Take a fresh look at your lifestyle.

Hati-hati Jangan Salah Gadai BPKB Kendaraan Anda, Begini Akibatnya

0 16

Manfaatkan Gadai BPKB Kendaraan Untuk Mendapatkan Modal Usaha – Ketika berbicara mengenai pinjaman usaha, yang akan timbul dalam benak kita adalah mengajukan sejumlah pinjaman modal ke bank. Untuk pinjaman dalam jumlah yang besar dan juga masa pinjaman yang terbilang cukup lama, bank akan menyarankan untuk mengajukan pinjaman sistem multiguna. Biasanya syarat utamanya adalah pengajuan aset kita sebagai jaminan.

Ada banyak aset yang dapat dijadikan sebagai jaminan pinjaman multiguna, antara lain sertifikat tanah, sertifikat rumah, BPKB kendaraan, dan juga yang lainnya.

Jika mengajukan pinjaman dengan menggunakan jaminan, maka Anda akan berkesempatan mendapatkan jumlah pinjaman yang terbilang besar. Inilah salah satu hal yang membedakan antara pinjaman multiguna dengan jenis pinjaman jenis lainnya dari bank.

Namun, peminjaman modal ke bank dengan menggunakan jaminan BPKB kendaraan Anda juga harus dilakukan dengan penuh pertimbangan. Sebab bank tertentu akan menerapkan sejumlah ketentuan terkait dengan hal tersebut.

Dilansir dari situs Republika, ada beberapa poin yang dapat dicermati saat akan mengajukan pinjaman dengan menjaminkan BPKB kendaraan:

Kondisi Kendaraan yang Dijaminkan

Ketika menjaminkan kendaraan ke pihak bank pada saat mengajukan pinjaman. Maka yang akan dipegang oleh pihak bank adalah dengan BPKB kendaraan Anda saja, sedangkan kendaraan dan juga STNK tetap akan Anda bawa pulang. Namun bank akan menetapkan sejumlah persyaratan mengenai ketentuan kendaraan yang akan dijaminkan.

Misalnya mengenai tahun produksi kendaraan serta kondisi terakhir (body dan mesin) kendaraan tersebut. Hal ini akan menjadi penentu besaran dana pinjaman yang bisa Anda dapatkan.

Persyaratan Pengajuan

Selain BPKB kendaraan Anda sebagai jaminan kredit, maka bank akan meminta sejumlah persyaratan lainnya dalam pinjaman yang akan Anda ajukan tersebut. Meski tidaklah sulit, namun akan sangat penting untuk memenuhi semua persyaratan tersebut demi kelancaran proses pengajuan kredit yang Anda lakukan.

Beberapa persyaratan yang biasanya akan diminta, antara lain adalah fotokopi KTP, NPWP, KK, rekening tabungan atau rekening koran, SIUP dan TDP, serta proses pengajuan. Setiap bank akan membutuhkan waktu yang berbeda-beda untuk melakukan proses pengajuan kredit multiguna. Pastikan Anda memiliki bank yang memberikan jaminan proses pengajuan dan juga pencairan pinjaman yang cepat. Agar tidak membuang-buang waktu ketika menunggu pencairan pinjaman tersebut.

Besaran Bunga yang Ditetapkan

Suku bunga kredit yang ditetapkan oleh bank juga menjadi salah satu hal yang penting wajib Anda pertimbangkan karena hal ini akan mempengaruhi secara langsung pada besaran utang nantinya. Pilih bank yang menawarkan suku bunga kredit paling ringan, biasanya berkisar antara 0,99 persen hingga 1 persen per bulannya.

Jangka Waktu Pinjaman

Masa pinjaman juga menjadi poin penting untuk Anda pertimbangkan, jangan sampai Anda harus membayar sejumlah cicilan utang yang besar setiap bulannya hanya karena masa kredit yang diberikan pendek. Hal seperti ini hanya akan membuat masalah baru terhadap keuangan dan juga usaha. Pilih bank yang bisa memberikan masa kredit yang panjang. Setidaknya di atas 3 tahun, sehingga Anda memiliki waktu yang cukup panjang dalam memanfaatkan pinjaman.

Berbagai Macam Biaya Lainnya

Ketika akan mencairkan pinjaman multiguna ke bank, maka Anda akan dikenakan sejumlah biaya oleh pihak bank dan hal ini patut dipertimbangkan sejak awal. Ketahui dengan jelas mengenai semua biaya tersebut dan pilih bank yang memberikan biaya paling ringan dan juga masuk akal.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar