Guru dan Tuntutan Melek IT

Kemampuan Guru dalam Menguasai IT
0 33

Dua puluh lima tahun yang lalu, ketika saya masih menjadi murid di salah satu Madrasah Ibtidaiyah (MI) PUI Tasikmalaya, guru saya, kalau sedang mengajar, ia menulis di papan bor, atau mendikte mata pelajarannya kepada kami. Semua murid, tentu termasuk saya, menulis apa yang didiktekannya meski tangan terasa sangat pegal karena kami harus menulis setiap hurup dan kata yang terlontar dari mulut sang guru. Kata-katanya harus mampu kami baca.

Lima belas tahun kemudian, Indonesia tampaknya kebanjiran industry percetakan dan penerbitan. Buku menjadi demikian banyak dan merajalela di seluruh tanah air, termasuk tentu mencetak dan menerbitkan buku pelajaran MI dimaksud. Beberapa junior-junior saya yang masih sekolah di SD, terinformasikan kalau mereka tidak lagi mencatat materi pelajaran, mereka umumnya membeli buku, kalau tidak mampu membeli, mereka dapat meminjam buku pelajarannya ke perpustakaan sekolah. Buku menjadi demikian banyak dan bahan bacaan tidak lagi terfokus kepada guru dan buku yang hanya dipegang guru mata pelajaran tertentu.

Saat itu, banyak guru menjadi demikian lincah dan merasa bahwa bebannya untuk mendikte atau menulis pelajaran di papan bor dengan kapus putih terkurangi. Akhirnya, banyak guru yang menghabiskan waktunya di Kantin atau ngobrol di kantor, arena siswa/I mereka tetap masih bisa belajar dengan cara berdiskusi di kelas bersama mereka sendiri atau mengerjakan tugas tertentu dari mulai halaman berapa sampai ke halaman berapa juga.

Guru di Abad IT

Hari ini, perkembangannya sudah jauh lebih maju lagi. Guru dan peserta didik, tidak lagi diribetkan dengan tumpukan buku, tetapi, hari ini telah mengalihkannya ke dunia maya. Harus diakui jika perkembangan ilmu dan teknologi telah mengubah wajah dunia. Termasuk mengubah wajah dunia pendidikan.

Teknologi informasi telah membuat kehidupan tenaga pendidik menjadi bagian yang sulit dipisahkan. Dengan dunia Teknologi dan Informasi (IT) dengan segenap perangkat, program dan tujuan yang dibutuhkan. Hari ini, guru telah dipaksa bukan hanya sekedar mengubah dirinya dari pendikte menjadi pemberi tugas. Tetapi, juga memaksa dirinya untuk menjadi fasilitator pembelajaran bagi murid-muridnya. Hari ini dan ke depan karena itu, guru dituntut melek terhadap perkembangan dunia teknologi, yang terkini sekalipun.

Di jaman dulu, bukan saja murid yang kesulitan mencari alat tulis dan alat bacaan, tetapi juga guru. Hari ini, bukan hanya guru yang kebanjiran sumber informasi, tetapi, sumber-sumber pengetahuan, bahkan dalam bentuk Gadget sekalipun, telah diliki murid-muridnya. Karena itu, jika ada guru yang tidak melek IT, maka, bukan saja ia ketinggalan oleh guru lainnya, tetapi bahkan akan sangat mungkin ditinggalkan oleh murid-muridnya sendiri. Karena itu, mari kita songsong abad IT ini, dengan cara melakukan pengembangan diri. Prof. Dr. Cecep Sumarna

Komentar
Memuat...