulis Diary itu sendiri. Betapa marahnya kita, jika ternyata ada orang yang membaca Diary itu. Mengapa? Karena segenap rahasia dapat diketahui orang lain. Mengetahui rahasia kita, semakna dengan menjatuhkan diri kita sendiri.Ai??Hari ini, orang tidak perlu mencuri X File. Mengapa? Sebab buku rahasianya sudah terbuka dan selalu dibuka, bukan oleh siapa-siapa, tetapi oleh dirinya sendiri.

Jika bangun di pagi hari, lalu anda membuka FB, pastilah dengan segera suatu short word muncul di depan mata. Kalimat demi kalimat, atauAi?? frase demi frase meluncur dengan deras. Isinya pasti bersifat keluhan orang, teman dan sejawat kita. Tersiarlah kabar si A sedang marah sama suaminya atau sebaliknya. Si B sedang galau karena jatuh cinta yang tidak pernah kunjung tiba. Si C selalu menyampaikan rasa rindu yang sulit bertepi. Si D marah karena di dapur tidak ada makanan. Si E menyampaikan rasa tak kuasa dan tak berdaya menghadapi segenap dinamika hidup. Semua terus terangkai dalam dinamika yang kadang, kita patut dianggap sulit mencernanya.

Tengoklah Dunia Maya

Coba anda tengok ke dunia maya seperti: Facebook. Twiter, Istagram, Line, WA dan aneka ragam media maya. Pastilah segenap informasi itu muncul. Kondisi ini, terus terjadi seiring dengan perubahan waktu. Pergulatan waktu, dari detik ke menit, dari menit ke jam dan dari jam ke hari, semua berisi tentang segenap informasi yang seharusnya bersipat rahasia.

Waktu agak siang sedikit, mereka yang bekerja di kantor, mereka yang sekolah dan kuliah, mereka yang sedang pacaran, semua menulis segenap peristiwa yang melingkupi mereka. Suka atau tidak! Meski lebih banyak informasi sedih dibandingkan dengan informasi yang membahagiakan. Misalnya marah dengan dengan teman, dimarahi atasan, merasa tidak dihargai oleh sejawat atas kreasi kerjanya, dan setumpuk informasi lain yang sulit kita mengerti.

Semakin siang, informasi semakin seru. Mulai dari jamuan makan, asyik makan dengan teman sekantor, beban pekerjaan yang terus menumpuk, sampai kepada infonrasi kapan lung sum dibayarkan. Kapan transfort sebuah acara dicairkan.

Pergeseran informasi terus melaju. Kekacauan cerita dan berita semakin seru. Sampai-sampai orang-orang mau adzan, mau iqomat, dan segenap aktivitas sore lain, terus disending ke dunia maya. Luar biasa. Tetapi, rahasia menjadi terbuka. Kekacauan rumah tangga semakin tidak terbendung. Inilah dunia baru …. bersiaplah untuk saling memburu. Prof. Cecep Sumarna

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.