Guru dan Tuntutan Melek IT

2 30

Dua puluh lima tahun yang lalu, ketika saya masih menjadi murid di salah satu Madrasah Ibtidaiyah (MI) PUI Tasikmalaya, guru saya, kalau sedang mengajar, ia menulis di papan bor, atau mendikte mata pelajarannya kepada kami. Semua murid, tentu termasuk saya, menulis apa yang didiktekannya meski tangan terasa sangat pegal karena kami harus menulis setiap hurup dan kata yang terlontar dari mulut sang guru. Kata-katanya harus mampu kami baca.

Lima belas tahun kemudian, Indonesia tampaknya kebanjiran industry percetakan dan penerbitan. Buku menjadi demikian banyak dan merajalela di seluruh tanah air, termasuk tentu mencetak dan menerbitkan buku pelajaran MI dimaksud. Beberapa junior-junior saya yang masih sekolah di SD, terinformasikan kalau mereka tidak lagi mencatat materi pelajaran, mereka umumnya membeli buku, kalau tidak mampu membeli, mereka dapat meminjam buku pelajarannya ke perpustakaan sekolah. Buku menjadi demikian banyak dan bahan bacaan tidak lagi terfokus kepada guru dan buku yang hanya dipegang guru mata pelajaran tertentu.

Saat itu, banyak guru menjadi demikian lincah dan merasa bahwa bebannya untuk mendikte atau menulis pelajaran di papan bor dengan kapus putih terkurangi. Akhirnya, banyak guru yang menghabiskan waktunya di Kantin atau ngobrol di kantor, arena siswa/I mereka tetap masih bisa belajar dengan cara berdiskusi di kelas bersama mereka sendiri atau mengerjakan tugas tertentu dari mulai halaman berapa sampai ke halaman berapa juga.

Guru di Abad IT

Hari ini, perkembangannya sudah jauh lebih maju lagi. Guru dan peserta didik, tidak lagi diribetkan dengan tumpukan buku, tetapi, hari ini telah mengalihkannya ke dunia maya. Harus diakui jika perkembangan ilmu dan teknologi telah mengubah wajah dunia. Termasuk mengubah wajah dunia pendidikan.

Teknologi informasi telah membuat kehidupan tenaga pendidik menjadi bagian yang sulit dipisahkan. Dengan dunia Teknologi dan Informasi (IT) dengan segenap perangkat, program dan tujuan yang dibutuhkan. Hari ini, guru telah dipaksa bukan hanya sekedar mengubah dirinya dari pendikte menjadi pemberi tugas. Tetapi, juga memaksa dirinya untuk menjadi fasilitator pembelajaran bagi murid-muridnya. Hari ini dan ke depan karena itu, guru dituntut melek terhadap perkembangan dunia teknologi, yang terkini sekalipun.

Di jaman dulu, bukan saja murid yang kesulitan mencari alat tulis dan alat bacaan, tetapi juga guru. Hari ini, bukan hanya guru yang kebanjiran sumber informasi, tetapi, sumber-sumber pengetahuan, bahkan dalam bentuk Gadget sekalipun, telah diliki murid-muridnya. Karena itu, jika ada guru yang tidak melek IT, maka, bukan saja ia ketinggalan oleh guru lainnya, tetapi bahkan akan sangat mungkin ditinggalkan oleh murid-muridnya sendiri. Karena itu, mari kita songsong abad IT ini, dengan cara melakukan pengembangan diri. Prof. Dr. Cecep Sumarna

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

  1. Hubeb isaf berkata

    assalamualaikum
    menurut saya pada perkembangan tekhnologi ini guru di tuntut untuk bisa menggunakan IT  untuk menyusuaikan pada perkembangan zaman yang semakin maju ini, dan menurut saya ketika guru mengajarkan kepada anak didiknya hendak untuk menggunakan media seperti infokus, media presentasi dengan menggunakan laptop itu juga pada anak didik termasuk pada pengenalan IT dan nantinya murid akan mengerti pada alat tekhnologi yang di gunakan oleh gurunya, guru harus mengerti terdahulu pada perkembangan iptek terutama pada materi yang akan di pelajarinya yang ada internet seperti web….

  2. Khavid Khalwani/1415104050/T.IPSB/3/IAIN SNJ CIREBON berkata

    Jelas guru di zaman sekarang harus melek IT, agar tidak tertinggal oleh perkembangan zaman. Karena seorang guru akan bertemu generasi generasi milenium yang sangat mengenali IT. Jadi, apabila guru tersebut gaptek (kurang pengetahuan tentang IT) proses pembelajaran akan cenderung monoton dan sebenarnya di sini menjadi kesempatan guru untuk mengembangkan IT kepada anak didiknya yang tidak bisa lepas dengan IT, disitu anak didiknya akan lebih bisa memanfaatkan perkembangan IT yang ada.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.